Indikator Bensin Mobil Di E, Sisa Berapa Liter?

Desember 05, 2024
By Thomas W
Indikator Bensin Mobil Di E, Sisa Berapa Liter?-otospector

Mungkin ada sebagian pemilik mobil yang pernah mengalami kondisi indikator bensin mobil di E. Ini artinya, bensin sudah hampir habis dan harus segera mengisi lagi di SPBU kalau tidak mau mogok di jalan.

Pemilik mobil mungkin sudah terbiasa mengantisipasi kondisi kosongnya tangki bahan bakar, tetapi bisa saja suatu saat kondisi ini terjadi.

Bisa jadi karena kelupaan, belum sempat mengisi, atau malah belum ketemu SPBU yang cocok di perjalanan.

Kalau memang indikator bensin mobil ada di E, sebenarnya berapa sih, sisa bensin di tangki? Jarak sejauh apa pula yang bisa ditempuh dengan sisa bahan bakar seperti itu?

Yuk, biar Otofriends semakin paham, kita akan bahas seputar indikator bensin mobil di E. Mari kita simak beberapa faktanya:

#1:  Cara Kerja Indikator Bensin

Cara kerja indikator bensin

Sumber: Lazada

Indikator bahan bakar bekerja dengan sistem pelampung (floating system).

Cara kerjanya, ada sebuah pelampung di dalam tangki yang terhubungan dengan batang. Pelampung akan naik-turun sesuai permukaan bensin di dalam tangki.  

Naik-turunnya pelampung akan menggerakkan sebuah potensiometer yang kemudian diterjemahkan oleh instrumen di mobil menjadi indikator isi bahan bakar di tangki.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

#2: Cara Membaca Indikator

Cara membaca indikator

Sumber: Otomotifnet.id

Di panel instrumen dashboard, kita bisa melihat indikasi level bahan bakar yang ada di tangki. Ada penunjuk indikator yang berupa jarum, ada yan berupa digital.

Kalau indikator mendekati F (full) artinya penuh, sedangkan mendekati E (Emergency) artinya sudah akan kosong.

Ada sebagian orang mengartikan E sebagai “Empty”, padahal itu kurang tepat. Karena sebenarnya ketika posisi jarum ada di E, tangki belum kosong sama sekali.

Baca juga: Begini Cara Buat QR Code Pertamina Tanpa Aplikasi

#3: Indikator di E, Sisa Berapa?

Indikator di E, Sisa Berapa?

Sumber: RRI.co.id

Ketika indikator bensin ada di E, sebenarnya tangki masih berisi bensin pada kisaran 10% – 15% dari kapasitas tangki atau menjadi simpanan di reservoir.

Tentunya jumlah volume bensin di reservoir bisa sangat bervariasi tergantung kapasitas tangki. Kalau total kapasitas adalah 40 liter misalnya, maka maksimal bahan bakar tersisa 6 liter saja.

Dengan sisa bahan bakar tersebut, pengemudi harus segera mengisi bahan bakar dengan mengkalkulasi konsumsi bahan bakar per kilometernya.

Jika rata-rata konsumsi bahan bakar 10 kilometer/liter, maka mobil masih bisa menempuh 60 km sebelum kehabisan sama sekali.

#4: Tingkat Akurasi Indikator Bahan Bakar

Tingkat akurasi indikator bahan bakar

Sumber: Suara.com

Tentu saja indikator bahan bakar ini bisa tidak akurat alias ngaco. Faktor yang mempengaruhi bisa berupa suhu , kualitas bensin, dan usia kendaraan.

Jika indikator bensin dirasa kurang akurat, secara teori memang bisa dikalibrasi ulang. Tetapi biasanya jarang dilakukan karena kalibrasi tergolong rumit untuk diterapkan pada pelampung yang bekerja berdasarkan prinsip fisika sederhana.

Alasan lain, pelampung terintegrasi dengan komponen lain dalam sistem bahan bakar, seperti lengan pengukur dan potensiometer. Kalau hanya dikalibrasi satu komponen, tanpa mempertimbangkan keseluruhan sistem, hasilnya tetap kurang akurat.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#5: Tangki Jangan Sering Kosong

Tangki jangan sering kosong

Sumber: Kompas.com

Meski indikator bahan bakar mendekati E atau hampir kosong, tidak akan membuat mobil mogok, tetapi kondisi ini sebaiknya jangan sering terjadi.

Begitu tangki sudah mendekati E, sebaiknya segera diisi melebihi setengah kapasitasnya atau penuh sekalian.

Tangki yang sering kosong akan menyebabkan beberapa komponen rusak. Salah satunya pompa bahan bakar yang memanfaatkan rendaman bensin sebagai pendingin alami. Kalau bensin kosong, maka pompa berisiko overheat.

Pada mobil dengan sistem injeksi, tangki kosong juga menyebabkan terbentuknya gelembung uap (kavitasi) di dalam cairan pompa akibat tekanan yang rendah. Gelembung uap bisa merusak pompa.

Tangki kosong juga bisa membuat kondensasi air yang bila tercampur kotoran atau endapan bisa menyumbat filter bahan bakar dan merusak pompa.

Baca juga: Untung Rugi Kalau Beli Mobil Listrik Bekas

Apakah yang terjadi jika pompa bahan bakar sebuah mobil bekas terganggu?

Pompa bahan bakar yang tidak bekerja optimal kan amembuat mobil susah dihidupkan. Atau bahkan tidak mau hidup karena bensin tidak mengalir ke mesin. Akibatnya, performa mesin juga akan terganggu dan boros bahan bakar.

Untuk memastikan apakah sebuah mobil bekas masih memiliki performa mesin yang baik, Otofriends bisa menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Melalui inspeksi mobil secara cermat, sebuah mobil bekas dapat diketahui riwayat pemeliharaannya. Dengan kinerja yang baik, maka performanya juga bisa maksimal.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Bisa Sampe 180 km/jam, Ini Detail Spesifikasi BYD M6 Yang Banyak Diincer

Juni 25, 2026
Pasar mobil listrik di Indonesia berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya pilihan kendaraan listrik didominasi SUV atau city car, kini konsumen yang membutuhkan mobil keluarga juga memiliki banyak alternatif menarik. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah BYD M6, MPV listrik pertama dari BYD yang dipasarkan secara resmi di Indonesia. Kehadiran BYD
Baca Lebih Lanjut

Cicilan Toyota Agya 2014 Cuma 2,1 Jutaan, Cocok untuk Mobil Pertama

Juni 24, 2026
Punya budget pas-pasan tapi mau banget punya mobil pertama yang bisa nemenin kemana-mana? Soalnya harga mobil baru sekarang rata-rata sudah di atas Rp.170 jutaan. Makanya, makin banyak orang yang pilih mobil bekas berkualitas karena jauh lebih worth it banget. Nah, kalau lagi cari mobil yang super duper irit, nyaman, dan ramah dikantongm ada kabar yang
Baca Lebih Lanjut

Rekomendasi Otospector 5 Bengkel Mobil Di Bandung

Juni 23, 2026
Jarak yang tak terlalu jauh dari Jakarta, apalagi kalau lewat jalan tol, menjadikan Bandung menjadi kota metropolitan terbesar dan tersibuk di Jawa Barat. Aktivitas warga yang dinamis dengan mobilitas tinggi, tentu butuh jasa pelayanan perbaikan kendaraan yang andal dan dapat dipercaya. Beruntung, di kota inilah paling tidak ada 5 bengkel yang selama ini punya reputasi
Baca Lebih Lanjut