Cara Cek Kebocoran Air Radiator Mobil

Mei 13, 2024
By Thomas W
Cara Cek Kebocoran Air Radiator Mobil-otospector

Cek air radiator mobil harus segera dilakukan jika Otofriends curiga sudah ada kebocoran. Salah satu ciri adanya kebocoran air radiator mobil adalah jika mesin sering overheat alias kelebihan panas. Indikatornya akan terlihat dari temperatur.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Kondisi overheat bisa disebabkan karena ada masalah pada radiator. Akibat bocor, cairan pada sistem pendingin akan terkuras. Minimnya cairan akan menyebabkan pendinginan kurang optimal, sehingga mesin bisa mogok atau malah rusak. 

Bagaimana cara cek air radiator mobil? Mari kita ikut langkahnya satu per satu, tapi sebelumnya kita lihat jenis radiator yang rawan bocor:

#1:  Radiator Yang Rawan Bocor

Cek air radiator mobil

Sumber: Philkotse.com

Pada umumnya radiator bocor karena faktor usia. Mobil yang usianya sudah relatif tua atau di atas 10 tahun, radiatornya cenderung mudah bocor. 

Kebocoran akibat usia bisa terjadi pada kisi-kisi radiator, selang yang menjadi getas, maupun pompanya.

Radiator juga bisa bocor jika terkena batu aspal yang terlempar di jalan. Jika lontarannya cukup kuat dan mengenai titik tertentu dari radiator, bisa menyebabkan kebocoran kecil akibat retakan.

Baca juga: Bolehkah Radiator Bocor Pakai Telur? Ini Tips Saat Darurat

#2: Pemeriksaan Dengan Pengamatan Visual 

Cek air radiator mobil

Sumber: Otos

Harus diingat, pemeriksaan dilakukan saat kondisi mesin dingin. Coba cari apakah ada tanda-tanda kebocoran di sekitar radiator, seperti tetesan air pendingin, muncul genangan air di bawah mobil, atau mungkin ada kerak putih di sekitar tutup radiator. 

Pemeriksaan bisa berlanjut ke area sekitar selang. Coba cek, apakah ada selang yang retak-retak sehingga rawan bocor. 

Periksa juga bagian kipas. Pastikan, apakah kipas sudah berputar dengan benar, karena fungsi kipas sangat vital dalam mendinginkan radiator. 

Secara mudahnya, jika memang terjadi kebocoran, maka akan terlihat jejak-jejak kerak berwarna merah atau hijau, sesuai dari warna coolant yang dipakai. 

Jika ada kebocoran, jejak warna tersebut akan terlihat di dinding blok mesin, ujung-ujung selang radiator atau area radiator mulai dari cover hingga kisi-kisinya.

#3: Pemeriksaan Tekanan Radiator 

Cek air radiator mobil

Sumber: DSport Magazine

Pemeriksaan berikutnya terkait dengan tekanan dari radiator yang menjadi indikasi adanya kebocoran. Jika tekanan turun dengan cepat, maka kemungkinan ada kebocoran.

Pemeriksaan dilakukan dari posisi tutup radiator. Sekilas terkesan sepele, namun tutup radiator memiliki katup yang mengatur tekanan di sistem pendingin. Karena itulah tutup radiator harus terpasang dengan benar dan tidak retak. 

Pemeriksaan bisa lebih mendalam dengan alat pengecek tekanan (pressure tester). Biasanya pengecekan dilakukan pada water pump atau water jacket. Tekanan yang normal adalah sekitar 10-15 psi.

Karena pemeriksaan tekanan ini butuh alat khusus, maka harus dilakukan di bengkel yang terpercaya.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

 #4: Pemeriksaan Dengan Pewarna

Cek air radiator mobil

Sumber: Ringautomotive

Pemeriksaan ini dilakukan dengan zat pewarna khusus. Pertama-tama masukkan zat pewarna itu ke dalam coolant. Pewarna akan membuat coolant jadi berwarna cerah. 

Setelah semua tercampur, coba nyalakan mesin. Diamkan beberapa menit sehingga zat pewarna jadi bercampur. 

Selanjutnya kita bisa memeriksa kebocoran dengan lampu ultraviolet (UV). Jika ada kebocoran, maka akan terlihat seperti garis-garis neon berwarna cerah pada titik-titik kebocoran. 

Baca juga: Bahayanya Membuka Tutup Radiator Mobil Saat Panas

Cara cek radiator mobil bekas

Mobil bekas memang kondisinya tidak sama dengan mobil baru. Tak terkecuali dengan radiatornya. Bisa jadi radiator sudah bermasalah sehingga mengganggu performa mesin.

Jika Otofriends akan memastikan kondisi radiator mobil bekas, serahkan saja pada jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Dengan inspeksi menyeluruh, maka kondisi mobil dapat diketahui hingga detail. Termasuk radiator.

Dengan menggunakan jasa inspeksi mobil, maka Otofriends tidak perlu repot dan segera bisa mengambil keputusan terbaik.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut

Mulai 1jtan Pajak Mobil Avanza per Tahun, Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan

Mei 30, 2026
Ngomongin mobil Toyota Avanza pasti nggak bakal ada habisnya ya kan? Dari zaman pioneer-nya rilis sekitar tahun 2003, ini mobil awet banget buat megang tahta jadi “Mobil Sejuta Umat” andalannya keluarga Indonesia. Ya gimana nggak Otofriends, speknya emang se-ramah itu sih, artinya iritnya nggak ngotak banget deh, ngerawatnya gampang, plus resale value nya itu juga
Baca Lebih Lanjut