Kapan Waktunya Ganti Filter Bensin Mobil?

September 14, 2024
By Thomas W
Kapan Waktunya Ganti Filter Bensin Mobil?-otospector

Setiap pemilik mobil umumnya tahu kapan waktunya mengganti filter bensin mobil sesuai waktu yang semestinya. Menurut aturannya, filter bensin memang sebaiknya diganti setiap 20.000 km – 30.000 km atau sesuai rekomendasi dari pabrikan.

Akan tetapi ada masanya, filter bensin harus diganti tanpa harus tahu berapa jarak yang sudah ditempuh kendaraan. Tanda-tandanya bisa dilihat dari gejala yang terjadi pada kendaraan saat dipakai.  Apa saja gejala itu?

Nah, Otofriends, ada beberapa kondisi di mana filter bensin mobil harus segera diganti. Berikut ini beberapa yang bisa dirasakan:

#1: Performa Mesin Menurun

Sumber: Autofun

Gejala ini adalah yang paling umum terjadi. Gara-gara filter terlalu banyak menimbun kotoran dan partikel dari bahan bakar, akibatnya aliran bahan bakar terhambat.

Mampetnya saluran bahan bakar membuat mesin sulit mencapai kecepatan maksimum. Saat kendaraan berakselerasi dan tenaganya dibutukan, mesin tidak mampu memenuhinya.

Ada pula gejala kendaraan seperti melompat-lompat dan tidak mulus saat berakselerasi. Kondisi yang disebut jerking ini bikin akselerasi jadi terganggu.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

#2: Mesih Susah Distarter

Sumber: Autostlucia

Kondisi ini dirasakan ketika Otofriends mulai sulit menghidupkan mesin atau butuh waktu lama untuk nyala.

Bisa juga kejadiannya, mesin mati mendadak di tengah jalan. Filter yang kotor atau tersumbat akan menghambat aliran bensin sehingga mesin kekurangan bahan bakar dan mesin mati mendadak.

Mesin juga terasa sulit dihidupkan saat kondisi mesin dingin. Misalnya pada waktu pagi hari atau setelah kendaraan lama tidak dipakai.

#3: Terasa Getaran Pada Mesin Dan Tidak Stabil

Sumber: Hargatoyota.com

Kotoran yang sudah menumpuk pada filter membuat aliran bahan bakar jadi tidak konsisten.

Pengemudi dan penumpang akan merasakan mesin jadi bergetar lebih dari biasanya dan tidak stabil. Apalagi pada saat kecepatan kendaraan dalam keadaan konstan.

Akibat getaran ini, pengemudi maupun penumpang akan merasa tidak nyaman sepanjang perjalanan.

Baca juga: Dokumen Mobil bekas Yang Perlu Dicek Saat Jual Beli

#4: BBM Jadi Boros

Sumber: Gridoto

Saat filter sudah dipenuhi kotoran dan aliran bahan bakar terhambat, efeknya ternyata pada kebutuhan bahan bakar yang diperlukan oleh mesin. Kondisi ini dirasakan terutama ketika mesin butuh untuk menjaga kinerja yang stabil.  

Biasanya kondisi ini tidak begitu disadari, apalagi dalam waktu singkat. Namun pada pengemudi yang sangat memperhatikan kinerja mesin, pemborosan ini bisa dirasakan. Tanda-tandanya ketika BBM terasa lebih boros dari biasanya, padahal tidak ada perubahan pada gaya berkendara.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#5: Bunyi Mesin Terasa Tidak Wajar

Sumber: Garasi.id

Aliran bahan bakar yang tidak lancar, membuat bunyi mesin menjadi tidak wajar atau tidak seperti biasanya. Bunyinya terdengar seperti desisan atau gemeretak di saat mesin sedang bekerja.

Tidak sempurnanya campuran udara dan bensin juga akan membuat pembakaran di dalam mesin jadi terganggu. Akibatnya bunyi mesin juga menjadi kasar.

#6: Emisi Gas Buang Meningat dan Asap Jadi Hitam

Sumber: Carfromjapan

Akibat dari pembakaran yang tidak sempurna, emisi gas buang juga akan memburuk. Warna asap akan jadi terlihat lebih hitam dari biasanya dan tercium aroma yang tidak biasa.

Asap hitam sebenarnya berasal dari jumlah bensin yang masuk ke ruang bakar lebih banyak dari seharusnya. Akibatnya pembakaran tidak sempurna dan menghasilkan karbon monoksida, penyebab asap hitam.

Filter yang tersumbat juga bisa membuat bensin jadi berkurang dan pembakaran tidak sempurna, tetapi asapnya jadi warna putih. Namun biasanya asap putih ini lebih sering disebabkan sistem pendinginan atau oli mesin.

Baca juga: Kira-kira Segini Biaya Pasang Sarung Jok Mobil

Apakah bunyi mesin kasar, asap knalpot hitam, atau sulit distarter, adalah tanda bahwa mobil bekas bermasalah?

Kondisi semacam itu memang biasa terjadi jika ada komponen mesin yang tidak berfungsi sempurna. Akibatnya, mesin tidak menunjukkan kinerja yang baik. Kendaraan juga bakal tidak nyaman digunakan. Tetapi gejala itu tidak melulu disebabkan karena ada problem yang berat di mesin.

Untuk memastikan kondisi keseluruhan dari mobil bekas, Otofriends sebaiknya memanfaatkan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dengan inspeksi mobil yang dilakukan secara cermat oleh inspektor yang berpengalaman maka Otofriends akan mendapat gambaran tentang kondisi mobil bekas dan kemungkinan masalahnya. Kita juga bisa memilih unit kendaraan mana yang layak untuk dibeli.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Jangan Buru-buru, Baca Dulu 5 Hal Yang Perlu Dicek Kalau Beli Mobil Listrik Bekas

September 22, 2026
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan kalau Otofriends berniat membeli mobil listrik bekas. Yang terutama, tentu bekal informasi yang cukup untuk mencari model, melakukan pengecekan, dan menentukan pilihan terbaik, sesuai kebutuhan. Mengingat mobil listrik tergolong teknologi baru, maka pada umumnya pengalaman membeli mobil listrik bekas juga baru dialami banyak orang. Bahkan, bukan cuma calon pembeli.
Baca Lebih Lanjut

Pengeluaran Rutin Merawat Mobil Bekas Berapa Sih? Di Sini Ada Perinciannya

September 21, 2026
Biaya pengeluaran rutin merawat mobil bekas sebenarnya tak jauh beda dengan biaya perawatan mobil yang dibeli dari baru. Baik itu biaya servis, penggantian komponen, sampai perpajakannya. Hanya saja, ketika mobil baru saja dibeli dan ketika mobil akan dipakai pertama kali, pemilik harus menganggarkan pengeluaran untuk me-reset ulang mobil tersebut alias peremajaan.   Langkah ini perlu
Baca Lebih Lanjut

5 Pilihan Mobil Bekas Penggerak Roda Belakang (RWD) yang Andal Dipakai Nanjak

September 18, 2026
Bagi Otofriends yang tinggal di daerah dengan kondisi alam berbukit-bukit, berkelok-kelok dan naik-turun; tentunya akan membutuhkan mobil yang andal dalam menanjak. Dan biasanya, mobil-mobil dengan kemampuan seperti ini, erat kaitannya dengan keberadaan sistem penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive – RWD). Secara teknis, sistem RWD diyakini lebih andal dalam mengatasi jalanan menanjak yang butuh torsi
Baca Lebih Lanjut