6 Ciri Transmisi Matic Mobil Bermasalah

November 13, 2017
By jandika
6 Ciri Transmisi Matic Mobil Bermasalah-otospector

Mobil dengan transmisi matic kini banyak dipilih orang karena lebih nyaman dikendarai. Enaknya berkendara dengan mobil matic pun makin terasa bila berada di tengah keadaan jalanan yang macet. Tidak perlu deh menahan kopling berlama-lama hingga kaki menjadi pegal.

Biarpun operasinya simpel, namun jika tidak dirawat dengan baik, transmisi pun bisa cepat rusak! Kondisi tersebut untungnya bisa diketahui dari beberapa gejala yang muncul seperti berikut ini:

#1: Sentakan Saat Mengoper Gigi

Perhatikan saat Anda memindahkan gigi pada berbagai posisi transmisi matic, P-N-D-R dan sebaliknya, apakah perpindahan terasa halus? Perpindahan transmisi matic yang normal harus terasa halus.

Jika Anda merasakan hentakan pada saat memindahkan gigi atau perpindahan gigi saat berkendara, maka ini adalah salah satu gejala transmisi matic mobil bermasalah. Hal ini bisa terjadi karena kerusakan pada solenoid pressure, sensor speed TCM atau pengerasan pada piston.

#2: Sulit Menanjak

Transmisi Matic Menanjak

Saat berkendara melewati jalan yang menanjak, disarankan untuk menggunakan gigi L atau D1 pada mobil matic. Posisi ini sebenarnya sama seperti posisi gigi “1” pada mobil manual, agar mobil lebih bertenaga saat menanjak.

Mobil yang tidak kuat melaju di jalanan menanjak walau gigi L atau D1 sudah dimasukkan dan pedal gas ditancap, menandakan trouble pada transmisi matic mobil. Bila hal ini Anda alami, lebih baik langsung lakukan pengecekan ke bengkel atau montir langganan.

#3: Tuas Tak Dapat Berpindah

Saat akan melajukan mobil, tentu Anda melakukan perpindah gigi dari posisi P (park) ke gigi D. Namun, ketika Anda akan mengoperkannya dan tuas tak dapat berpindah, jangan panik! Perlu Anda ketahui, kerusakan yang terjadi dengan gejala tersebut adalah karena switch rem yang rusak.

Bila terjadi kerusakan pada bagian tersebut, transmisi matic akan menyampaikan sinyal bahwa pengendara tak dapat menginjak rem. Itu mengapa, tuas gigi pun tidak bisa berpindah. Ini merupakan bentuk pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan dalam berkendara.

Baca juga: Transmisi Otomatis Mobil Panjang Umur, Ini 5 Syaratnya!

#4: Gigi Tak Berpindah Walau Tuas Sudah Dioper

Transmisi Matic

Suatu hari mungkin Anda tengah menyetir dan melakukan oper gigi yang lebih tinggi, namun mobil tetap terasa berat saat digas. Ini menandakan bahwa gigi tak berpindah walau tuas transmisi sudah dioper. Hal tersebut pun merupakan gejala kerusakan dari transmisi mobil matic Anda.

Kerusakan yang terjadi pada transmisis adalah kabel untuk menggeser lengan selektor pada gearbox putus. Lengan tersebut pun tidak bergerak ketika tuas digeser. Akibatnya, walau tuas sudah dioper, namun perpindahan gigi tidak masuk.

#5: Muncul Dengung Saat Dikendarai

Transmisi matic yang kurang terlumasi akan membuat komponen-komponen di dalamnya saling bergesekan. Saat terjadi kondisi yang demikian, akan muncul suara mendengung serta bunyi gesekan benda metal. Jika dibiarkan, lama-kelamaan suara pun akan bertambah keras.

#6: Mobil Bergetar

Saat tengah menyetir mobil kemudian mobil terasa bergetar setelah melakukan perpindahan gigi, berhati-hatilah! Ini merupakan salah satu indikasi yang menandakan terjadinya kerusakan pada transmisi matic mobil Anda. Kejadian ini sendiri disebabkan oleh kondisi plat dan juga kampas yang tak lagi prima atau sudah gosong.

Baca juga: Menanjak Pakai Mobil Transmisi Otomatis? Ini Tipsnya!

Memeriksa Transmisi Matic pada Mobil Bekas

Pengecekan Mesin Mobil Bekas

Saat hendak membeli mobil matic bekas, memeriksa kondisi dan kinerja transmisi matic sangatlah penting, karena kerusakan transmisi matic merupakan salah satu komponen termahal jika perlu perbaikan.

Ikuti tips di atas untuk memastikan transmisi masih berfungsi normal, dan jangan lupa juga periksa kondisi oli matic. Pastikan tidak ada kebocoran, volume nya cukup dan warna nya merah transparan. Ada baiknya Anda membawa mekanik yang ahli dan berpengalaman agar Anda tidak salah pilih mobil.

Hal yang paling penting bagi Anda pemilik mobil bertransmisi matic adalah melakukan perawatan dan pengecekan berkala. Dengan melakukan hal-hal tersebut, kondisi transmisi pun tetap terjaga dan mobil pun tak akan mengalami kendala selama digunakan. Semoga ulasan OtoSpector di atas bermanfaat!

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Chery J6 Tampil Lebih Garang di GIIAS 2026? Simak Spesifikasi, Fitur, dan Bocoran Terbarunya!

Juli 29, 2026
Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) selalu menjadi ajang bagi produsen otomotif untuk memperkenalkan teknologi dan produk terbaru. Setelah sukses mencuri perhatian sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia, Chery J6 diprediksi kembali menjadi salah satu model yang ramai dikunjungi pengunjung di GIIAS 2026. Otofriends, SUV listrik ini memang punya daya tarik yang berbeda dibanding
Baca Lebih Lanjut

Changan Nevo Q05 Siap Debut di GIIAS 2026? Intip Spesifikasi SUV Hybrid Canggih!

Juli 29, 2026
Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 diprediksi kembali menjadi ajang unjuk gigi berbagai merek otomotif dunia. Selain produsen yang sudah lama hadir di Indonesia, sejumlah brand asal China juga diperkirakan akan memperkenalkan produk-produk terbarunya, termasuk Changan Automobile. Salah satu model yang cukup menarik perhatian adalah Changan Nevo Q05, SUV berteknologi plug-in hybrid (PHEV)
Baca Lebih Lanjut

Lepas E4 Siap Bikin Heboh! Intip Harga dan Spesifikasi Lengkap SUV Listrik Baru Penantang BYD Atto 3

Juli 28, 2026
Persaingan mobil listrik di Indonesia semakin menarik. Setelah kehadiran berbagai merek asal China seperti BYD, Chery, Geely, hingga AION, kini muncul pemain baru bernama Lepas yang siap meramaikan pasar Tanah Air melalui SUV listrik pertamanya, yaitu Lepas E4. Otofriends, mungkin nama Lepas masih terdengar asing. Wajar saja, karena merek ini merupakan brand otomotif baru yang
Baca Lebih Lanjut