Pahami, Inilah Fungsi Solenoid Mobil Matic

November 06, 2024
By Thomas W
Pahami, Inilah Fungsi Solenoid Mobil Matic-otospector

Sebagai pengguna mobil dengan transmisi matic, tentu sedikit-sedikit Otofriends pernah dengar tentang solenoid mobil matic.

Penjelasan gampangnya, solenoid adalah komponen elektromagnetik yang mengontrol aliran fluida, terutama oli transmisi. Gambarannya mirip sebuah saklar yang diaktifkan oleh arus listrik.

Nah, berkat kerja-kerja dari solenoid ini, pengemudi mobil matic bakal banyak tersenyum. Kenapa? Karena mereka bisa mengemudi dengan nyaman tanpa kendala, transmisinya lebih awet, dan penggunaan bahan bakar juga efisien. Mantap kan?

Biar lebih paham, mari kita bedah satu per satu fungsi dari solenoid mobil matic. Tenang, penjelasan ini sudah diupayakan sesederhana mungkin:

#1: Mengontrol Perpindahan Gigi

mengontrol perpindahan gigi

Sumber: Inews

Pada dasarnya solenoid bekerja atas perintah komandan di ECU, untuk mengoperasikan katup-katup yang mengatur aliran oli transmisi.

Saat pengemudi memasukkan tuas ke posisi tertentu (misalnya D, R, atau P), ECU menghitung kombinasi sinyal yang harus dikirim ke sejumlah solenoid. Selenoid memang banyak macamnya, ada solenoid shift, solenoid pressure control, dan solenoid-solenoid lain sesuai tugasnya.

Saat memberi perintah, ECU juga mengirim sinyal listrik di mana solenoid kemudian akan menggerakkan katup buka-tutup saluran oli transmisi.

Tekanan dari oli transmisi inilah yang akan mengaktifkan atau melepaskan kopling dan band. Kombinasi kopling dan band akan membuat pengaturan gigi sedemikian rupa, sehingga perpindahan terus terjadi.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

#2: Mencegah Kerusakan Transmisi

Mencegah kerusakan transmisi

Sumber: Hondabintang.com

Bukan cuma bekerja membantu kerja transmisi, ternyata solenoid juga bisa mencegah kerusakan transmisi.

Ada banyak caranya. Misalnya, solenoid memastikan perpindahan gigi secara halus agar kopling dan band tetap awet.

Solenoid juga akan mencegah perpindahan gigi secara tidak sengaja, di saat kecepatan tinggi. Kalau perpindahan sampai terjadi, tentu transmisi cepat rusak.  

Komponen ini juga mengatur tekanan oli agar selalu pada kisaran yang aman, baik itu tidak terlalu tinggi maupun tidak terlalu rendah.

Partikel-partikel asing yang bisa masuk ke saluran oli, juga dicegah oleh solenoid. Partikel itu bisa saja merusak komponen transmisi.

Solenoid ternyata juga bisa mencegah overheating dengan menjaga suhu oli transmisi tetap stabil. Kalau terjadi overheat, tentu akan berakibat kerusakan seal dan komponen lain.

Baca juga: Komponen Mobil Yang Rentan Rusak Jika Mobil Overheat

#3: Meningkatkan Efisiensi Bahan Bakar

Meningkatkan efisiensi bahan bakar

Sumber: Suryaputramotor

Cara solenoid meningkatkan efisiensi adalah dengan mengatur aliran oli secara presisi.

Caranya? Solenoid memastikan perpindahan gigi pada saat perputaran gigi paling efisien agar mesin selalu bekerja pada posisi yang pas.

Solenoid juga mencegah terjadinya selip transmisi yang bakal menyebabkan pemborosan.

Berkat pengaturan tekanan oli oleh solenoid, gesekan transmisi dapat diminimalkan. Artinya tenaga juga lebih efisien.

Solenoid juga memastikan kopling bekerja efisien, sehingga tenaga mesin dapat disalurkan ke roda penggerak secara maksimal.

Saat mobil mengalami perubahan beban, seperti menanjak atau menurun, solenoid bekerja sama dengan ECU akan memilih gigi yang sesuai dan efisien.

Terakhir, solenoid akan mengoptimalkan akselerasi kendaraan, sehingga tak perlu injak gas terlalu dalam. Akselerasi juga terasa halus dan efisien. BBM jadi irit.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Mengatur Tekanan Oli

Mengatur tekanan oli

Sumber: Bukalapak

Kerja sama antara kopling dan band tentu memerlukan tekanan oli transmisi yang diatur solenoid. Lebih tepatnya oleh solenoid pressure control agar sesuai kebutuhan sesuai posisi gigi saat itu.  

Berdasarkan informasi dari sensor-sensor, ECU akan mengirim sinyal listrik ke solenoid pressure control. Sinyal itu memuat juga informasi berapa kebutuhan tekanan oli pada gigi tertentu.  

Sesuai perintah dari ECU tadi, solenoid akan membuka-tutup katup saluran oli ke berbagai komponen transmisi.

Kalau kebutuhan tekanannya tinggi, solenoid akan membuka saluran lebih lebar. Kalau butuh tekanan rendah, katup sebagian ditutup.

Baca juga: Fan Belt Mobil Bising? Ini 4 Cara Mengatasinya

Apakah mobil bekas bertransmisi matic, harga pasarannya cenderung lebih murah?

Mobil-mobil bertransmisi matic memang sering diwaspadai oleh calon pembeli karena ada kekhawatiran transmisinya bermasalah. Apalagi kalau mobil sudah berusia lebih dari 5 tahun. Dari sini timbul anggapan kalau harganya jadi lebih murah dibanding yang bertransmisi manual.

Untuk mengecek kondisi mobil bekas bertransmisi matic, Otofriends bisa menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dengan proses inspeksi mobil yang dilakukan secara cermat dan transparan, maka Otofriends akan dapat mengetahui kondisinya secara jelas. Hasil inspeksi bisa menjadi referensi Otofriends dalam memilih yang terbaik.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mulai Rp50 Ribu, Tiket GIIAS 2026 Belinya Cuma Bisa Lewat Ini

Juli 06, 2026
Salah satu pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara yakni Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 bakal dibuka dalam hitungan hari saja, tepatnya akhir Juli 2026. Berbagai isu tentang kemegahan acara itu sudah bisa diintip di berbagai pemberitaan media online. Dari berbagai laporan, diperkirakan kemeriahan acara ini bakal melebihi penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, karena bakal ada
Baca Lebih Lanjut

Dari Tangerang sampai Makassar, Ini Jadwal Lengkap GIIAS 2026 yang Wajib Dicatat Otofriends

Juli 05, 2026
Buat Otofriends yang hobi mengikuti perkembangan dunia otomotif, kalender pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 jelas jadi salah satu agenda yang sayang dilewatkan. Tahun ini, GIIAS kembali digelar bukan cuma di satu kota, melainkan hadir dalam format roadshow ke beberapa wilayah besar di Indonesia.  Mulai dari Tangerang, Surabaya, Bandung, Semarang, sampai Makassar, semuanya
Baca Lebih Lanjut

Mobil Jarang Dipakai, Kapan Harus Ganti Oli? Ini Waktu Idealnya

Juni 30, 2026
Masih banyak yang mikir “Mobil cuma dipakai sesekali, jadi olinya masih aman lah.” Hayo siapa yang masih sering mikir kayak gini?  Kalau iya, Otofriends nggak sendirian. Soalnya, masih banyak pemilik mobil yang ngira ganti oli itu cukup nunggu kilometernya tinggi. Padahal, mobil yang lebih sering ngendon di garasi juga tetap wajib ganti oli, lho! Jangan
Baca Lebih Lanjut