;
Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector

Ada Harga On The Road dan Off The Road, Apa Perbedaannya?

Januari 27, 2020
By Thomas W
Ada Harga On The Road dan Off The Road, Apa Perbedaannya?-otospector

Saat membeli mobil baru, kita sering mendengar istilah harga “on the road”. Umumnya, istlah ini tercantum di iklan mobil. Inilah istilah untuk harga yang sudah bersih, dan kita tidak perlu menambah biaya apapun.

Soalnya, ada pula istilah off the road. Dengan pembayaran semacam ini, kita masih harus membayar biaya pengurusan surat-surat kendaraan seperti BPKB, STNK, Plat nomor, dll. Repot dan ribet, jadinya.

Nah, biar paham tentang istilah ini, mari kita cek faktanya:

#1: Biasanya mobil mewah

BMW

Mobil yang dibeli dengan cara off the road umumnya adalah kendaraan mewah atau impor. Tentu saja jumlah unitnya tidak banyak dan target marketnya hanya kalangan tertentu. Biasanya diimpor oleh importir umum, atau importir yang memang khusus menangani otomotif.

Off the road artinya harga yang dikeluarkan konsumen untuk membeli kendaraan hanya untuk unit saja tanpa kelengkapan dokumen lainnya. Tentu saja kondisi ini masih belum legal untuk dikendarai di jalanan.

Mobil yang diinformasikan harga off the road-nya biasanya adalah mobil yang harganya di atas Rp 1 milyar. Tujuan diinformasikan harga ini adalah agar konsumen mengetahui harga asli mobil, sebelum dikenakan pajak, dll. Karena memang pajak di setiap daerah bisa berbeda-beda.

#2: Harga lebih murah

Kredit Mobil Bekas

Dibandingkan on the road, harga mobil off the road akan lebih murah. Selisihnya bisa sangat bervariasi, tergantung dari model mobil dan perusahaan yang mendatangkannya. Namun kisarannya diperkirakan sekitar 30-40%.

Selisih dari harga on the road dan off the road sesungguhnya adalah biaya pajak-pajak dan kelengkapan dokumen lainnya. Biaya inilah yang harus dibayarkan oleh pembeli agar kendaraannya punya legalitas.  

Meski ada informasi off the road, konsumen tetap harus membeli dengan harga OTR. Sebab, pada dasarnya mobil harus dilindungi dengan surat-surat resmi dan membayar pajak.  

Baca juga: Jual Mobil Ini, Siap-Siap Ditawar dengan Harga Cukup Rendah!

#3: Pertimbangkan kerepotannya

Beli Mobil Bekas

Lebih murahnya harga off the road, karena penjual akan menyerahkan kepengurusan segala dokumen kepada pembeli. Nah, dalam memutuskan, pembeli semestinya memperhitungkan selisih harga ini dengan kerepotan saat pengurusan dokumen. Jika dirasa sebanding, maka silakan diurus sendiri.

#4: Biaya bisa berbeda

Lebih murahnya harga off the road, karena secara teori penjual akan menyerahkan kepengurusan segala dokumen kepada pembeli. Namun pada praktiknya, pembeli biasanya menyerahkan urusan ini kepada penjual dan terima beres. Apalagi pengurusan ini biasanya tidak sederhana.

Jika pembeli memang ingin mengurus sendiri, juga tidak dilarang. Ikuti saja prosedur yang ada. Namun sebelum melakukannya, coba hitung dan kalkulasi secara benar, apakah kerepotan dalam pengurusan sebanding dengan penghematan yang didapat. Jika memang sebanding silakan jalan terus. Apalagi jika memang jumlah mobil yang diurus cukup banyak sehingga penghematannya signifikan.

#5: Hanya untuk kepentingan khusus

Tukar Tambah Mobil Bekas

Meski mungkin akan dianggap merepotkan, tetap saja ada pembeli mobil yang membeli dengan harga off the road. Para pembeli itu tentu punya pertimbangan sendiri, seperti misalnya kebutuhan akan mobil-mobil tertentu, pemanfaatan mobil itu nantinya, kelangkaan, dll.

Prosesnya pengurusan dokumen mobil ini tidaklah sulit, hanya membutuhkan waktu, tenaga, dan uang. Pengurusan dilakukan di kantor Samsat sesuai domisili untuk registrasi kendaraan baru. Siapkan segala dokumen yang diperlukan serta bawa pula kendaraan yang akan diurus dokumennya untuk dilakukan cek fisik.

Setelah nomor registrasi BPKB keluar, maka selanjutnya tinggal membayar pajak kendaraan untuk STNK. Biaya ini sangat bervariasi tergantung daerah tempat Anda mengurus. Apalagi biasanya akan ada pajak progresif yang artinya lebih besar dari pembayaran normal.

Baca juga: Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita

Bagi banyak orang, membeli mobil memang bukan aktivitas yang ringan. Mereka tetap membutuhkan banyak pertimbangan sebelum memutuskan. Termasuk dalam soal pengurusan dokumen, sebelum mobil akhirnya bisa dipergunakan di jalan raya.

Ada Harga On The Road dan Off The Road, Apa Perbedaannya?

Januari 27, 2020
By Thomas W
thumbnail-Ada Harga On The Road dan Off The Road, Apa Perbedaannya?-otospector

Saat membeli mobil baru, kita sering mendengar istilah harga “on the road”. Umumnya, istlah ini tercantum di iklan mobil. Inilah istilah untuk harga yang sudah bersih, dan kita tidak perlu menambah biaya apapun.

Soalnya, ada pula istilah off the road. Dengan pembayaran semacam ini, kita masih harus membayar biaya pengurusan surat-surat kendaraan seperti BPKB, STNK, Plat nomor, dll. Repot dan ribet, jadinya.

Nah, biar paham tentang istilah ini, mari kita cek faktanya:

#1: Biasanya mobil mewah

BMW

Mobil yang dibeli dengan cara off the road umumnya adalah kendaraan mewah atau impor. Tentu saja jumlah unitnya tidak banyak dan target marketnya hanya kalangan tertentu. Biasanya diimpor oleh importir umum, atau importir yang memang khusus menangani otomotif.

Off the road artinya harga yang dikeluarkan konsumen untuk membeli kendaraan hanya untuk unit saja tanpa kelengkapan dokumen lainnya. Tentu saja kondisi ini masih belum legal untuk dikendarai di jalanan.

Mobil yang diinformasikan harga off the road-nya biasanya adalah mobil yang harganya di atas Rp 1 milyar. Tujuan diinformasikan harga ini adalah agar konsumen mengetahui harga asli mobil, sebelum dikenakan pajak, dll. Karena memang pajak di setiap daerah bisa berbeda-beda.

#2: Harga lebih murah

Kredit Mobil Bekas

Dibandingkan on the road, harga mobil off the road akan lebih murah. Selisihnya bisa sangat bervariasi, tergantung dari model mobil dan perusahaan yang mendatangkannya. Namun kisarannya diperkirakan sekitar 30-40%.

Selisih dari harga on the road dan off the road sesungguhnya adalah biaya pajak-pajak dan kelengkapan dokumen lainnya. Biaya inilah yang harus dibayarkan oleh pembeli agar kendaraannya punya legalitas.  

Meski ada informasi off the road, konsumen tetap harus membeli dengan harga OTR. Sebab, pada dasarnya mobil harus dilindungi dengan surat-surat resmi dan membayar pajak.  

Baca juga: Jual Mobil Ini, Siap-Siap Ditawar dengan Harga Cukup Rendah!

#3: Pertimbangkan kerepotannya

Beli Mobil Bekas

Lebih murahnya harga off the road, karena penjual akan menyerahkan kepengurusan segala dokumen kepada pembeli. Nah, dalam memutuskan, pembeli semestinya memperhitungkan selisih harga ini dengan kerepotan saat pengurusan dokumen. Jika dirasa sebanding, maka silakan diurus sendiri.

#4: Biaya bisa berbeda

Lebih murahnya harga off the road, karena secara teori penjual akan menyerahkan kepengurusan segala dokumen kepada pembeli. Namun pada praktiknya, pembeli biasanya menyerahkan urusan ini kepada penjual dan terima beres. Apalagi pengurusan ini biasanya tidak sederhana.

Jika pembeli memang ingin mengurus sendiri, juga tidak dilarang. Ikuti saja prosedur yang ada. Namun sebelum melakukannya, coba hitung dan kalkulasi secara benar, apakah kerepotan dalam pengurusan sebanding dengan penghematan yang didapat. Jika memang sebanding silakan jalan terus. Apalagi jika memang jumlah mobil yang diurus cukup banyak sehingga penghematannya signifikan.

#5: Hanya untuk kepentingan khusus

Tukar Tambah Mobil Bekas

Meski mungkin akan dianggap merepotkan, tetap saja ada pembeli mobil yang membeli dengan harga off the road. Para pembeli itu tentu punya pertimbangan sendiri, seperti misalnya kebutuhan akan mobil-mobil tertentu, pemanfaatan mobil itu nantinya, kelangkaan, dll.

Prosesnya pengurusan dokumen mobil ini tidaklah sulit, hanya membutuhkan waktu, tenaga, dan uang. Pengurusan dilakukan di kantor Samsat sesuai domisili untuk registrasi kendaraan baru. Siapkan segala dokumen yang diperlukan serta bawa pula kendaraan yang akan diurus dokumennya untuk dilakukan cek fisik.

Setelah nomor registrasi BPKB keluar, maka selanjutnya tinggal membayar pajak kendaraan untuk STNK. Biaya ini sangat bervariasi tergantung daerah tempat Anda mengurus. Apalagi biasanya akan ada pajak progresif yang artinya lebih besar dari pembayaran normal.

Baca juga: Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita

Bagi banyak orang, membeli mobil memang bukan aktivitas yang ringan. Mereka tetap membutuhkan banyak pertimbangan sebelum memutuskan. Termasuk dalam soal pengurusan dokumen, sebelum mobil akhirnya bisa dipergunakan di jalan raya.

Baca Artikel Lainnya

Beraktivitas Dengan Kendaraan Di Masa New Normal, Mungkin Hal-hal Ini Tidak Terpikirkan!
Beraktivitas Dengan Kendaraan Di Masa New Normal, Mungkin Hal-hal Ini Tidak Terpikirkan!
Juli 15, 2020
Memasuki masa New Normal, kita memiliki pilihan untuk beraktivitas kembali sambil tetap menjalankan protokol kesehatan yang benar. Tentu tujuannya agar kita terhindar dari virus Corona, serta mencegah penyebarannya menjadi lebih luas. Salah satu aktivitas kita sehari-hari kemungkinan akan berhubungan dengan kendaraan, terutama kendaraan pribadi. Apa yang bisa diperhatikan selama masa Pandemi ini terhadap kendaraan dan
Jual-Beli Mobil Bekas Sempat Alami Kelesuan, Simak Faktor-faktornya!
Jual-Beli Mobil Bekas Sempat Alami Kelesuan, Simak Faktor-faktornya!
Juni 30, 2020
Setidaknya dalam 4 bulan terakhir, pasar jual-beli mobil bekas mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dealer atau showroom tampak kesulitan menjual barang-barang mereka, sementara para penjual mobil bekas perorangan kesulitan memasang harga yang wajar saat hendak menjual mobil mereka. Dikutip dari Kompas.com, ada sebuah studi bertajuk Pasar Mobil Bekas Indonesia di Masa Normal Baru yang Survei
Beraktivitas Dengan Kendaraan Di Masa New Normal, Mungkin Hal-hal Ini Tidak Terpikirkan!
Beraktivitas Dengan Kendaraan Di Masa New Normal, Mungkin Hal-hal Ini Tidak Terpikirkan!
Juli 15, 2020
Memasuki masa New Normal, kita memiliki pilihan untuk beraktivitas kembali sambil tetap menjalankan protokol kesehatan yang benar. Tentu tujuannya agar kita terhindar dari virus Corona, serta mencegah penyebarannya menjadi lebih luas. Salah satu aktivitas kita sehari-hari kemungkinan akan berhubungan dengan kendaraan, terutama kendaraan pribadi. Apa yang bisa diperhatikan selama masa Pandemi ini terhadap kendaraan dan
Jual-Beli Mobil Bekas Sempat Alami Kelesuan, Simak Faktor-faktornya!
Jual-Beli Mobil Bekas Sempat Alami Kelesuan, Simak Faktor-faktornya!
Juni 30, 2020
Setidaknya dalam 4 bulan terakhir, pasar jual-beli mobil bekas mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dealer atau showroom tampak kesulitan menjual barang-barang mereka, sementara para penjual mobil bekas perorangan kesulitan memasang harga yang wajar saat hendak menjual mobil mereka. Dikutip dari Kompas.com, ada sebuah studi bertajuk Pasar Mobil Bekas Indonesia di Masa Normal Baru yang Survei
Cara Baru Beli Mobil Bekas Di Masa New Normal
Cara Baru Beli Mobil Bekas Di Masa New Normal
Juni 29, 2020
Wabah Covid-19 memang belum berlalu, namun pemerintah sudah berencana menerapkan pelonggaran Pembatasan Sosial atau biasa disebut era “New Normal”. Masyarakat sudah boleh beraktivitas secara terbatas, namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Corona. Memasuki era “New Normal”, konsumen mobil bekas bisa tetap jaga jarak dan membatasi keluar rumah dengan menggunakan layanan inspeksi
Free Fogging, Jaminan Mobil Bebas Kuman Kerjasama Otospector dan Dokter Mobil
Free Fogging, Jaminan Mobil Bebas Kuman Kerjasama Otospector dan Dokter Mobil
Juni 29, 2020
Otospector bekerja sama dengan Dokter Mobil mengadakan program Free Fogging atau pengasapan secara gratis bagi mobil-mobil yang diinspeksi oleh Otospector. Program ini dimaksudkan untuk menjamin kebersihan mobil sehubungan dengan adanya wabah Covid-19. Free Fogging dilakukan dengan cara menyemprotkan asap atau pengasapan dengan disinfektan sehingga kuman, virus, dan bibit penyakit lainnya dapat dihilangkan.  Setelah pengasapan, maka
Artikel Terbaru
Baca Artikel Lainnya
Beraktivitas Dengan Kendaraan Di Masa New Normal, Mungkin Hal-hal Ini Tidak Terpikirkan!
Beraktivitas Dengan Kendaraan Di Masa New Normal, Mungkin Hal-hal Ini Tidak Terpikirkan!
Juli 15, 2020
Memasuki masa New Normal, kita memiliki pilihan untuk beraktivitas kembali sambil tetap menjalankan protokol kesehatan yang benar. Tentu tujuannya agar kita terhindar dari virus Corona, serta mencegah penyebarannya menjadi lebih luas. Salah satu aktivitas kita sehari-hari kemungkinan akan berhubungan dengan kendaraan, terutama kendaraan pribadi. Apa yang bisa diperhatikan selama masa Pandemi ini terhadap kendaraan dan
Jual-Beli Mobil Bekas Sempat Alami Kelesuan, Simak Faktor-faktornya!
Jual-Beli Mobil Bekas Sempat Alami Kelesuan, Simak Faktor-faktornya!
Juni 30, 2020
Setidaknya dalam 4 bulan terakhir, pasar jual-beli mobil bekas mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dealer atau showroom tampak kesulitan menjual barang-barang mereka, sementara para penjual mobil bekas perorangan kesulitan memasang harga yang wajar saat hendak menjual mobil mereka. Dikutip dari Kompas.com, ada sebuah studi bertajuk Pasar Mobil Bekas Indonesia di Masa Normal Baru yang Survei
Cara Baru Beli Mobil Bekas Di Masa New Normal
Cara Baru Beli Mobil Bekas Di Masa New Normal
Juni 29, 2020
Wabah Covid-19 memang belum berlalu, namun pemerintah sudah berencana menerapkan pelonggaran Pembatasan Sosial atau biasa disebut era “New Normal”. Masyarakat sudah boleh beraktivitas secara terbatas, namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Corona. Memasuki era “New Normal”, konsumen mobil bekas bisa tetap jaga jarak dan membatasi keluar rumah dengan menggunakan layanan inspeksi
Free Fogging, Jaminan Mobil Bebas Kuman Kerjasama Otospector dan Dokter Mobil
Free Fogging, Jaminan Mobil Bebas Kuman Kerjasama Otospector dan Dokter Mobil
Juni 29, 2020
Otospector bekerja sama dengan Dokter Mobil mengadakan program Free Fogging atau pengasapan secara gratis bagi mobil-mobil yang diinspeksi oleh Otospector. Program ini dimaksudkan untuk menjamin kebersihan mobil sehubungan dengan adanya wabah Covid-19. Free Fogging dilakukan dengan cara menyemprotkan asap atau pengasapan dengan disinfektan sehingga kuman, virus, dan bibit penyakit lainnya dapat dihilangkan.  Setelah pengasapan, maka
Agar Jual Mobil Bekas Cepat Laku Di Saat Wabah, Pastikan Dulu Langkah Berikut
Agar Jual Mobil Bekas Cepat Laku Di Saat Wabah, Pastikan Dulu Langkah Berikut
Mei 31, 2020
Tidak sedikit orang yang terkena dampak dari krisis yang diakibatkan wabah Covid-19. Beberapa orang di antaranya mengambil jalan keluar dengan menjual benda-benda berharga, antara lain kendaraan. Masalahnya, tidak sedikit orang yang melakukan hal ini, sehingga persaingan dalam menjual menjadi kian ketat. Karena itu mau tidak mau, kendaraan harus dipersiapkan dengan baik untuk menarik calon pembeli