Power Steering Mobil Terasa Berat? Ini 5 Penyebabnya

Juni 08, 2022
By Thomas W
Power Steering Mobil Terasa Berat? Ini 5 Penyebabnya-otospector

Belakangan power steering mobil elektrik memang semakin populer, namun bukan berarti power steering hidrolik dilupakan. Masih ada mobil-mobil produksi lama yang menggunakan power steering konvensional ini. Contoh Toyota Kijang Innova, Hilux, atau Daihatsu Luxio

Apalagi, dari beberapa hal, power steering mobil konvensional ini sebenarnya justru punya beberapa keunggulan. Salah satunya dari segi kemudahan perawatan dan biaya perbaikan. Hanya memang ada kalanya dalam pemakaian setir bisa mendadak terasa berat karena ada gangguan pada power steering.

Apa saja kira-kira yang bisa membuat power steering mobil jadi terasa berat? Inilah 5 penyebabnya:

#1: Volume Oli Power Steering Berkurang

Oli Power Steering

Power steering hidrolik memang bekerja menggunakan fluida (oli) yang ditekan oleh pompa power steering untuk kemudian diteruskan ke power steering rack. Karena itu peran oli menjadi sangat vital.

Jika oli power steering kurang, kinerja power steering pasti akan terganggu. Pengemudi akan merasakan setir yang terasa berat.

Volume oli bisa dicek melalui dipstick yang ada di tabung penampungan oli power steering. Jika memang volumenya kurang, tentu harus ditambahkan sesuai kapasitasnya.

#2: Kualitas Oli Power Steering Memburuk

Begini Cara Mudah Pengecekan Transmisi Mobil Matic Bekas

Pelumas power steering hidrolik juga butuh perawatan berupa penggantian berkala. Jika kualitas oli terganggu, bisa menjadi penyebab power steering terasa berat.

Kualitas oli bisa dikontrol lewat dipstick penampungan oli power steering. Sama seperti mengontrol oli mesin.

Oli power steering normal biasanya akan berwarna merah atau kuning. Nah, jika warnanya sudah berubah jadi hitam pekat, artinya daya lumas sudah berkurang dan sudah waktunya diganti.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id

Baca juga: 5 Jenis Oli Mobil Dan Aturan Perawatannya

#3: Rack Steer Sudah Mengalami Keausan

Catat Nih, 7 Penyebab Setir Mobil Terasa Berat

Rack steer adalah penghubung antara kemudi dengan roda serta suspensi yang termasuk bagian daari kaki-kaki mobil. Perannya sangat besar, khususnya pada mobil dengan power steering.

Jika rack steer aus atau rusak, power steering bisa terasa berat, karena kinerjanya terhambat. Biasanya setir juga akan terasa bergetar dan berbunyi saat dibelokkan.

Rack steer akan cepat rusak jika mobil selalu dipakai menerabas jalan rusak. Selain itu usia pakai rack steer juga akan membuatnya aus dan harus diganti.

#4: V-belt Power Steering Kendur Atau Aus

Yuk, Kenali 5 Penyebab Mesin Overheat

Power steering hidrolik bekerja dengan tenaga dari mesin, sehingga diperlukan V-belt untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke pompa power steering.

Jika v-belt mengalami keausan atau kendur, maka kinerja pompa power steering akan terganggu. Setir terasa lebih berat dibanding biasanya.

Coba cek dulu kondisi V-belt pada bagian power steering. Biasanya posisinya berhubungan dengan kompresor AC.

Jika pinggiran V-belt tampak mulai terkikis, sebaiknya ganti baru. Namun kalau hanya sekadar berdecit artinya V-belt longgar. Cukup dikencangkan saja.

#5: Tekanan Angin Ban Kurang

Penyebab Ban Rusak 2

Ya, kesannya sepele. Tekanan angin ban yang kurang memang bisa membuat setir terasa berat. Karena itu sebelum mengecek bagian-bagian yang lain, coba pertama cek tekanan ban terlebih dahulu.

Pada dasarnya ukuran tekanan ban sudah ditetapkan dari pabrikan, sehingga tidak boleh lebih atau kurang. Ukuran tekanan ideal bisa dilihat di buku petunjuk kendaraan atau di stiker yang terpasang di pilar B dekat pengemudi.

Penambahan angin ban sebaiknya dilakukan pada saat ban dingin agar tercapai angka sebenarnya. Jika ban dalam kondisi panas, tekanannya akan semakin meningkat dan mengembang, sehingga mempengaruhi volume udara yang ditambahkan.

Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Mudah dan Murah, Ini Langkah-langkah Perawatan Mobil Sendiri di Rumah

Bagaimana memastikan mobil bekas yang hendak dibeli, aman dari kerusakan power steering?

Agar Otofriends bisa mengetahui pasti, tentu harus dilakukan test drive. Namun jika kita ingin tahu faktor-faktor yang bisa menyebabkan gangguan, tentu harus dilakukan pengecekan mendalam oleh mekanik berpengalaman.

Untuk pengecekan mobil bekas, jangan ragu untuk menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Prosedur pemeriksaan Otospector yang begitu mendetail dengan tenaga-tenaga inspektor berpengalaman, membuat Otofriends dapat mengetahui kondisi sebuah mobil sejelas-jelasnya. Selain itu, mobil yang lulus inspeksi juga akan mendapat garansi mesin dan transmisi.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Cicilan Toyota Agya 2014 Cuma 2,1 Jutaan, Cocok untuk Mobil Pertama

Juni 24, 2026
Punya budget pas-pasan tapi mau banget punya mobil pertama yang bisa nemenin kemana-mana? Soalnya harga mobil baru sekarang rata-rata sudah di atas Rp.170 jutaan. Makanya, makin banyak orang yang pilih mobil bekas berkualitas karena jauh lebih worth it banget. Nah, kalau lagi cari mobil yang super duper irit, nyaman, dan ramah dikantongm ada kabar yang
Baca Lebih Lanjut

Rekomendasi Otospector 5 Bengkel Mobil Di Bandung

Juni 23, 2026
Jarak yang tak terlalu jauh dari Jakarta, apalagi kalau lewat jalan tol, menjadikan Bandung menjadi kota metropolitan terbesar dan tersibuk di Jawa Barat. Aktivitas warga yang dinamis dengan mobilitas tinggi, tentu butuh jasa pelayanan perbaikan kendaraan yang andal dan dapat dipercaya. Beruntung, di kota inilah paling tidak ada 5 bengkel yang selama ini punya reputasi
Baca Lebih Lanjut

Cicilan Cuma 2jtan Bisa Dapet Mitsubishi Mirage 2014

Juni 22, 2026
Pengen punya mobil sendiri, tapi lihat harga mobil baru sekarang rasanya bikin mikir dua kali? Tenang aja, Otofriends! Nggak harus langsung beli mobil baru kok buat bisa naik kelas punya kendaraan roda empat. Soalnya, sekarang banyak mobil bekas berkualitas yang harganya jauh lebih bersahabat, tapi tetap nyaman dipakai buat nemenin aktivitas sehari-hari. Nah, kalau lagi
Baca Lebih Lanjut