Ini Dia Bahaya Telat Ganti Minyak Rem di Mobil

Maret 12, 2025
By Getan Metodius
Ini Dia Bahaya Telat Ganti Minyak Rem di Mobil-otospector

Minyak  rem mobil merupakan komponen yang berfungsi untuk mendukung kenyamanan berkendara. Maka dari itu betapa pentingnya untuk selalu melakukan penggantian minyak rem secara rutin. 

Karena pengereman mobil juga sangat mempengaruhi kualitas dari minyak rem. Dan jika tidak rutin melakukan penggantian maka kamu akan menghadapi risiko terjadinya pengereman mobil yang tidak optimal pada saat sedang berkendara.

Berikut ini yang akan terjadi jika kamu jarang mengganti minyak rem pada kendaraan. 

#1: Risiko yang Akan Terjadi Jika Minyak Rem Mobil Tidak Rutin Diganti.

Seperti yang kita ketahui, jika rem mobil mempunyai fungsi utama yaitu sebagai pendorong piston pada kaliper rem. Maka dorongan tersebut akan dilakukan untuk membuat kampas dapat menjepit cakram sesuai dengan tekanan saat tuas master ditarik. 

Sama seperti oli, minyak rem juga memiliki fungsi sebagai peluma untuk mengurangi panas dari terjadinya peristiwa pergesekan logam pada komponen pengereman pada mobil. 

Minyak rem juga berperan sangat penting pada jenis pengereman hidrolika atau rem cakram. Jika tidak adanya minyak rem, dan jika sistem pengereman hidrolika akan gagal berfungsi walaupun ditarik dengan penuh kekuatan. 

Alangkah baiknya untuk mengganti minyak rem setiap 2 tahun sekali, karena sistem pengereman pun akan mempengaruhi durasi ketahanan pada minyak rem. 

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Jangan Sepele, Ini Tandanya Kampas Rem Mobil Harus Diganti

Sebagai contohnya yaitu, pada saat penggantian minyak rem 2 tahun satu kali sangat cocok untuk kamu yang berkendara di jalan tol dan tidak sering melakukan pengereman. 

Namun jika kamu berkendara di jalan yang padat dan sering terkena macet maka sebaiknya kamu melakukan penggantian minyak rem mobil 1 tahun sekali. Dan jika kamu tetap tidak melakukan penggantian minyak rem secara rutin, maka ini yang akan terjadi:

  • Rangkaian selang pada komponen pengereman mobil akan mengeluarkan partikel kecil berupa kotoran, karet, sampai partikel besi (jika berkarat). Maka hal ini akan membuat minyak rem mobil menjadi mudah terkontaminasi dan tidak bisa bekerja dengan semestinya.
  • Proses pengereman biasanya akan menghasilkan kelembaban, sehingga membuat rem menjadi mudah berkarat  dan titik didih pada injak rem juga akan menurun.
  • Minyak rem juga bisa rusak akibat dari panas yang muncul pada saat sedang proses pengereman. 

Dan dampak yang paling buruk yang bisa saja terjadi adalah kecelakaan saat berkendara karena salah satu dari komponen yang terpenting adalah rem, jika rem tidak dapat dikontrol mobil makan mobil tersebut akan melaju dengan maksimal tanpa bisa dikendalikan. 

Selain itu ternyata minyak rem juga bisa basi lho. Jika minyak rem sudah basi maka harus segera diganti. Berikut ini ciri-ciri jika minyak rem mobil kamu sudah basi.

#2: Minyak Menetes Pada Saat Mobil Sedang Berhenti.

minyak rem mobil netes

Pertama, yaitu menetesnya minyak pada mobil sedang berhenti menjadi ciri yang pertama. Dengan munculnya tetesan minyak maka biasanya menandakan jika kondisi rem mobil kamu sedang mengalami masalah. 

Dan jika kamu melihat bekas tetesan minyak pada mobil, biasanya sebab umumnya jumlah dari tetesan tersebut yang keluar akan cukup banyak, sehingga minyak rem juga akan terasa lengket dan pekat. 

#3: Lampu Indikator Rem Menyala.

ciri-ciri rem mobil bermasalah

Ciri yang kedua yaitu paling mudah disadari adalah menyalanya lampu pada indikator rem. Jika lampu tersebut sudah menyala maka tandanya kamu harus segera melakukan penggantian minyak rem mobil. 

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Catet Nih Tanda Oli Mobil Harus Diganti dari Warnanya

#4: Pengereman Ngempos Pada Saat Penggunaan Pertama.

nginjek rem ngempos

Selanjutnya adalah ketika sedang melakukan pengereman penggunaan pertama kali kamu sudah mulai terasa ngempos atau rem tidak kembali pada posisi awal setelah rem dipompa dan dilepas.

Nah, jika kamu sudah mulai menyadari hal tersebut maka hal itu bisa sebagai tanda jika minyak rem mobil kamu sudah basi dan segeralah menggantinya. 

Itu dia dampak buruk yang akan terjadi jika kendaraan kamu tidak melakukan penggantian minyak rem secara rutin.

Dan jangan lupa ikuti rekomendasi waktu penggantian yang sesuai agar performa pengereman mobil kamu tetap prima. 

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Toyota Paling Oke, Ini 5 Sedan Mewah Bekas 100 Jutaan yang Gampang Perawatannya  

Oktober 11, 2026
Sedan mewah bekas 100 jutaan memang banyak pilihannya di pasaran mobil bekas. Tetapi kalau bicara soal kemudahan perawatan, tentu kita harus mengalkulasi banyak faktor di belakangnya. Pertama-tama, mobil itu harus cukup populer. Populasinya cukup banyak. Biasanya mobil seperti ini berasal dari merek terkenal, modelnya juga laris di pasaran. Mobil-mobil semacam ini, biasanya punya ketersediaan suku
Baca Lebih Lanjut

Jangan Sampai Rusaknya Merembet, Begini Cara Cek Kerusakan Engine Mounting

Oktober 09, 2026
Mengecek kerusakan engine mounting bisa kita lakukan sendiri, asalkan tahu langkah-langkah yang harus dilakukan dan komponen-komponen mana saja yang harus dicek. Kerusakan pada engine mounting perlu diantisipasi sejak dini, karena peran komponen ini sangat vital dalam menahan posisi mesin dan meredam getaran. Kalau engine mounting dibiarkan rusak atau aus, efeknya bisa merusak komponen-komponen lain, bahkan
Baca Lebih Lanjut

Awas Mogok Di Jalan! Yuk, Perhatikan Tanda-tanda Dinamo Ampere Bermasalah

Oktober 08, 2026
Tanda-tanda dinamo ampere (alternator) bermasalah sebenarnya sudah terlihat beberapa waktu sebelum pada akhirnya dinamo ngadat sama sekali alias mati total. Tanda-tanda itu antara lain lampu utama yang meredup, aki mendadak ngedrop, ada bunyi decitan, muncul bau aneh, dll. Sayangnya, pemilik mobil yang kurang peka, sering kali mengabaikannya. Apalagi kalau mobil dipakai harian, misalnya untuk ngantor,
Baca Lebih Lanjut