Beli Mobil Bekas? Ketahui dan Siapkan Juga Biaya Tambahan

Januari 22, 2018
By jandika
Beli Mobil Bekas? Ketahui dan Siapkan Juga Biaya Tambahan-otospector

Apakah Anda tengah mempersiapkan diri untuk membeli mobil di awal tahun ini? Selain mengeluarkan uang untuk membeli mobil, ternyata ada pula biaya tambahan lain yang perlu dipersiapkan.

Kira-kira biaya tersebut mencakup apa saja? Supaya tidak kaget dan bisa mempersiapkan keuangan lebih matang, ketahui dulu daftarnya di bawah ini.

#1: Biaya Provisi

Kredit Mobil Bekas

Jika Anda membeli mobil bekas dengan cara mencicil, ada biaya yang keluar saat Anda melakukan pembelian cicilan yaitu biaya provisi alias administrasi.

Besarnya biaya tambahan ini sendiri dapat berbeda sesuai dengan tempat pengajuan pinjaman. Faktor lain yang memengaruhi nominal biaya provisi adalah harga mobil yang akan dibeli.

Di samping biaya provisi ada pula biaya yang disebut dengan fidusia atau biaya tanda bukti kepercayaan. Saat Anda mengajukan pinjaman uang ke leasing, umumnya biaya fidusia yang dikenakan berkisar Rp50 ribu.

#2: Biaya Pengecekan

OtoSpector Inspeksi Kendaraan

Sebelum melakukan pembelian, sebaiknya sewa jasa inspeksi atau pengecekan mobil bekas untuk memastikan kondisi serta kualitas mobil bekas idaman Anda. Salah satu jasa pengecekan mobil bekas terpercaya adalah OtoSpector.

Biaya pemeriksaan sendiri tergantung pada jenis mobil yang akan Anda beli. Nominalnya pun sangat terjangkau. Dengan melakukan pemeriksaan, Anda bisa terhindar dari risiko mengeluarkan uang lebih banyak!

Siapa tahu mobil bekas yang Anda beli menyimpan banyak masalah. Anda pun tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk men-servis dan memperbaiki mobil tersebut.

Baca Juga: 4 Alasan Anda Harus Cek Kondisi Sebelum Beli Mobil Bekas

#3: Biaya Balik Nama

Trik Tukar Tambah Mobil Bekas

Saat membeli mobil bekas, mau tak mau Anda pun harus membayar biaya lain untuk mengganti kepemilikannya. Proses ini kerap disebut sebagai balik nama.

Ada dua pembagian biaya yang harus dibayarkan untuk mengurus balik nama kepemilikan mobil yaitu, biaya pajak dan juga non pajak.

Beberapa poin yang termasuk sebagai biaya pajak ialah:

  • Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang nominalnya 1,5% dari nilai jual kendaraan.
  • Biaya Balik Nama Kendaraan bermotor (BBN KB) yaitu 2/3 dari PKB.
  • Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
  • Administrasi STNK.
  • Biaya Administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Sementara itu beberapa poin yang termasuk sebagai biaya non pajak adalah:

  • Biaya pengesahan hasil cek fisik.
  • Pendaftaran balik nama STNK.
  • Biaya pendaftaran balik nama BKPB.

Besaran dari biaya tersebut pun umunya berbeda-beda sesuai dengan daerah tempat tinggal.

Baca juga: Mengenali BPKB Asli atau Palsu, Begini Ciri-cirinya

#4: Biaya Asuransi

Asuransi Mobil

Biaya tambahan lain yang biasanya dikeluarkan saat seseorang membeli mobil bekas adalah asuransi. Biaya ini bersifat opsional jika Anda membeli secara cash, tapi diharuskan jika And membeli secara kredit.

Jumlah biaya premi yang harus disetorkan sendiri ditentukan oleh jenis mobil serta usianya. Hal ini dipengaruhi oleh kemungkinan kerusakan yang lebih besar dari mobil yang usianya lebih tua.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Garansi Pabrikan vs Garansi Mobil Bekas Independen

Juni 11, 2026
Membeli mobil bekas sering menjadi pilihan cerdas bagi banyak masyarakat Indonesia. Selain harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru, pembeli juga bisa mendapatkan kendaraan dengan fitur yang masih modern dan kondisi yang masih sangat layak pakai. Namun, ada satu hal yang sering membuat calon pembeli ragu, yaitu soal garansi. Tidak sedikit Otofriends yang menemukan mobil
Baca Lebih Lanjut

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut