Yuk, Intip Mobil Bekas Surabaya 2024 Harga Di Bawah Rp200 Juta

Mei 21, 2024
By Thomas W
Yuk, Intip Mobil Bekas Surabaya 2024 Harga Di Bawah Rp200 Juta-otospector

Setelah situasi Pandemi perlahan-lahan mulai berangsur normal, kondisi perdagangan mobil bekas Surabaya perlahan-lahan mulai menggeliat dan bangkit. Situasi bursa sudah mulai bergairah.

Perdagangan mobil bekas di Surabaya memang tergolong cukup ramai setelah Jabodetabek. Namun karakteristik pasar di Kota Pahlawan itu agak berbeda dengan Ibukota, karena lebih dominan pada mobil berkapasitas besar atau mobil keluarga. Soal harga juga masih di bawah.

Nah, apa saja mobil bekas Surabaya yang ada di bawah Rp200 juta, atau mobil bekas surabaya dibawah 150 juta rekomendasi Otospector:

#1: Toyota Kijang Innova V Luxury Manual 2014 – Rp190 Juta

Yuk, Intip Mobil Bekas Surabaya Harga Di Bawah Rp200 Juta

Dibandingkan Innova tipe G yang lebih populer, tipe V sekilas tidak ada perbedaan tampilan eksterior. Hanya saja, tipe V fitur lebih baik. Perbedaannya terutama pada immobilizer sebagai penunjang keamanan kendaraan.

Di dalam kabin, perbedaan tampak pada lingkar kemudi di mana banyak tombol di sisi kanan sebagai pengatur Multi Information Display (MID) layar TFT. Layar menggunakan monitor berukuran 8” dengan tambahan fitur konektivitas smartphone, Miracast dan HDMI.

Headunit di tipe V juga ada voice command dan Bluetooth. Air Conditioning (AC) masih model tombol tapi ada teknologi climate control untuk pengaturan suhu otomatis.

#2: Mitsubishi Xpander 1.5 Exceed 2019 – Rp190 Juta

Harga Xpander Bekas Turun Jauh, Ada Yang 160 Jutaan

Perbedaan tipe Exceed dengan GLS ada pada desain dan ukuran pelek alloy di mana Exceed sudah memakai dwi warna dan berukuran 16 inci. Ground clearance Exceed lebih tinggi 5 mm.

Pada Exceed jok dibungkus kain fabric kualitas tinggi, tuas transmisi dibungkus kulit dan ada pengaturan ketinggian jok.

Spion bisa diatur dari dalam dengan pelipatan otomatis. Ada tombol audio pada palang kemudi. Selebihnya soket elektrik di Exceed ada tiga buah.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Makin Terjangkau, Ini Harga Mobil Agya Bekas Dan Baru 2021

#3: Toyota Avanza 1.3 G MT 2019 – Rp175 Juta

Yuk, Intip Mobil Bekas Surabaya Harga Di Bawah Rp200 Juta

Avanza tipe G bermesin 1,3 liter memakai pelek jenis steel berukuran 14-inci. Ukuran ban pakai 185/70 R14. Untuk audionya menggunakan audio head unit 1 DIN CD 4-S ada terdapat tombol fungsional di setir. Konsol tengah mobil memiliki glove box.

Kelengkapan fitur mulai dari Dual SRS Airbags, 3-Points Seatbelt dengan pretensioner dan force limiter, seatbelt warning untuk baris depan, sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS), dan fitur Side Impact Beam.

Mesin yang terpasang adalah 4 silinder 1.300 cc berteknologi Dual VVT-I, menghasilkan tenaga 96,5 PS per 6.000 RPM dengan torsi maksimum 120 Kgm per 4.200 RPM. Kapasitas  penyimpanan tangki hingga 45 liter.

#4: Suzuki Ertiga 1.5 GX 2019 – Rp175 Juta

Yuk, Intip Mobil Bekas Surabaya Harga Di Bawah Rp200 Juta

Ertiga terbaru punya penambahan fitur keselamatan Electronic Stability Program (ESP), rem dengan teknologi Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake-force Distribution (EBD) serta kursi ISOFIX.

Interior juga lebih mewah dengan sentuhan ornamen panel kayu, tombol start-stop dan sistem multimedia layar sentuh. Dari tampilan luar ada lampu depan proyektor dan lampu kombinasi belakang LED.

Sayangnya, banyak fitur yang hilang dibanding generasi sebelumnya, misal tak ada lagi sandaran tangan di kursi baris kedua dan sandaran kepala. Informasi eco driving juga absen.

#5: Wuling Cortez 1.8 L Lux i-AMT Bensin 2018 – Rp170 Juta

Yuk, Intip Mobil Bekas Surabaya Harga Di Bawah Rp200 Juta

Kehebatan Wuling ada pada kabin yang lapang. Dengan format 7 seater dijamin semua duduk nyaman. Ada lagi captain seat di baris kedua.

Fitur lain berlimpah seperti sun roof, pengaturan jok elektrik, sensor wiper, electronic parking brake, Automatic Vehicle Holding (AVH), Tire Pressure Monitoring System (TPMS) dan sistem navigasi. Fitur lainnya yang sudah umum adalah lampu LED kontrol stabilitas, kontrol traksi serta Hill Start Assist.

Suspensinya juga unggul dengan bantingan dan pengendalian cukup baik. Body roll sangat minim dan kestabilan pada kecepatan tinggi patut diapresiasi.

Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: 5 Komponen Kaki-kaki Mobil Yang Sering Bermasalah

Di mana kita bisa mendapatkan mobil bekas berkualitas dengan harga yang sudah lebih bersahabat?

Otofriends cukup mencarinya di apps OTOS – Bursa Mobil Online Dari Otospector. Di aplikasi ini terdapat ribuan mobil yang bisa dipilih dari dealer-dealer terpercaya, termasuk di Surabaya.

Mobil yang dijual di aplikasi ini dijamin berkualitas karena sudah lulus inspeksi 150 titik dari jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Paling penting, setiap mobil juga bergaransi 1 tahun. Dengan garansi, memakai mobil bekas sekalipun terasa tenang.  

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mobil Bekas Di Bawah 200 Juta Pakai Sunroof? Banyak Pilihan Murah Tapi Mewah

Oktober 17, 2026
Meski bukan tergolong fitur yang vital dan populer, mobil bekas di bawah 200 juta pakai Sunroof atau Panoramic, ternyata banyak pilihannya. Baik itu dari jenis MPV, Compact SUV, maupun Medium SUV atau Full SUV. Bagi sebagian orang, keberadaan Sunroof di mobil mungkin hanya dianggap menjadi bagian dari estetika atau fitur tambahan kenyamanan. Namun bagi sebagian
Baca Lebih Lanjut

Mobil Bekas Sudah Tembus 100.000 Km? Begini Cara Memilih Oli Mesin yang Tepat!

Oktober 16, 2026
Membeli mobil bekas dengan jarak tempuh di atas 100.000 km bukan berarti kamu harus langsung khawatir dengan kondisi mesinnya. Selama dirawat dengan baik, mobil masih bisa digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan jauh. Namun, ada satu hal yang perlu mendapat perhatian lebih nih, yaitu pemilihan oli mesin. Seiring bertambahnya usia dan jarak tempuh, kondisi komponen
Baca Lebih Lanjut

Efek Sering Membiarkan Tangki Bensin Mobil Bekas Hampir Kosong (Rese)

Oktober 16, 2026
Pernah menunda isi bensin karena merasa SPBU masih bisa ditemukan nanti? Kebiasaan ini cukup sering dilakukan pengemudi, terutama ketika sedang buru-buru atau ingin menyesuaikan pengeluaran harian. Jarum indikator sudah mendekati huruf E, tetapi mobil tetap dipakai sampai lampu peringatan bahan bakar menyala. Bahkan, ada yang baru mengisi BBM ketika jarak tempuh tersisa tinggal sedikit. Sesekali
Baca Lebih Lanjut