Ini Dia Mobil Eropa Paling Laris di Indonesia

Januari 29, 2020
By Thomas W
Ini Dia Mobil Eropa Paling Laris di Indonesia-otospector

Pasar mobil penumpang di Indonesia memang masih didominasi oleh merek-merek asal Jepang, serta beberapa negara Asia lain. Namun meski demikian, bukan berarti mobil-mobil Eropa tidak bisa unjuk gigi. Brand-brand Eropa tetap punya penggemar fanatik, tak terkecuali mobil-mobil bekas pakainya.

Harus diakui, dibandingkan mobil-mobil produksi negara lain, mobil Eropa memang unggul dalam kualitas. Tak heran jika harganya juga berada di level atas. Namun kondisi itu diimbangi dengan kepuasan dalam memakainya, sehingga pasarnya juga khusus.

Berikut beberapa merek mobil Eropa yang laris di Indonesia, sesuai data penjualan Gaikindo, pada 2018:

#1: BMW

Mobil Bekas BMW X5

BMW tercatat sebagai brand Eropa terlaris di Indonesia. Penjualan produk asal Jerman ini bahkan pada kisaran 2.800 unit setiap tahun. Dari sisi desain, BMW memang punya keunggulan, dengan performa yang juga tidak mengecewakan. Istimewanya, BMW juga identik dengan mobilnya “anak muda”.

Saat ini ada 23 model mobil BMW di Indonesia; 7 Crossover, 5 Sedan, 5 Coupe, 3 SUV, 2 Convertible dan 1 Hatchback 

#2: Chevrolet

Chevrolet Captiva Bekas

Meski  bukan berasal dari Eropa, Chevrolet bolehlah kita golongkan sebagai produk dengan kualitas yang setara. Kehadiran Chevrolet sendiri istimewa, karena brand ini sudah mengakar kuat di Indonesia selama hampir 100 tahun! Sayangnya, keputusan Chevrolet untuk menghentikan penjualannya di Indonesia pada tahun 2020 ini, membuat namanya tenggelam.

Saat ini ada 4 model mobil Chevrolet di Indonesia; 1 Crossover, 1 Pickup Trucks, 1 Hatchback dan 1 SUV

Baca juga: Tipe Mobil Bekas Terbaik: MPV, City Car, SUV, atau yang Lain?

#3: Volkswagen

VW Golf

Jumlah penjualan pada posisi ketiga ini sebenarnya terpaut jauh dengan dua posisi sebelumnya. Meski demikian Volkswagen yang juga sudah berkiprah lebih dari 50 tahun di Indonesia, tetap kokoh dalam mempertahankan brand-nya dalam persaingan industri otomotif Tanah Air. Keunggulan kualitas amat menunjang pencapaian ini.

Saat ini ada 6 model mobil Volkswagen di Indonesia; 3 Hatchback, 2 SUV dan 1 MPV 

#4: Renault

Renault Clio

Produk asal Prancis ini tidak pernah terlalu menonjol, namun tetap bertahan selama beberapa dekade. Baru belakangan Renault berniat memantapkan posisinya dengan mengeluarkan beberapa produk entry level pada harga di bawah Rp150 juta. Tentu saja Renault menjadi pesaing yang tidak bisa diremehkan.  

Saat ini ada 4 model mobil Renault di Indonesia; 2 SUV, 1 Hatchback dan 1 MPV.

#5: Mini

Mini Cooper Bekas

Boleh dikata, brand Mini memang mempunyai pasar yang khusus. Desainnya yang unik, membuat Mini senantiasa punya penggemar fanatik. Dan menariknya, para peminatnya di Indonesia, ternyata cukup mampu merespons kehadiran mobil asal Inggris ini. Buktinya, Indonesia tercatat sebagai penjualan tertinggi Mini di kawasan Asia (9 negara).

Saat ini ada 6 model mobil MINI di Indonesia; 4 Hatchback, 1 Convertible dan 1 SUV.

Baca juga: Untung Rugi Membeli Mobil Mewah Bekas

Bukan hanya mobil baru, mobil Eropa yang bekas, juga masih memiliki banyak peminat. Tentu saja para peminat ini beruntung, karena dengan budget yang ekonomis, mereka mendapat barang dengan kualitas yang premium. Asalkan kondisinya masih layak, tentu mobil Eropa dapat menjadi pilihan yang terbaik.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Garansi Pabrikan vs Garansi Mobil Bekas Independen

Juni 11, 2026
Membeli mobil bekas sering menjadi pilihan cerdas bagi banyak masyarakat Indonesia. Selain harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru, pembeli juga bisa mendapatkan kendaraan dengan fitur yang masih modern dan kondisi yang masih sangat layak pakai. Namun, ada satu hal yang sering membuat calon pembeli ragu, yaitu soal garansi. Tidak sedikit Otofriends yang menemukan mobil
Baca Lebih Lanjut

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut