Download Aplikasi OTOS
Install

Ngeri-ngeri Sedap, Inilah Bahaya Aquaplaning

Februari 24, 2025
By Thomas W
Ngeri-ngeri Sedap, Inilah Bahaya Aquaplaning-otospector

Apa itu aquaplaning? Pertanyaan itu sering ditanyakan di musim hujan seperti sekarang ini.

Karena memang di bulan-bulan ini, banyak peringatan tentang bahaya aquaplaning di musim hujan. Sayangnya, tidak semua orang paham artinya.

Aquaplaning atau disebut juga hydroplaning, adalah kondisi ketika mobil tidak bisa dikendalikan saat berjalan di aspal yang basah atau ada aliran air.

Akibatnya, mobil jadi liar dan tidak terkendali. Bahkan meluncur tanpa terkontrol ke sembarang arah. Kecelakaan tunggal atau kecelakaan beruntun, bisa saja terjadi. Amit-amit, deh!

Biar bisa menjawab pertanyaan apa itu aquaplaning, mari kita kupas fakta-faktanya di bawah ini:

#1: Kondisi Penyebab Aquaplaning

Kondisi penyebab aquaplaning

Sumber: Dinas Perhubungan Aceh

Aquaplaning adalah kondisi ketika ban mobil kehilangan traksi di permukaan jalan, saat kendaraan melintas di atas genangan air.

Air di permukaan jalan yang jadi penyebabnya, tidak harus tinggi. Genangan beberapa cm saja, tetap bisa merenggangkan kontak antara tapak ban dengan permukaan jalan.

Kondisi ini tentu sangat dipengaruhi kecepatan kendaraan. Ketika mobil melaju pada kecepatan tertentu, aliran angin yang melewati kolong mobil akan membuat sedikit mobil terangkat.

Mobil memang tidak sampai terbang atau melayang, tetapi membuat kontak antara ban dengan permukaan jalan merenggang.

Kondisi ini akan semakin mudah terjadi pada mobil-mobil berdimensi besar, seperti MPV dan SUV.  

Genangan air di permukaan jalan memang bisa terpinggirkan oleh pijakan tapak ban. Tetapi tetap ada sisa sedikit air yang tertinggal. Lapisan inilah yang membuat jalan jadi licin.

Aquaplaning mungkin terjadi sesaat, yakni sepersekian detik saja.  Tetapi efeknya fatal karena mobil jadi tidak terkendali. Gambarannya, mirip orang terpeleset di lantai keramik yang licin karena basah. 

Beli Mobil Bekas - Aplikasi Otos
Beli Mobil Bekas di OTOS

 #2: Pengaruh Dari Kendaraan

Pengaruh dari kendaraan

Sumber: Olx.id

Faktor pertama tentu kecepatan kendaraan. Semakin tinggi kecepatan, semakin besar risiko terkena aquaplaning.

Ketika kendaraan melaju cepat, ban tidak punya cukup waktu untuk menyalurkan air keluar dari permukaan ban. Lapisan air inilah penyebabnya.

Tidak ada patokan pasti, pada kecepatan berapa aquaplaning terjadi. Setiap kendaraan berbeda-beda, tergantung kondisi ban, kedalaman air, dan jenis kendaraan.

Faktor kedua, kondisi ban yang sudah tidak prima, memperbesar risiko aquaplaning.

Kalau tapak ban sudah aus, maka ban kehilangan cengkeraman dengan permukaan jalan. Karena itu selalu pastikan kondisi pola tapak ban dalam kondisi baik, terutama menjelang berkendara di musim hujan.

Pemeriksaan ban juga termasuk tekanan angin ban yang direkomendasikan pabrikan.

Baca juga: Cara Aman Jika Mobil Harus Lewatin Banjir

#3: Bahaya Aquaplaning

Bahaya aquaplaning

Sumber: Driveedsafety

Bahaya yang utama tentu kendaraan bisa hilang kontrol. Hilangnya traksi membuat pengemudi sulit mengarahkan kendaraan. Respons pengemudi juga akan lebih lambat.

Mobil juga jadi tidak stabil, sehingga pengemudi sulit menjaga kendaraan agar tetap lurus.

Situasinya bakal semakin gawat kalau mobil mendadak berpindah ke sisi lain jalan. Besar kemungkinan akan terjadi tabrakan dengan kendaraan di arah sebaliknya.

Gara-gara aquaplaning ban juga mudah aus dan tidak rata. Akibatnya komponen-komponen lain di kendaraan juga terkena dampaknya.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Cara Mengantisipasi Aquaplaning

Cara mengantisipasi aquaplaning

Sumber: Good Housekeeping

Pada umumnya para pengemudi tidak menyadari bahaya aquaplaning sampai akhirnya mereka merasakannya sendiri. Tetapi bukan berarti kita tidak bisa mengantisipasinya.

Pertama, cek kondisi kendaraan, terutama ban. Pastikan ban kondisinya layak dan tekanan angin sesuai yang dianjurkan pabrik.

Ketika berkendara di dalam kondisi hujan, sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Apalagi saat hujan biasanya jarak pandang pengemudi akan berkurang yang membuat jarak pengereman lebih panjang.

Kemudikan mobil dengan cara manual alias tanpa mode cruise control. Gunanya agar kita bisa merespons dengan cepat andai terjadi sesuatu yang mendadak.

Mengemudilah dengan pandangan lurus ke depan agar dapat mengantisipasi genangan air sekaligus memberikan cukup waktu untuk merespons bahaya. Posisikan juga tangan kita tetap memegang setir dalam posisi lurus untuk mengendalikan kendaraan.

Seandainya Otofriends akan mengerem, lakukan dengan halus dan berkali-kali agar laju kendaraan lebih stabil dan tidak mudah tergelincir. Jangan menginjak pedal rem terlalu dalam.

Begitu pula dengan pedal gas. Harus diinjak perlahan dan cukup lembut. Dengan cara ini maka kecepatan bisa diatur cukup rendah.

Baca juga: Buat Antisipasi, Catat Nih Lokasi Rawan Banjir Jakarta

Apakah lewat inspeksi mobil kita bisa tahu riwayat tabrakan besar sebuah mobil?

Inspeksi mobil salah satunya memang bertujuan untuk mengetahui kemungkinan mobil pernah terlibat tabrakan besar. Karena mobil-mobil semacam ini, meski sudah diperbaiki, hasilnya tidak akan sempurna 100 persen.

Untuk memastikan apakah sebuah mobil pernah terlibat tabrakan besar, Otofriends bisa menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Melalui inspeksi mobil secara cermat, sebuah mobil yang pernah terlibat kecelakaan, dapat diketahui riwayatnya. Meskipun mobil ini telah mengalami restorasi mendekati sempurna.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Panas, Kapan Sih Waktu Tetpat Overhaul Mesin Mobil Matic?

Januari 09, 2026
Sebagai pecinta otomotif khususnya bagi pemilik mobil matic sering kali menanyakan “Mobil saya masih bisa jalan, tapi kok rasanya sudah tidak enak ya?”. Dalam kondisi seperti ini, banyak pemilik mobil matic yang khawatir mobilnya sudah memasuki tahap overhaul mesin atau belum. Untuk kasus overhaul mobil matic pasti sudah terdengar seperti menakutkan, karena biasanya dengan kasus
Baca Lebih Lanjut

Biar Baterai EV Awet, Yuk Pahami Beda Fast Charging dan Slow Charging

Januari 05, 2026
Bagi pemilik mobil listrik, pasti sudah paham soal beda fast charging dan slow charging. Sesuai istilahnya, fast charging merujuk kepada pengisian baterai yang cepat. Lawannya, slow charging yaitu pengisian yang lambat. Akan tetapi ternyata masih banyak yang belum menyadari, apa sebenarnya efek dari dua cara pengisian baterai itu. Maklum, tidak semua pemilik mobil punya tingkat
Baca Lebih Lanjut

Bervariasi Banget, Inilah Waktu Cas Mobil Listrik Hyundai Terbaru

Januari 04, 2026
Kadang orang bertanya-tanya, berapakah lama waktu cas mobil listrik Hyundai? Apakah kira-kira sama dengan mobil listrik lain? Wajar kalau ada orang tanya begitu. Karena memang Hyundai adalah salah satu merek mobil di luar dari merek-merek asal China yang mendominasi penjualan mobil listrik. Padahal kalau kita mau lihat sejarahnya, Hyundai adalah pelopor produksi mobil listrik di
Baca Lebih Lanjut