Download Aplikasi OTOS
Install

5 Tanda Shockbreaker Mobil Bermasalah

Mei 25, 2024
By Thomas W
5 Tanda Shockbreaker Mobil Bermasalah-otospector

Seringkali orang tidak menyadari, selain menunjang kenyamanan, shockbreaker mobil juga berperan besar dalam keselamatan berkendara. Sebab kondisi shockbreaker pada dasarnya juga berpengaruh pada pengendalian (handling) saat mobil berjalan. Jadi kalau komponen ini bermasalah, risiko kecelakaan juga akan membesar.

Istilah shockbreaker sendiri masih terlalu umum. Komponen ini sebenarnya ada dua jenis yakni shock absorber dan strut. Shock absorber biasanya kita lihat dipasang pada roda belakang. Sedangkan strut yang menyatukan shock absorber dengan pegas (per) dipasang di roda depan.

Agar Otofriends lebih menyadari fungsi shockbreaker mobil, mari kita lihat 5 ciri-ciri shock depan mobil rusak:

#1: Posisi Mobil Tidak Seimbang Atau Miring

Cek Ban Setelah Mudik

Gejala ini paling mudah terlihat, karena secara kasat mata tampak level mobil posisinya tidak rata atau miring ke salah satu sisi.

Cara memastikannya adalah dengan memarkir mobil di tempat rata. Jika jarak antara ban dan spakbor di setiap roda berbeda-beda, itu tanda kalau ada salah satu shockbreaker yang lemah.

Kondisi ini biasanya terjadi akibat shockbreaker yang meredam hantaman keras berkali-kali. Kerusakan jalan di Indonesia yang umumnya terjadi di lajur jalan sisi kiri, membuat kerusakan juga cenderung terjadi di shockbreaker pada sisi kiri mobil.

#2: Ban Aus Tidak Merata

Ban Aus
Ban yang sudah aus

Gejala yang juga masih bisa terlihat adalah kondisi keausan ban yang tidak rata. Aus bisa terjadi pada sisi dalam atau luar. Bisa di salah satu ban atau beberapa ban.

Keausan yang tidak rata ini bisa terjadi karena lemahnya shockbreaker atau setelan kaki-kaki keseluruhan yang kurang pas. Kalau bagian dalam ban yang cepat aus, artinya posisi bawah ban cenderung ke arah luar atau kondisi ini disebut chamber negatif. Begitu pula sebaliknya dengan kondisi chamber positif.

Pengecekan bisa dilakukan dengan spooring. Jika memang keausan ban sudah sangat parah, maka sebaiknya ban sekalian diganti.

Baca juga: 4 Langkah Memeriksa Kaki-Kaki Mobil Bekas

#3: Oli Shockbreaker Bocor

Shockbreaker Bocor

Kebocoran shockbreaker jelas terlihat dari fisiknya di mana ada cairan merembes dan biasanya ada kotoran menempel. Tentu saja kebocoran hanya terjadi pada jenis shockbreaker dengan fluida cairan atau oli.

Kebocoran bisa karena beragam sebab. Antara lain upper mounting yang tidak terpasang sempurna, kotoran yang merobek karet seal, beban yang berlebihan atau jalan rusak, ban yang aus sehingga mobil sulit menjaga keseimbangan saat berbelok, atau memaksakan setir berputar saat berbelok.

Jika problemnya pada seal, Otofriends cukup mengganti seal sekaligus isi ulang olinya. Tapi jika penyebabnya dinding tabung yang tergores, sebaiknya ganti shockbreaker.

#4: Ayunan Terasa Lebih Lembut

5 Tanda Shockbreaker Mobil Bermasalah

Gejala ini hanya bisa dirasakan jika mobil dikendarai. Saat melewati jalan bergelombang atau tidak rata, mobil terasa berayun kiri-kanan dan butuh waktu lama untuk kembali stabil.

Otofriends bisa mengetesnya di polisi tidur dalam kecepatan rendah. Kalau setelah melewati polisi tidur mobil berayun sampai tiga kali, artinya shockbreaker kurang bisa meredam guncangan.

Saat mobil dikendarai dengan kecepatan tinggi lain lagi akibatnya. Mobil yang mengayun-ayun menyebabkan mobil sulit dikendalikan. Pengemudi akhirnya jadi merasa kurang pede atau malah bisa celaka.   

#5: Timbul Bunyi Benturan

Shockbreaker mobil

Gejalanya terasa saat mobil berjalan dan muncul bunyi-bunyian tidak wajar dari arah kaki-kaki, terutama saat roda menghantam jalan tidak rata. Bunyinya seperti “jeduk… jeduk…” atau “gluduk… gluduk…” Tergantung telinga masing-masing sih.

Ada kemungkinan bunyi itu berasal dari shockbreaker. Penyebabnya antara lain karet support yang rusak, piston shockbreaker yang menyentuh dasar akibat oli yang kurang (bocor), rusaknya bushing lower arm, atau bushing stabilizer tidak berfungsi.

Sumber bunyi harus dipastikan benar, karena di luar shockbreaker masih ada komponen lain yang jadi penyebab. Misalnya bush stabilizer yang aus, ball joint pada lower arm sudah rusak, tie rod atau long tie rod sudah goyang, serta bushing lower arm sudah pecah.

Baca juga: Cara Periksa Komponen Kaki-Kaki Mobil

Bagaimana cara merawat shockbreaker mobil agar selalu dalam kondisi baik dan awet?

Otofriends perlu menyadari bahwa shockbreaker mobil selalu bekerja setiap waktu karena terus menahan bobot kendaraan, baik saat berhenti maupun berjalan. Karena itu wajar jika shockbreaker akan rusak seiring usia, di samping pemakaian tentunya.

Pada mobil yang jarang digunakan atau selalu melewati jalanan mulus, usia shockbreaker bisa mencapai 10 tahun. Namun jika digunakan normal dalam berbagai kondisi jalan, usianya hanya sekitar 5 tahunan.

Begitu pula pada mobil bekas, kondisi shockbreaker juga tidak bisa dipastikan. Kecuali jika diadakan pemeriksaan secara khusus atau dilakukan test drive.

Nah, agar kondisinya dapat diketahui pasti, Otofriends jangan ragu untuk mempergunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector untuk memeriksa mobil bekas pilihan Anda. 

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Apa Perbaikan Bodi Akibat Kecelakaan Ringan Ditanggung Garansi mobil bekas?

April 11, 2026
Mobil yang dipakai harian, pada umumnya pernah mengalami kecelakaan ringan.  Apalagi kalau mobil dipakai di perkotaan yang lalu-lintasnya ramai. Senggolan atau benturan ringan, kejadian yang biasa banget.  Tentu saja, bodi bakalan baret, lecet, atau malah penyok.  Memang bukan masalah yang serius, tapi cukup mengganggu pemandangan dan kerapihan kendaraan. Apalagi kalau pemilik mobil adalah golongan orang
Baca Lebih Lanjut

Paket Garansi Mana Yang Menjamin Perbaikan Sistem Kelistrikan? Yuk Cek Faktanya!

April 10, 2026
Di mobil-mobil model terbaru berteknologi modern, keberadaan sistem kelistrikan pegang peranan penting.  Kalau dulu, di mobil jadul, sistem kelistrikan memang sekadar untuk menyalakan mesin dan lampu-lampu. Sekarang, mobil sudah jadi kayak “komputer berjalan”.  Fitur-fitur itu tentu saja bisa berfungsi optimal, kalau didukung sistem kelistrikan yang mumpuni. Masalahnya, sistem ini termasuk rumit. Pemakaiannya juga butuh kehati-hatian.
Baca Lebih Lanjut

Mulai CR-V Sampai Zenix, Ini Mobil Hybrid Paling Irit di Indonesia

April 08, 2026
Di tengah harga BBM yang naik turun, sekarang makin banyak orang mulai mencari kendaraan yang lebih hemat. Salah satu pilihan yang semakin populer adalah mobil hybrid. Mobil jenis ini dikenal irit bahan bakar karena menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik. Hasilnya? Konsumsi BBM jadi jauh lebih efisien dibandingkan mobil konvensional. Nah, biasanya pertanyaan yang sering
Baca Lebih Lanjut