Harga Avanza Bekas Tetap Tinggi, 5 Faktor Ini Mempengaruhi

Oktober 08, 2020
By Thomas W
Harga Avanza Bekas Tetap Tinggi, 5 Faktor Ini Mempengaruhi-otospector

Di antara ratusan model kendaraan dari berbagai merek yang pernah dijual di Indonesia, Toyota Avanza boleh dikata paling fenomenal. Selain sempat tercatat sebagai mobil dengan penjualan tertinggi selama sekitar 13 tahun (sejak 2006 ke 2019), harga Avanza bekas tetap tinggi dan stabil.

Mobil dengan julukan “mobil sejuta umat” ini konon memang mampu menjawab kebutuhan orang Indonesia terhadap kendaraan yang mampu memuat banyak orang dan tangguh di segala medan. Namun di balik semua itu, ada beberapa faktor yang membuat Avanza tetap diminati walau usianya mungkin sudah tidak muda lagi. Simak ya!

#1: Nama Besar Toyota

Harga Avanza Bekas Tetap Tinggi

Bagaimanapun nama besar Toyota  sangat mempengaruhi persepsi orang terhadap harga Avanza. Walau sebenarnya kita tahu mobil ini sendiri adalah produksi dari Daihatsu dalam sebuah proyek kerjasama dua brand besar itu, namun kenyataannya orang akan selalu menganggapnya sebagai produk dari Toyota.

Sebagai produsen mobil yang sudah lebih 50 tahun berkiprah di Indonesia, Toyota memang pandai membangun reputasi sebagai brand otomotif ternama. Akibatnya, konsumen tidak ragu untuk membeli produk-produk Toyota, walau kondisinya bekas sekalipun.

Sebenarnya bukan hanya harga Avanza bekas. Harga jual kembali produk-produk Toyota lain seperti Kijang kapsul, Fortuner, Camry, Rush, atau Innova, juga tinggi dan cukup stabil.  

#2: Layanan Purna Jual yang Baik

Harga Avanza Bekas Tetap Tinggi

Dari sejumlah APM yang beroperasi di Indonesia, Toyota masih tercatat sebagai produk dengan jaringan layanan purnajual terbanyak. Hingga saat ini ada sekitar 320 outlet yang tersebar di 43 provinsi, dari Aceh sampai Papua. APM lain belum ada yang menyamai.  

Banyaknya jaringan pelayanan ini menyebabkan orang merasa tenang memakai produk Toyota. Selain dapat menikmati layanan servis di bengkel resmi, jaminan ketersediaan suku cadang juga membuat pengguna produk ini tidak perlu khawatir.

Baca juga: Punya Mobil Bekas Modifikasi Bikin Rugi? Ini Faktanya

#3: Populasi Avanza Banyak

Toyota Avanza

Hingga saat ini Avanza memang paling banyak populasinya di Indonesia. Sejak dari peluncuran pertamanya, hingga kini sudah terjual 1,6 juta unit Avanza. Tak heran jika di bursa penjualan mobil bekas, mobil ini juga jadi yang terpopuler. Banyaknya peminat membuat harga Avanza bekas tidak mudah terkoreksi terlalu jauh.

Menurut para pedagang di Bursa Mobil WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, perbandingan antara penawaran Avanza dengan Xenia di diler saja, bisa 80:20. Banyaknya penawaran Avanza ini juga membuat pembeli merasa punya banyak pilihan, sehingga dapat memilih barang dengan kondisi terbaik.

#4: Kualitas yang Baik

Harga Avanza Bekas Tetap Tinggi

Tidak bisa dipungkiri, orang mencari sebuah produk lantaran kualitasnya sudah teruji. Berdasarkan pengalaman pengguna Avanza, pada umumnya mereka puas memakai mobil ini. Avanza juga mudah kita temui sampai ke pelosok-pelosok Indonesia, di daerah yang medannya cukup sulit.

Dibandingkan dengan MPV lain saat ini, Avanza dianggap unggul karena berpenggerak roda belakang, sehingga kuat menanjak. Ground Clearence juga cukup tinggi, sehingga bisa berjalan di jalanan yang jelek. Pengaturan kabin juga dianggap sangat fleksibel, karena cukup dengan pengaturan kursi, kendaraan bisa memuat banyak barang dan multifungsi.

#5: Cukup Memadai untuk Keluarga

Mobil Keluarga 5

Orang Indonesia memang cenderung memilih MPV sebagai pilihan kendaraan utama mengingat daya tampung yang besar, hingga 7 penumpang. Popularitas kendaraan 7 seater ini bahkan membuat berbagai merek di Indonesia, bahkan sampai yang mewah sekalipun, merasa harus memasarkan tipe kendaraan ini.

Saat diluncurkan kali pertama pada tahun 2003, Avanza (bersama Xenia) dianggap menjadi pelopor mobil keluarga yang tangguh, irit BBM, dan harganya terjangkau (harga Avanza saat diluncurkan adalah Rp70 juta). Kehadirannya begitu mencuri perhatian khalayak sehingga dianggap menjadi mobil keluarga yang ideal. Persepsi itu rupanya masih berlanjut sampai sekarang.

Baca juga: Mobil Yang Terawat Bisa Terlihat Dari Kondisi Cat. Begini Cara Mengeceknya

Memilih mobil dengan kondisi yang baik dari begitu banyak pilihan di bursa mobil bekas, memang sebuah tantangan tersendiri. Apalagi jika mobil tersebut dikenal sebagai mobil “operasional” sehari-hari yang sibuk dan diandalkan, seperti halnya Avanza. Butuh kecermatan dalam memeriksa kondisi dan menentukan layak tidaknya.

Untuk menghindari mobil “capek” dan bermasalah, manfaatkan jasa inspeksi mobil bekas seperti Otospector. Saat nanti digunakan, kita juga bisa lebih tenang karena mobil bisa dijamin dengan garansi selama minimal 30 hari. Dengan pengecekan secara menyeluruh, kita dapat memperoleh gambaran utuh tentang kondisi mobil. Dari sanalah kita bisa menentukan harga penawaran yang terbaik.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Apa yang Membuat Orang Takut Beli Mobil Listrik? Ini 8 Kekhawatirannya

September 30, 2026
Mobil listrik semakin mudah ditemukan di jalanan Indonesia. Pilihannya pun sudah jauh lebih banyak dibanding beberapa tahun lalu, mulai dari city car, hatchback, SUV, MPV, sampai sedan listrik. Meski begitu, masih ada calon konsumen yang memilih bertahan dengan mobil bensin. Alasannya bukan selalu karena tidak tertarik dengan teknologi baru. Sebagian justru masih memiliki sejumlah kekhawatiran
Baca Lebih Lanjut

Spesifikasi Mercedes-AMG CLE 646, Cuma 30 Unit dan Bertenaga 646 PS!

September 30, 2026
Mercedes-AMG kembali membuat mobil yang bukan sekadar kencang, tetapi juga sangat terbatas. Kali ini datang dari Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung, coupe performa tinggi yang dikembangkan dengan fokus utama pada driving dynamics. Menariknya, mobil ini bukan sekadar CLE 53 yang diberi tambahan tenaga. Mercedes-AMG melakukan perubahan besar pada mesin, sistem penggerak, bodi, suspensi, aerodinamika hingga bobot
Baca Lebih Lanjut

Mau Beralih dari Mobil Bensin ke Listrik? Pahami 7 Hal Ini Sebelum Beli

September 30, 2026
Beralih dari mobil bensin ke listrik sekarang bukan lagi sekadar mengikuti tren. Pilihan mobil listrik di Indonesia semakin beragam, mulai dari city car, hatchback, SUV, sampai MPV. Infrastruktur pengisian daya juga terus bertambah sehingga penggunaan mobil listrik semakin mudah dibanding beberapa tahun lalu. Namun, membeli mobil listrik tetap membutuhkan pertimbangan yang berbeda dibanding mobil bermesin
Baca Lebih Lanjut