Dokumen Mobil Bekas Yang Perlu Dicek Saat Jual Beli

September 06, 2024
By Thomas W
Dokumen Mobil Bekas Yang Perlu Dicek Saat Jual Beli-otospector

Saat membeli mobil bekas, selain faktor teknis, salah satu yang juga harus dipastikan adalah dokumen mobil bekas. Pastikan bahwa urusan legalitas mobil tersebut tidak bermasalah, dalam hal ini dokumen-dokumen kendaraan. 

Kehati-hatian dalam menjalankan transaksi jual-beli ini penting, mengingat mobil masih sering terlibat dalam peristiwa kejahatan seperti penipuan, penggelapan, pencurian, dll. Ini lantaran di Indonesia, pada umumnya mobil masih menjadi aset di mana surat-suratnya bisa menjadi jaminan.

Nah, berikut ini adalah jenis-jenis dokumen mobil bekas yang perlu Otofriends pastikan saat bertransaksi jual-beli. Yuk, kita lihat satu per satu: 

#1: Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)

Sumber: Grid.id

Dokumen ini bisa disebut sebagai dokumen harian kepemilikan kendaraan. Karena harus selalu dibawa untuk ditunjukkan saat diperlukan. 

Di dalam STNK termuat berbagai informasi antara lain nomor polisi, nomor rangka, nomor mesin, jenis kendaraan, tahun pembuatan, jenis bahan bakar, warna kendaraan, dan lain sebagainya. 

Yang juga tak kalah penting adalah lembar Surat Ketetapan Pajak Daerah dengan masa berlakunya. Pada lembar ini akan tertera kewajiban pembayaran pajak kendaraan setiap tahunnya. Ketetapan pajak ini juga menentukan keabsahan STNK.

Jika ada pembayaran pajak yang tertunggak, maka tunggakan pajak bisa diperhitungkan terhadap jual harga kendaraan.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

#2: Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)

Sumber: Wuling.id

Dokumen ini boleh dikatakan sebagai tanda bukti keabsahan kepemilikan kendaraan. 

BPKB berisi informasi tentang nama pemilik, nomor polisi, nomor rangka, nomor mesin, jenis kendaraan, tahun pembuatan, dan lain sebagainya. 

Di dalam dokumen ini biasanya tertera para pemilik kendaraan sebelumnya, jika sudah pernah beberapa kali berpindah tangan dan melalui proses balik nama.  

Sehari-hari BPKB tidak perlu dibawa, bahkan harus disimpan sebaik-baiknya, karena akan sangat diperlukan saat perpanjangan pajak, balik nama, atau saat jual beli. 

Baca juga: Tips Menggunakan Rem Tangan Mobil Saat Menanjak

#3: Faktur Pembelian

Sumber: Autofun

Dokumen ini dibuat oleh dealer atau showroom tempat mobil bekas tersebut dibeli.  

Faktur pembelian berisi informasi tentang harga mobil, tanggal pembelian, dan informasi tentang dealer atau showroom tersebut. 

Saat pembelian kendaraan bekas, faktur pembelian memberikan legitimasi terhadap transaksi tersebut dan menjadi bukti resmi kepemilikan. Karena itulah pastikan faktur ini adalah faktur asli, dan bukan hasil pemalsuan. 

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4. Kwitansi Pembelian

Sumber: Lazada

Dokumen ini adalah bukti pembayaran yang diberikan oleh penjual kepada pembeli. 

Di dalam kwitansi tertera informasi tentang harga mobil, tanggal pembayaran, dan informasi tentang penjual. 

Selain mencatat penerimaan pembayaran, kwitansi juga berfungsi sebagai bukti terjadinya transaksi keuangan antara pembeli dan penjual. 

Sekali lagi pastikan juga kwitansi mobil yang Otofriends beli adalah barang asli dan bukan pemalsuan. 

#5: Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Sumber: NKRIPost

Dokumen terakhir ini sifatnya tidak wajib. Tetapi kalau Otofriends memang ingin berhati-hati, sebaiknya minta juga SKCK ini sebagai pelengkap. 

Dokumen ini membuktikan bahwa mobil yang ditransaksikan tidak terlibat dalam kejahatan atau tindakan kriminal. Dokumen ini perlu karena banyak peristiwa kejahatan seperti penggelapan dan penipuan yang melibatkan kendaraan. 

SKCK bisa diminta di kantor kepolisian setempat. Dengan SKCK maka pembeli akan lebih percaya dan memperlancar urusan legalitas. 

Baca juga: Cara Cek BPKB Asli atau Tidak

Surat-surat mobil bekas, bagaimana cara mengeceknya?

Saat Otofriends hendak membeli mobil bekas, sebelum bertransaksi jual-beli, penting untuk memastikan kelengkapan dokumen mobil bekas. Kalau penjual tidak mampu menunjukkan surat-surat secara lengkap, maka sebaiknya transaksi ditunda.

Untuk mengecek surat-surat sebuah mobil bekas, manfaatkan saja jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Petugas inspeksi mobil akan memeriksa kelengkapan surat-surat dan memastikan apakah sudah sesuai dengan kendaraan yang diinspeksi.

Namun jika Otofriends ingin mengetahui keabsahan surat-surat, maka silakan saja langsung ke Kantor Samsat. Pengecekan keabsahan surat-surat masuk dalam ranah Samsat atau Kepolisian.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

SUV Turbo 177 PS! Spesifikasi Geely Coolray Terungkap! Siap Bikin HR-V Ketar-Ketir

Juli 27, 2026
Persaingan SUV kompak di Indonesia semakin panas. Setelah didominasi oleh merek Jepang dan Korea Selatan, kini pabrikan asal China juga semakin agresif menghadirkan produk dengan teknologi modern dan fitur melimpah. Salah satu nama yang cukup menarik perhatian adalah Geely Coolray. SUV kompak ini sebenarnya bukan pemain baru di pasar global. Geely Coolray sudah dipasarkan di
Baca Lebih Lanjut

5 Kendaraan Isuzu Siap Tampil Beda di GIIAS 2026

Juli 23, 2026
Semakin dekat ke hari pelaksanaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, 30 Juli – 9 Agustus 2026, di ICE BSD, Tangerang; bocoran kabar tentang aktivitas para peserta pameran semakin bersliweran di media. Salah satu berita paling hangat adalah rencana PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) untuk tampil beda di ajang pameran otomotif terbesar di
Baca Lebih Lanjut

Jangan Asal Deal, Begini Trik Beli Mobil Bekas Yang Aman

Juli 23, 2026
Sering orang mengingatkan, beli mobil bekas jangan cuma sekadar asal cocok barangnya, lalu deal dengan penjual, dan langsung bayar. Ada langkah-langkah yang harus dijalani secara hati-hati dan cermat, biar Otofriends tidak kecewa setelah nanti mobilnya dipakai sehari-hari.  Maklum, pada kenyataannya, kondisi sebuah mobil bekas seringkali bisa sangat berbeda dengan mobil baru.  Meski dari luar terlihat
Baca Lebih Lanjut