
Ketika pertama kali beli mobil bekas, pasti tidak ada orang yang kepikiran untuk cepat-cepat dijual.
Karena logikanya, kalau memang ingin cepat-cepat dijual, buat apa beli mobil?
Apalagi untuk dapat mobil yang benar-benar cocok di hati tidaklah gampang. Baik dari kualitas barang maupun harganya.
Tetapi kalau ada alasan tertentu yang gak bisa dihindari sehingga mobil harus dijual lagi, apa boleh buat.
Nah, di sinilah mobil bekas yang sudah dilengkapi garansi mobil bekas, bakal punya nilai lebih dibanding mobil yang tidak bergaransi. Harga penawarannya bisa tinggi dan lebih cepat lakunya.
Faktor apa saja yang bisa membuat mobil bekas bergaransi punya nilai lebih?

Sumber: Otomotifnet
Dengan garansi, mobil bekas yang ditawarkan bakal punya nilai lebih dibanding mobil tanpa garansi.
Karena mobil yang digaransi akan diperlakukan seperti komoditas berisiko rendah, karena sudah terbukti berkualitas bahkan dapat jaminan pihak ketiga.
Calon pembeli akan merasa aman saat akan membeli. Nilai rasa aman inilah yang akan dibayar lebih mahal.

Dengan garansi, penjual punya argumen kuat untuk menetapkan harga di atas harga pasaran karena ada jaminan kualitas.
Harga akan jadi filter yang efektif untuk menyaring para pembeli yang serius, bahkan mengurangi orang-orang iseng yang cuma sekadar penasaran.
Lebih penting lagi, calon pembeli yang menawar dengan “nego sadis” bakal makin berkurang. Adanya garansi membuat diskon jadi tidak relevan lagi.
Salah satu syarat untuk bisa mendapatkan garansi mobil bekas adalah mobil harus melalui tahap inspeksi. Hasilnya juga harus lulus dengan nilai baik.
Lulus inspeksi artinya mobil sangat terawat. Mesin, transmisi, elektrikal, dll; semua dalam kondisi baik.
Mobil juga bebas banjir dan bebas tabrakan besar.
Unit yang statusnya “sehat” seperti ini tentu berhak mengklaim diri berkualitas dan patut dihargai tinggi.

Seberapa cepat sebuah barang bisa laku di tangan konsumen, sebenarnya sangat dipengaruhi pada tingkat kepercayaan pembeli.
Calon pembeli, terutama yang awam sama urusan teknis mobil, bakal ada rasa ragu dan takut ditipu.
Mobil bekas yang bergaransi akan membuat keragu-keraguan pembeli bisa ditekan secara signifikan. Keputusan pembelian relatif lebih cepat.

Sumber: Kompas.com
Banjir akan menyebabkan kerusakan elektrikal yang masif, terutama pada mobil-mobil modern yang dipenuhi dengan sensor, modul elektronik (ECU/BCM), dan jalur kabel (wiring harness) yang sangat sensitif.\
Ancaman juga bisa mengenai fitur keselamatan di mana air bisa merusak beberapa sensor seperti airbag, sistem ABS, sampai power steering elektrik. Tentu ini akan membahayakan pengemudi.
Banjir juga bisa merusak soket-soket kabel hingga menimbulkan karat pada soket-soket kabel. Kerusakan ini tidak akan langsung muncul. tapi 3 sampai 6 bulan setelah kebanjiran. Jadi tidak langsung terasa.
Kalau Otofriends ingin memastikan kondisi mobil bekas yang akan dibeli, percayakan inspeksinya kepada jasa inspeksi mobil bekas Otospector.
Dengan inspeksi yang cermat, kita dapat mengetahui apakah sebuah mobil bekas pernah terendam banjir atau tidak.
Bagikan