Kenapa Ganti Ban Baru Wajib Ganti Pentil Juga?

Juli 25, 2024
By Thomas W
Kenapa Ganti Ban Baru Wajib Ganti Pentil Juga?-otospector

Pada mobil-mobil yang dipakai untuk aktivitas harian, biasanya pemilik mobil juga akan lebih sering ganti ban baru. Umumnya pergantian ban dilakukan setiap dua atau tiga tahun.

Pada mobil harian, alur tapak ban memang akan lebih cepat botak atau halus, jadi ban mesti lebih sering diganti. 

Saat pergantian ban itulah, selain proses balancing, biasanya mekanik juga akan melakukan pergantian valve khusus saluran angin atau yang biasa disebut juga pentil ban.

Tindakan ini memang semata-mata bentuk pencegahan, tetapi bukannya tanpa alasan.

Mengapa ganti ban baru harus selalu diikuti pergantian pentil? Berikut ini beberapa penjelasannya:

#1:  Pentil Akan Dipotong Saat Mengganti Ban 

Pentil akan dipotong

Sumber: Michelin.co.id

Jika pentil ban mobil berupa katup karet, maka bagian tersebut biasanya akan dipotong dan diganti baru. Sehingga memang akan selalu diganti, ketika pergantian ban.

Pentil tidak akan diganti semua kalau katupnya merupakan TPMS (Tyre Pressure Monitoring System) atau Sistem Pemantauan Tekanan Ban elektronik. Pada pentil TPMS, pergantian cuma dilakukan untuk sil di bagian dalam saja yang berfungsi menjaga kekencangan udara.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

#2: Mencegah Sobek Akibat Getas

Pentil sobek akibat getas

Sumber: cnnindonesia.com

Akibat pemakaian sehari-hari dan usia pakainya, karet pentil bisa saja menjadi getas lalu akibatnya akan sobek. Kondisi ini wajar, karena memang sifat karet yang akan getas seiring usianya.  

Pergantian perlu dilakukan untuk menghindari karet sobek sewaktu-waktu yang bisa bikin tekanan ban menurun. 

Bagian pentil yang rawan sobek adalah pada O-ring yang berfungsi mencegah udara keluar dari dalam ban. Kalau O-ring sudah mengeras, udara bisa keluar perlahan-lahan dan membuat ban jadi bocor halus. 

Satu hal yang juga harus dipahami, pentil juga menerima panas akibat gesekan ban dengan permukaan aspal. Jadi semakin mobil sering dipakai, usia pentil juga akan semakin pendek. 

Baca juga: Mortal Kombat Pelek Kaleng vs Pelek Alloy Mobil

#3: Mencegah Bocor Akibat Pentil Keropos

Bocor akibat pentil keropos

Sumber: Kompas.com

Kadang bisa terjadi, ban kehilangan tekanan udaranya secara perlahan-lahan. Memang kondisi ini jarang-jarang, tetapi tetap bisa terjadi. 

Biasanya penyebabnya adalah pentil yang sudah keropos, sehingga terjadi kerenggangan permukaan atau porositas. Porositas dapat merusak sil, sehingga tekanan udara di dalam ban bisa hilang secara tidak normal.

Jika pentil sudah merenggang, maka pentil harus diganti, meski mungkin kondisi ban masih relatif baik.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Pergantian Pentil Sebelum Waktunya Ganti Ban Baru

Pentil diganti sebelum ganti ban

Sumber: Lifepal

Penggantian pentil sebelum ban habis masa pakainya juga bisa saja terjadi. Biasanya ini terjadi pada mobil-mobil yang jarang dipakai dan lebih banyak diparkir di garasi.

Meski alur tapak ban kondisinya bagus, tetapi penuaan karet pentil selama bertahun-tahun juga bisa bikin karet jadi keropos. Akibatnya, ban bisa kehilangan tekanan alias kempis. 

Kalau kondisinya seperti ini, maka sebaiknya Otofriends segera melakukan pergantian pentil jika memang kondisinya sudah tidak layak lagi. 

Baca juga: Selain Pakai Ban Asimetris, Simak Tips Aman Nyetir Saat Hujan Lainnya

Kaki-kaki mobil bekas apakah selalu menjadi bagian yang rusaknya parah?

Pada umumnya, kaki-kaki mobil memang selalu menjadi bagian yang paling bermasalah saat mobil dijual bekas. Apalagi pada mobil dengan sistem penggerak roda depan. Ditambah lagi jika pemilik sebelumnya tidak terlalu memperhatikan perawatan di sektor kaki-kaki.

Karena itu sebelum membeli mobil bekas, manfaatkanlah jasa inspeksi mobil bekas Otospector untuk memastikan mobil pilihan Otofriends, bebas dari kerusakan kaki-kaki.

Dengan inspeksi mobil yang mendetail pada 150 titik, Otofriends dapat mengetahuinya secara pasti kondisi mobil secara menyeluruh.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Heboh, Jaecoo Bawa Mobil Baru Ke GIIAS 2026. Ini Bocorannya!

Juli 13, 2026
Menjelang digelarnya pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, salah satu brand yang diperkirakan bakal menarik perhatian publik adalah Jaecoo. Brand asal China yang bernaung di bawah Chery Group ini belum habis jadi pembicaraan karena salah satu produk andalannya, Jaecoo J5, mencatat prestasi fenomenal dalam hal penjualan. Kini, menjelang digelarnya
Baca Lebih Lanjut

iCAR V27, Jip Beneran yang Bakal Manggung Perdana di GIIAS 2026

Juli 12, 2026
Walau baru akan digelar akhir Juli ini, ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sudah dipanaskan dengan isu-isu hangat seputar mobil-mobil baru yang akan tampil perdana di pameran ini. Salah satu yang sudah jadi pembicaraan hangat adalah rencana penampilan perdana iCar V27 di GIIAS 2026. SUV andalan iCar (bagian dari Chery Group) ini disebut-sebut
Baca Lebih Lanjut

Selain Ioniq 3, Ini Deretan Mobil Baru yang Akan Hadir di GIIAS 2026

Juli 11, 2026
Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tinggal menghitung hari, dan atmosfernya sudah mulai terasa panas. Bukan tanpa alasan, karena ajang otomotif terbesar di Indonesia ini kembali diposisikan sebagai panggung utama peluncuran mobil baru, unjuk teknologi elektrifikasi, sampai adu strategi merek-merek lama dan pendatang baru.  Tahun ini, GIIAS 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli
Baca Lebih Lanjut