Simak Dulu Fakta-fakta Tentang Busi

Maret 22, 2020
By Thomas W
Simak Dulu Fakta-fakta Tentang Busi-otospector

Kita semua tentu+ tahu tentang peran busi di dalam proses pembakaran. Karena fungsinya yang begitu vital tersebut, maka busi punya usia pakai. Bahkan pada saat fungsinya terkesan masih optimal sekalipun, busi sudah harus diganti jika memang sudah waktunya.

Nah, mari kita simak beberapa fakta agar lebih mengenal fungsi busi dalam sebuah mesin kendaraan.

#1: Perlu pergantian berkala

Simak Dulu Fakta-fakta Tentang Busi

Pergantian sebuah busi selalu didasari atas dua faktor yakni jarak tempuh pemakaian dan tingkat kerusakan. Dua faktor ini sesungguhnya saling terkait satu sama lain.

Berbeda dengan pelumas, busi tidak dipengaruhi waktu. Jika mesin didiamkan lama atau tidak bekerja, busi tidak mengalami perubahan. Menurut penelitian, setiap jenis busi menentukan usia pemakaian. Setiap jenis berbeda usia dan masa pakainya.

#2: Jenis busi di pasaran

Simak Dulu Fakta-fakta Tentang Busi

Saat ini terdapat tiga jenis busi yang beredar yakni busi tanpa logam mulia, busi logam mulia tunggal, dan busi logam mulia ganda. Tingkat keausan dari masing-masing jenis berbeda-beda.

Apa sebenarnya pengertian keausan? Kepala busi yang berada dalam ruang pembakaran dilengkapi dua elektroda, yaitu elektroda pusat dan elektroda ground. Dua ujung busi itu berfungsi menghasilkan percikan listrik untuk memulai proses pembakaran dalam blok silinder.

Busi dikatakan aus jika celah antar-elektroda semakin renggang akibat pengikisan.

Baca juga: Bukan Hanya karena Aki, Ini 5 Penyebab Lain Mengapa Mobil Susah Distarter

#3: Bilamana busi diganti?

Simak Dulu Fakta-fakta Tentang Busi

Pada mobil, celah normal dua elektroda berjarak 0,8-0,9 mm. Bila melebihi batas, misalnya dari 0,8 mm menjadi 1 mm, maka busi harus diganti. Celah yang lebar membuat lompatan arus jadi sulit. Semakin jauh jaraknya, suplai tegangan listrik yang dibutuhkan lebih besar.

Jika kondisi keausan dibiarkan, maka akan terjadi berbagai kendala. Contoh komponen kelistrikan rusak, idle mesin tak stabil, akselerasi turun, sulit distarter hingga konsumsi bahan bakar meningkat.

#4: Jenis busi dan keausannya

Simak Dulu Fakta-fakta Tentang Busi

Dalam perhitungan pemakaian per kilometer, busi tanpa logam mulia adalah yang terendah. Sebenarnya busi jenis ini sudah tidak populer lantaran kedua elektrodanya adalah nikel yang tingkat keausannya tinggi. Apalagi mengingat mesin-mesin saat ini umumnya berkompresi tinggi. Pergantiannya setiap 20.000 km.

Pada busi logam mulia tunggal,  elektroda pusatnya menggunakan iridium atau platinum, pada bagian elektroda pusatnya. Busi semacam ini umumnya digunakan untuk keperluan modifikasi dalam rangka mendongkrak performa.

Dalam hal modifikasi, kilometer pemakaiannya sangat berbeda-beda. Sebab mobil yang dimodifikasi punya kondisi mesin bervariasi. Setiap kondisi mesin mempengaruhi kinerja busi itu sendiri.

Dalam hal durabilitas, antara busi logam mulia dengan yang standar hasilnya sama. Sedangkan pada busi logam mulia ganda, masa pakainya lebih lama yakni sekitar 100.000 km. Kedua elektroda yang dipakai cukup kuat menahan pengikisan sehingga masa pakainya lebih awet.

Baca juga: Mengecek Problem Pada Rem Mobil Bekas? Simaklah 6 Indikasi Ini

Demikian secuplik peran busi dalam proses pembakaran di mesin. Dengan busi yang sesuai dengan peruntukannya, maka performa mesin jadi semakin optimal dan lebih awet.

Namun jangan lupa, meski ada perhitungan “resmi” tentang usia pakai, tidak menutup kemungkinan busi bisa bermasalah di tengah jalan. Karena itu, busi juga perlu perhatian khusus agar tetap awet dalam pemakaian.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Sama-sama Busi, Tapi Antara Mobil ICE dengan Mobil Hybrid Banyak Bedanya  

Juni 13, 2026
Selain mobil berbahan bakar bensin dengan pembakaran dalam (internal combustion engine – ICE), saat ini kita juga mulai akrab dengan teknologi mobil hybrid dan mobil listrik. Di antara kedua mobil berteknologi terbaru itu, mobil hybrid-lah yang masih rada-rada mirip dengan mobil ICE. Soalnya keduanya sama-sama masih pakai mesin berbahan bakar bensin. Tapi sebenarnya kalau kita
Baca Lebih Lanjut

Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Garansi Pabrikan vs Garansi Mobil Bekas Independen

Juni 11, 2026
Membeli mobil bekas sering menjadi pilihan cerdas bagi banyak masyarakat Indonesia. Selain harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru, pembeli juga bisa mendapatkan kendaraan dengan fitur yang masih modern dan kondisi yang masih sangat layak pakai. Namun, ada satu hal yang sering membuat calon pembeli ragu, yaitu soal garansi. Tidak sedikit Otofriends yang menemukan mobil
Baca Lebih Lanjut

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut