Seluk Beluk dan Cara Mendeteksi Kerusakan pada ECU Mobil

Februari 15, 2019
By jandika
Seluk Beluk dan Cara Mendeteksi Kerusakan pada ECU Mobil-otospector

ECU alias Engine Control Unit memegang peranan penting dalam sistem sensor pada mobil. Bila rusak, banyak bagian yang bisa terganggu. Penting untuk dipahami, maka itu kali ini OtoSpector akan membahas pengertian hingga ciri ECU mobil rusak untuk Anda, OtoFriends.

#1: Tugas ECU

Tugas ECU Mobil

ECU atau juga kerap disebut ECM (Engine Control Module) merupakan rangkaian perangkat lunak dan sistem elektronik yang bertugas mengatur mobil dengan berbagai jenis sensor. Bentuk ECU sendiri beragam, namun umumnya berbentuk kotak panjang dan berada di dekat dashboard mobil.

ECU dapat ditemukan pada mobil-mobil injeksi atau EFI. Beberapa komponen utama yang menyusun ECU antara lain A/D converter, input sirkuit, mikrokomputer, ROM, dan CPU. Terdengar seperti bagian komputer ya, OtoFriends!

Mengutip situs carmagus.com, sistem di dalam mobil yang dikontrol ECU antara lain ialah sebagai berikut:

  • Pendeteksi kerusakan dari tiap komponen mobil lalu menunjukkannya lewat lampu indikator pada dasbor;
  • Pengontrol putaran mesin pada keadaan stasioner;
  • Pengatur percampuran bahan bakar dengan udara di dalam ruang pembakaran;
  • Pengatur pengapian pada setiap langkah pembakaran;
  • Pengatur kerja air conditioning (AC) mobil; dan
  • Pengatur dan pengontrol kinerja mesin secara keseluruhan.

#2: Apa Penyebab dan Ciri Kerusakan ECU Mobil?

ECU Mobil Rusak

Sama seperti komponen dan bagian lainnya dari mobil, ECU pun bisa mengalami kerusakan. Umumnya, kerusakan ECU mobil disebabkan oleh beberapa hal. Dua hal di antaranya ialah jarak tempuh mobil yang sudah cukup jauh serta faktor usia kendaraan tersebut.

Disebutkan, mobil-mobil injeksi yang sudah berusia 10 tahun ke atas kerap mengalami kerusakan pada ECU.

Selanjutnya, ada beberapa ciri kerusakan yang biasa terjadi, yaitu:

  1. Mesin susah dinyalakan walau sudah distarter berkali-kali
  2. Boros bahan bakar walaupun jarak tempuh tak terlalu jauh
  3. Mesin kerap tersendat saat dipacu di jalan
  4. Tenaga mesin mobil kian berkurang dan terasa berat saat dikendarai
  5. Lampu check engine pada tampilan dasbor terus menyala bahkan mati total.

Apabila kelima ciri tersebut muncul, maka Anda pun perlu melakukan inspeksi lebih lanjut.

Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Baca Juga: Ayo Perhatikan! Ini Dia 7 Lampu Indikator Mobil yang Penting Diketahui

#3: Tips Perbaikan ECU

Tips Perbaikan ECU Mobil

Selanjutnya, jika Anda sudah yakin terjadi kerusakan pada ECU, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisinya. Seperti ini contohnya:

  1. Memeriksa seluruh jalur PCB yang terkena cairan dan atau yang putus;
  2. Melakukan pengecekan komponen elektronik kaki-kaki; serta
  3. Mengganti elko mobil dengan farad serta voltase yang sama.

Dikutip OtoSpector dari GridOto.com, untuk mengetahui letak kerusakan secara menyeluruh, perlu ada pengecekan fisik. Selanjutnya, diperlukan juga pembongkaran agar komponen internal mobil dapat diperiksa dengan alat multitester.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Inilah yang Bisa Membuat Mesin Mobil Cepat Rusak

#4: Harga ECU Mobil

Harga ECU Mobil

Sementara itu, jika ECU tidak bisa diperbaiki, opsi yang dapat dilakukan adalah melakukan penggantian. Hasil pemantauan OtoSpector di situs olx.com, harganya berkisar di angkar Rp1 juta ke atas. Beda tipe mobil serta kualitasnya, makin mahal juga harga ECU yang ditawarkan.

Di sisi lain, GridOto.com menyebutkan bahwa harga ECU bisa tergantung pada:

  • Kondisi ECU, baru atau bekas (copotan);
  • Kecanggihannya
  • Tipe mobil keluaran Eropa memiliki harga ECU lebih mahal dari yang dimiliki kendaraan keluaran Jepang.

Dicontohkan, ECU Toyota Avanza hanya berkisar di angka Rp2 juta sementara Camry sudah menembus angka Rp4 juta. Beda lagi dengan mobil keluaran Eropa, harganya bisa mencapai Rp30 juta termasuk jasa coding.

Wah, mahal juga ya ternyata harganya. Terlebih lagi, kerusakan yang ditimbulkan pun tidak main-main. Jadi lebih jelas lagi ‘kan Otosfriends mengapa Anda wajib melakukan inspeksi mobil bekas saat akan membeli mobil bekas?

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mobil Jarang Dipakai, Kapan Harus Ganti Oli? Ini Waktu Idealnya

Juni 30, 2026
Masih banyak yang mikir “Mobil cuma dipakai sesekali, jadi olinya masih aman lah.” Hayo siapa yang masih sering mikir kayak gini?  Kalau iya, Otofriends nggak sendirian. Soalnya, masih banyak pemilik mobil yang ngira ganti oli itu cukup nunggu kilometernya tinggi. Padahal, mobil yang lebih sering ngendon di garasi juga tetap wajib ganti oli, lho! Jangan
Baca Lebih Lanjut

Awas Salah Kaprah, Ini Cara Menggunakan Lampu Hazard Mobil Yang Tepat

Juni 30, 2026
Masih banyak banget pengemudi yang asal nyalain lampu hazard tanpa tahu fungsi aslinya. Padahal, fitur ini bukan buat bikin mobil kelihatan lebih jelas di jalan, lho. Sering banget kita lihat ada yang nyalain hazard pas hujan deras, berkabut, masuk terowongan, bahkan lagi ngebut di tol. Padahal, itu justru bisa bikin pengendara lain salah paham dan
Baca Lebih Lanjut

Cara Balik Nama Mobil 2026, Lengkap dengan Syarat, Biaya, dan Prosedurnya

Juni 29, 2026
Akhirnya mobil bekas incaran berhasil dibawa pulang? Selamat, Otofriends! Tinggal isi bensin, pasang playlist favorit, terus siap dipakai ngantor, jalan-jalan, atau road trip. Tapi, jangan buru-buru ngerasa semua urusan udah kelar cuma karena kunci, STNK, dan BPKB udah ada di tangan. Soalnya, masih ada satu hal yang sering banget dilupain, yaitu balik nama mobil. Masih
Baca Lebih Lanjut