Mobil Bekas Tabrak Masih Layak Dibeli? Ini Pertimbangannya

April 26, 2025
By Thomas W
Mobil Bekas Tabrak Masih Layak Dibeli? Ini Pertimbangannya-otospector

Meski ada sebagian pembeli menghindari, tetapi tetap saja ada sebagian konsumen yang berminat membeli mobil bekas tabrak.

Alasan para pembeli itu bisa bermacam-macam. Mulai dari harga mobil yang tentunya jauh lebih murah, hobi mengoprek atau merestorasi kendaraan sampai bagus kembali, sampai alasan ingin memiliki mobil tersebut.

Pada prinsipnya, beli mobil bekas tabrak boleh-boleh saja. Tetapi Otofriends harus benar-benar mempertimbangkan matang untung-ruginya, andai mobil akhirnya dibeli bahkan sampai dipakai sehari-hari.

Ada saja pertimbangannya, yuk kita bedah satu per satu:

#1: Tingkat Kerusakan Kendaraan

Tingkat kerusakan kendaraan

Sumber: NPR.ORG

Ada beberapa tingkat kerusakan kendaraan akibat tabrakan. Dari mulai rendah, sedang, sampai rusak parah.

Dikatakan rusak ringan jika terjadi kerusakaan pada komponen-komponen yang mudah diganti. Perbaikannya ringan, terjangkau, dan bisa segera dilakukan tanpa proses yang rumit.

Rusak sedang adalah kondisi di mana kerusakan masih bisa diperbaiki tanpa biaya terlalu tinggi. Bisa diperbaiki sendiri atau dengan bantuan ahli.

Sedangkan rusak parah, biasanya ditemukan kerusakan parah, seperti misalnya pada sasis mobil. Perbaikannya butuhkan keahlian, waktu, dan kemungkinan biaya yang tidak sedikit.

Kerusakan mobil pada kategori ringan dan sedang, masih layak dibeli. Tetapi kalau kerusakan parah, sebaiknya libatkanlah profesional yang paham untuk ikut menilai kelayakannya.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

#2: Harga Yang Murah

Harga yang murah

Sumber: Regester Chevrolet

Wajar jika mobil bekas tabrak, harganya lebih murah dibanding mobil sejenis yang normal. Harga bisa turun sekitar 70 persen – 80 persen dari harga pasaran atau mungkin lebih murah lagi.

Akan tetapi Otofriends juga harus memperhitungkan, apakah penurunan harga itu sebanding dengan perbaikan kerusakannya? Apa total biaya masih tetap lebih murah dibanding harga pasaran mobil dalam kondisi normal?

Kalau Otofriends memang punya pengetahuan soal teknis dan biaya perbaikan, informasi ini bisa dipakai untuk negosiasi harga. Pada kondisi mobil rusak parah, harga bisa semakin fleksibel.

Namun bagi orang awam, harus hati-hati kalau berniat memperbaiki sendiri. Karena biaya perbaikan, khususnya bodi, bisa dikatakan “gelap”. Sangat bervariasi dan harga juga menentukan kualitas perbaikannya.

Baca juga: Waspada Modus Penipuan Mobil Bekas Segitiga

#3:  Kemungkinan Perbaikan

Kemungkinan perbaikan

Sumber: Dynamic Panel and Paint

Biasanya, mobil bekas tabrakan akan diperbaiki oleh pemilik sebelumnya sebelum akhirnya dijual. Namun sebagus apapun perbaikannya, pada tabrakan kategori besar, tetap dapat diketahui oleh inspektor saat inspeksi mobil.

Ada pula mobil yang dijual apa adanya, sehingga pembeli harus memperbaiki sendiri. Di sini pembeli harus punya gambaran tentang perbaikannya, mulai dari siapa yang mengerjakan, komponen yang mesti diganti, dan perkiraan waktu pengerjaannya.

Tidak semua perbaikan mobil hasilnya sempurna. Misalnya pada kasus tabrak parah, kekuatan struktur rangka tidak bisa kembali seperti sediakala. Pengemudi akan merasakannya pada stabilitas mobil, terutama pada kecepatan tinggi atau bermanuver.

Meski pengerjaannya sudah sedemikian rapi, pada area perbaikan rangka, juga berpotensi timbul karat di masa depan. Pada kasus tabrakan sedang ke berat, kerusakan juga bisa menjalar ke bagian-bagian lain seperti mesin.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Beli Untuk Tujuan Lain

Beli untuk tujuan lain

Sumber: Depositphotos

Otofriends bisa saja beli mobil bekas tabrak dengan pertimbangan hobi. Apalagi kalau mobilnya termasuk langka, edisi terbatas, atau layak jadi koleksi.

Jika sudah masuk kategori hobi, maka pekerjaan merestorasi mobil kembali ke orisinalitasnya, bisa jadi keasyikan tersendiri.

Mobil yang sudah rusak parah juga bisa dimanfaatkan dengan dijual suku cadangnya. Komponen-komponen yang masih utuh dilepas dan dijual satuan.

Beberapa komponen seringkali langka di pasaran karena sudah tidak diproduksi. Istilah populernya, dikanibal.

Komponen apapun pada dasarnya bisa dijual, asalkan bertemu pasar yang tepat. Misalnya bagian eksterior, interior, mesin, atau fitur tertentu. Suku cadang tersebut bisa ditawarkan ke komunitas.

Baca juga: Ngeri-ngeri Sedap, Inilah Bahaya Aquaplaning        

Apakah mobil yang pernah tabrakan besar bisa dideteksi lewat inspeksi?

Inspeksi mobil salah satunya memang bertujuan untuk mengetahui kemungkinan mobil pernah terlibat tabrakan besar. Karena mobil-mobil semacam ini, meski sudah diperbaiki, hasilnya tidak akan sempurna 100 persen.

Untuk memastikan apakah sebuah mobil pernah terlibat tabrakan besar, Otofriends bisa menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Melalui inspeksi mobil secara cermat, sebuah mobil yang pernah terlibat kecelakaan, dapat diketahui riwayatnya. Meskipun mobil ini telah mengalami restorasi mendekati sempurna.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

5 Kendaraan Isuzu Siap Tampil Beda di GIIAS 2026

Juli 23, 2026
Semakin dekat ke hari pelaksanaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, 30 Juli – 9 Agustus 2026, di ICE BSD, Tangerang; bocoran kabar tentang aktivitas para peserta pameran semakin bersliweran di media. Salah satu berita paling hangat adalah rencana PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) untuk tampil beda di ajang pameran otomotif terbesar di
Baca Lebih Lanjut

Jangan Asal Deal, Begini Trik Beli Mobil Bekas Yang Aman

Juli 23, 2026
Sering orang mengingatkan, beli mobil bekas jangan cuma sekadar asal cocok barangnya, lalu deal dengan penjual, dan langsung bayar. Ada langkah-langkah yang harus dijalani secara hati-hati dan cermat, biar Otofriends tidak kecewa setelah nanti mobilnya dipakai sehari-hari.  Maklum, pada kenyataannya, kondisi sebuah mobil bekas seringkali bisa sangat berbeda dengan mobil baru.  Meski dari luar terlihat
Baca Lebih Lanjut

GAC Bawa Mobil Baru di GIIAS 2026, Siap Tantang BYD hingga Hyundai?

Juli 22, 2026
Kalau kamu mengikuti perkembangan dunia otomotif, Otofriends pasti sadar kalau merek asal China semakin agresif meramaikan pasar Indonesia. Setelah beberapa tahun terakhir nama-nama seperti BYD, Chery, Wuling, hingga Jaecoo mencuri perhatian, kini giliran GAC yang diprediksi bakal menjadi salah satu sorotan utama di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal Guangzhou, China,
Baca Lebih Lanjut