Perbedaan Rem ABS dan Non ABS

Maret 05, 2024
By Thomas W
Perbedaan Rem ABS dan Non ABS-otospector

Seringkali orang merasa perlu cari tahu soal perbedaan rem ABS dengan Non ABS. Biasanya ini dilakukan oleh calon pembeli yang sedang mencari-cari mobil dengan membandingkan fitur-fiturnya. Soalnya fitur rem ABS maupun non ABS bisa sama-sama didapati di mobil dengan merek dan model yang sama.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Perbedaan rem ABS dan non ABS memang bukan cuma soal kelengkapan fitur saja. Di balik semua itu sebenarnya ada juga soal cara kerja, komponen, perawatan, termasuk soal keselamatan pengendara.  

Mau tahu lebih jelas soal perbedaan rem ABS dan non ABS? Yuk, kita lihat fakta-faktanya:

#1: Perbedaan Cara Kerja

Perbedaan Rem ABS dan Non ABS

Sumber: Kompas.com

Secara sederhananya, rem dengan ABS (Anti-lock Braking System) adalah sistem rem yang membuat roda tidak terkunci saat pengereman mendadak atau darurat.

Sensor ABS akan bekerja saat mendeteksi salah satu roda akan mengunci akibat pengereman darurat. Sebelum penguncian terjadi, katup hidraulis terbuka untuk mengurangi tekanan pengereman.

Sementara rem non-ABS adalah rem konvensional yang bekerja tanpa fitur anti-lock. Rem jenis ini bekerja dengan menerapkan tekanan pada sistem rem secara manual melalui pedal rem.

Baca juga: Rem Mobil Terlalu Panas? Ini Cara Mengatasinya

#2: Keselamatan Berkendara

Perbedaan Rem ABS dan Non ABS

Sumber: Deutsch Tech

Rem ABS memberikan pengemudi keselamatan yang lebih baik saat berkendara ketika terjadi pengereman darurat.

Dengan roda yang tidak terkunci karena fitur ABS, pengemudi masih bisa mengontrol arah kendaraan dan bisa menghindari kecelakaan apabila di depan kebetulan ada objek lain.

Situasinya berbeda pada rem non-ABS di mana pengereman yang mendadak dan masif, membuat roda akan terkunci. Mobil tidak akan dapat dikontrol dan meluncur tak terkendali. Dalam kondisi semacam ini, akibat yang fatal sering kali tidak bisa terhindarkan.

#3: Biaya Pengadaan Rem

Perbedaan Rem ABS dan Non ABS

Sumber: Hyundai.com

Mobil dengan fitur rem ABS tentu lebih mahal, karena adanya komponen tambahan seperti sensor kecepatan roda, modul kontrol ABS, dan aktuator hidrolik.

Perbedaan harga ini juga dipengaruhi teknologi yang dipakai sehingga lebih kompleks. Kesadaran dari konsumen akan keselamatan berkendara juga membuat produsen jadi mematok harga lebih tinggi untuk fitur rem ABS.

Namun tidak semua selisih harga antara rem ABS dan non-ABS itu sama pada setiap mobil. Jenis mobil, tipe teknologi ABS yang dipakai, serta target pasar kendaraan yang sasar, membuat selisih harga bisa berbeda-beda.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Perbedaan Perawatan

Perbedaan Rem ABS dan Non ABS

Sumber: Ppautos

Rem ABS tentu butuh perawatan yang lebih karena adanya sensor dalam sistem pengereman. Sensor yang ada dekat roda ini rentan terhadap kotoran, debu, dan keratan.

Sensor harus diperiksa rutin dan dibersihkan dengan kain lembut dan air bersih. Hati-hati, bahan kimia yang keras dapat merusak sensor!

Keberadaan sensor juga membuat pengemudi harus berhati-hati saat melintasi genangan air. Sebaiknya kurangi kecepatan karena air dapat membuat sensor ABS terendam air dan menjadi tidak berfungsi.

Pengemudi juga harus selalu memperhatikan lampu peringatan ABS. Jika suatu kali menyala, artinya ada yang tidak beres dan harus segera ditangani.

#5: Ketersediaan Di Pasaran

Perbedaan Rem ABS dan Non ABS

Sumber: Gridoto

Saat ini mobil dengan rem ABS umumnya sudah tersedia pada mobil-mobil modern atau keluaran tahun 2000-an ke atas. Sedangkan pada mobil-mobil keluaran tahun lama, umumnya masih belum menyediakannya.

Pada merek dan model mobil tertentu, kadang tersedia versi rem ABS dan non-ABS. Antara kedua varian tersebut tentu mempunyai selisih harga yang cukup lumayan. Sesuaikan saja dengan kebutuhan dan anggaran yang tersedia di dompet Otofriends sekalian.

Baca juga: Simple Rawat Rem Mobil Dengan Cara Ini

Cara cek fungsi rem pada mobil bekas

Karena fungsi rem yang begitu vital di dalam sebuah kendaraan, sistem ini wajib dipastikan bekerja dengan baik dan optimal. Termasuk saat membeli mobil bekas, sistem ini harus diinspeksi dengan benar.

Jika Otofriends hendak memastikan kerja sistem pengereman, maka jangan ragu untuk menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Inspektor Otospector yang bekerja profesional dan berpengalaman akan memeriksa lebih sebuah mobil bekas di lebih dari 150 titik. Dari pemeriksaan yang mendalam dan cermat inilah Otofriends akan dapat memastikan kondisinya mobil tersebut secara pasti.

Jangan ragu, ayo inspeksi mobil incaranmu sekarang!

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Pertimbangkan 10 Hal Ini Sebelum Beli Mobil Listrik! Jangan Asal Ikut Tren

Agustus 29, 2026
Pertimbangkan 10 Hal Ini Sebelum Beli Mobil Listrik! Jangan Asal Ikut Tren Otofriends, mobil listrik sekarang sudah bukan lagi kendaraan yang terasa asing di jalanan Indonesia. Kalau beberapa tahun lalu keberadaannya masih relatif terbatas, sekarang pilihannya semakin banyak. Mulai dari mobil listrik berukuran mungil untuk penggunaan perkotaan sampai SUV dengan jarak tempuh yang lebih jauh.
Baca Lebih Lanjut

Dapet Karimun Sampai Agya! Deretan Mobil Bekas 100 Jutaan yang Paling Murah dan Mudah Perawatannya

Agustus 29, 2026
Otofriends, punya budget sekitar Rp100 jutaan dan sedang mencari mobil bekas? Pilihannya ternyata masih cukup banyak. Bahkan, dengan dana tersebut kamu sudah bisa memilih antara city car, hatchback, hingga mobil keluarga berkapasitas tujuh penumpang. Namun, mencari mobil bekas murah bukan hanya soal menemukan unit dengan harga paling rendah. Ada satu hal yang jauh lebih penting
Baca Lebih Lanjut

Mobil Bekas Hybrid vs Bensin Konvensional Mana yang Depresiasi Harganya Lebih Stabil?

Agustus 29, 2026
Otofriends, membeli mobil bekas bukan hanya soal mencari harga termurah atau mendapatkan fitur sebanyak mungkin. Ada satu hal yang sering baru dipikirkan setelah mobil dibeli, yaitu: berapa harga mobil ini ketika nanti dijual kembali? Pertanyaan tersebut semakin menarik ketika pilihan mobil saat ini semakin beragam. Kalau dulu konsumen hanya membandingkan mobil bensin dan diesel, sekarang
Baca Lebih Lanjut