5 Mobil Bekas Sunroof di Bawah Rp150 Juta yang Masih Menarik, Tapi Jangan Lupa Cek Risiko Bocor!

September 17, 2026
By Getan Metodius
5 Mobil Bekas Sunroof di Bawah Rp150 Juta yang Masih Menarik, Tapi Jangan Lupa Cek Risiko Bocor!-otospector

Punya budget sekitar Rp150 juta tapi ingin mobil bekas dengan fitur yang terasa lebih premium? Otofriends, pilihan mobil dengan sunroof sekarang tidak harus selalu identik dengan harga ratusan juta rupiah.

Di pasar mobil bekas, beberapa model lama yang sudah dibekali sunroof atau panoramic sunroof kini bisa ditemukan di kisaran Rp150 jutaan, bahkan ada yang berada sedikit di bawah angka tersebut.

Namun, ada satu hal yang jangan sampai terlupakan. Membeli mobil bekas dengan sunroof bukan hanya soal mendapatkan fitur keren dengan harga murah.

Kondisi atap kacanya juga harus diperiksa secara serius.

Sebab, sunroof memiliki komponen tambahan seperti kaca, seal, mekanisme pembuka, rel, serta jalur pembuangan air. Ketika salah satu bagian tersebut bermasalah, air hujan bisa masuk ke kabin dan menimbulkan masalah baru.

Jadi, apakah ada mobil bekas sunroof di bawah Rp150 juta yang masih layak diburu?

Ada. Tetapi kuncinya bukan sekadar memilih model, melainkan menemukan unit yang kondisi sunroof-nya benar-benar terawat.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id

Mengapa Mobil Bekas dengan Sunroof Menarik?

Sebelum masuk ke daftar mobil, kita bahas dulu kenapa fitur ini masih banyak dicari.

Sunroof memberikan sensasi kabin yang lebih terang dan terasa lapang. Pada jenis panoramic sunroof, area kaca yang lebih besar bahkan bisa membuat sebagian besar bagian atap terlihat terbuka dari dalam kabin.

Kia, misalnya, menjelaskan bahwa sunroof dapat membantu memberikan pencahayaan alami, sirkulasi udara, sekaligus membuat kabin terasa lebih luas.

Di sisi lain, fitur ini juga punya nilai jual tersendiri ketika mobil dipasarkan kembali.

Masalahnya, usia kendaraan bekas membuat kondisi sunroof menjadi faktor penting.

Mobil bisa saja mesinnya sehat, transmisinya responsif, dan bodinya mulus, tetapi kalau sunroof bocor, biaya perbaikannya bisa menjadi pengeluaran tambahan.

Karena itu, jangan sampai tergoda hanya karena melihat tulisan “sunroof” pada iklan.

1. Wuling Almaz 2019

Kalau mencari SUV bekas dengan panoramic sunroof di sekitar Rp150 juta, Wuling Almaz menjadi salah satu nama yang cukup menarik.

Pada generasi awalnya, Almaz sudah menawarkan panoramic sunroof berukuran sekitar 0,82 meter persegi. Wuling menyebut ukuran tersebut sebagai salah satu daya tarik utama Almaz ketika pertama kali diperkenalkan.

Menariknya, pantauan pasar bekas pada September 2026 menunjukkan beberapa Almaz 2019 sudah berada di kisaran Rp145 juta-Rp150 juta.

Di Mobil123, misalnya, terdapat listing Almaz 1.5 Exclusive 5-seater 2019 dengan harga Rp147 juta dan unit 7-seater sekitar Rp150 juta.

Listing lain di OLX juga memperlihatkan Almaz 2019 dengan panoramic sunroof di kisaran Rp145 juta-Rp149 juta.

Kenapa Menarik?

Selain panoramic sunroof, Almaz menawarkan mesin 1.5 liter turbo dan berbagai fitur yang cukup lengkap untuk ukuran mobil bekas di rentang harga tersebut.

Namun, Otofriends harus lebih teliti pada bagian atap.

Coba buka dan tutup panoramic sunroof beberapa kali. Dengarkan apakah motor bekerja halus atau terdengar suara kasar.

Periksa juga bagian plafon di sekitar kaca.

Kalau terlihat noda kekuningan, bekas air, atau lapisan plafon berubah warna, jangan buru-buru melakukan transaksi.

Baca juga: City Car Bekas Terbaik 80-100 Jutaan, Pilihan Irit Buat Anak Muda dan First Buyer

2. Honda HR-V 1.8 Prestige

Honda HR-V generasi pertama juga bisa menjadi pilihan menarik, terutama varian 1.8 Prestige.

Ketika diluncurkan di Indonesia, Honda memang menyediakan Power Panoramic Sunroof pada varian Prestige. Mobil tersebut menggunakan mesin 1.8 liter SOHC i-VTEC 4-silinder dengan tenaga maksimum 139 PS dan torsi 172 Nm.

Untuk pasar bekas, HR-V generasi awal kini sudah mulai masuk rentang harga Rp150 jutaan.

Bahkan, pantauan listing saat ini menunjukkan beberapa HR-V 2015-2017 berada di sekitar Rp142 juta-Rp150 juta, meskipun tipe dan kondisinya berbeda-beda.

Jangan Salah Pilih Varian

Nah, ini penting.

Tidak semua HR-V generasi pertama memiliki sunroof.

Jadi, jangan hanya mencari berdasarkan tahun.

Pastikan unit yang kamu incar memang varian Prestige dan fitur panoramic sunroof masih berfungsi dengan baik.

Selain itu, periksa kondisi seal dan area plafon.

Mobil yang sudah berusia sekitar satu dekade membutuhkan perhatian ekstra karena material karet dan komponen mekanis tentu sudah mengalami proses penuaan.

3. Kia Sportage Bekas

Kia Sportage generasi lama juga bisa masuk radar Otofriends yang ingin SUV dengan nuansa premium.

Beberapa varian Sportage pada generasi tertentu tersedia dengan panoramic sunroof. Dokumentasi Kia untuk Sportage menunjukkan fitur panoramic sunroof tersedia pada varian tertentu, tergantung spesifikasi dan pasar.

Untuk model bekas yang usianya sudah cukup tua, harga memang dapat masuk ke kisaran Rp150 juta atau bahkan lebih rendah tergantung tahun dan kondisi.

Namun, justru karena usianya lebih tua, pemeriksaan menjadi semakin penting.

Periksa Rel dan Mekanisme

Pada sunroof yang bisa dibuka-tutup, perhatikan pergerakan kacanya.

Apakah gerakannya tersendat?

Apakah kaca berhenti sebelum posisi seharusnya?

Apakah terdengar bunyi berderit?

Kalau ada gejala tersebut, jangan menganggapnya sebagai masalah kecil sebelum mendapatkan diagnosis.

Mekanisme sunroof memiliki beberapa bagian yang saling bekerja, sehingga kerusakan pada satu bagian bisa ikut memengaruhi komponen lainnya.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

4. Honda CR-V Generasi Lama

Honda CR-V Generasi Lama

Honda CR-V juga layak dipertimbangkan oleh Otofriends yang ingin SUV dengan fitur atap kaca pada budget mobil bekas yang lebih terjangkau.

Tetapi, sama seperti Sportage, pilihan di bawah Rp150 juta umumnya berarti kamu harus melihat unit dengan usia lebih tua.

Artinya, kondisi unit lebih penting daripada sekadar tahun atau tipe.

Pada mobil berusia lebih dari 10 tahun, pemeriksaan kebocoran harus menjadi prioritas.

Cek Setelah Hujan Kalau Bisa

Ini salah satu trik sederhana yang sangat berguna.

Kalau memungkinkan, lihat mobil setelah terkena hujan.

Periksa bagian:

  • Plafon.
  • Pilar A.
  • Karpet depan.
  • Karpet belakang.
  • Area sekitar kaca atap.
  • Bagasi.

Bekas air terkadang tidak langsung terlihat dari bagian luar.

Justru noda atau kelembapan di interior bisa menjadi petunjuk bahwa ada masalah pada sistem kedap air.

5. Mobil dengan Sunroof yang Harganya Turun karena Usia

Selain model-model di atas, Otofriends juga bisa menemukan berbagai sedan, hatchback, atau SUV lawas dengan fitur sunroof di bawah Rp150 juta.

Tetapi untuk kategori ini, jangan terpaku pada daftar model.

Fokuslah pada kondisi unit.

Kenapa?

Karena dua mobil dengan tahun dan tipe sama bisa memiliki kondisi sunroof yang sangat berbeda.

Unit pertama mungkin selalu disimpan di garasi dan rutin dirawat.

Unit kedua mungkin setiap hari parkir di bawah panas matahari dan jarang diperiksa.

Keduanya sama-sama terlihat bagus di foto.

Tetapi risikonya tentu tidak sama.

Apakah Mobil Sunroof Bekas Bisa Dipastikan Tidak Bocor?

Jawabannya: tidak ada yang bisa menjamin hanya berdasarkan model atau tahun mobil.

Ini bagian yang sangat penting.

Sunroof bukan fitur yang otomatis akan bocor setelah mobil berusia tertentu.

Sebaliknya, mobil tua juga tidak otomatis pasti bocor.

Kondisi sebenarnya sangat bergantung pada perawatan dan kondisi komponen.

Karena itu, istilah “aman dari bocor” sebaiknya dipahami sebagai unit yang setelah diperiksa tidak menunjukkan indikasi kebocoran, bukan jaminan bahwa mobil tersebut selamanya tidak akan bocor.

Baca juga: Mobil Bekas Eropa Di Bawah 100 Juta, Keren Tapi Harus Paham Cara Mainnya!

6 Bagian Sunroof yang Wajib Dicek

1. Seal atau Karet Kaca

Perhatikan karet di sekeliling sunroof.

Cari tanda seperti:

  • Retak.
  • Getas.
  • Robek.
  • Mengendur.
  • Tidak menempel sempurna.

Karet yang sudah tidak bagus dapat mengurangi kemampuan sistem dalam menahan air.

2. Jalur Drainase

Ini salah satu bagian paling penting.

Sunroof pada banyak kendaraan memiliki jalur drainase untuk mengalirkan air yang masuk ke area tertentu agar tidak langsung masuk ke kabin.

Kalau jalurnya tersumbat kotoran, air dapat menggenang dan mencari jalan lain.

Karena itu, pemeriksaan drainase perlu dilakukan dengan benar dan tidak asal memasukkan benda keras ke dalam saluran.

3. Rel Sunroof

Periksa apakah rel bergerak lancar.

Rel yang kotor atau mekanismenya bermasalah dapat membuat kaca bergerak tidak normal.

4. Motor Elektrik

Untuk sunroof elektrik, coba semua fungsi.

Buka.

Tutup.

Tilt.

Kembali ke posisi semula.

Kalau motor terdengar terlalu berat atau gerakan kaca tersendat, minta pemeriksaan lebih lanjut.

5. Plafon

Jangan hanya melihat kaca.

Lihat plafon di sekelilingnya.

Bekas noda air bisa menjadi petunjuk adanya masalah yang pernah terjadi.

6. Karpet dan Pilar

Periksa bagian bawah karpet dan area pilar.

Kelembapan atau bau apek bisa menjadi tanda yang patut dicurigai.

Jangan Cuma Tes Sunroof, Lakukan Tes Air

Kalau penjual mengizinkan, pemeriksaan kebocoran dapat dilakukan menggunakan air secara terkontrol.

Namun, jangan menyemprotkan air bertekanan tinggi langsung ke celah seal karena justru bisa menghasilkan kondisi yang tidak merepresentasikan hujan normal.

Setelah terkena air, periksa bagian dalam kabin.

Lihat apakah ada air yang merembes melalui area kaca atau plafon.

Kalau ditemukan kelembapan, jangan langsung menganggap hanya masalah sepele.

Cari tahu sumbernya terlebih dahulu.

Waspadai Mobil Bekas Sunroof yang Terlihat Terlalu Murah

Harga murah memang menarik.

Tetapi Otofriends harus bertanya:

Kenapa harganya jauh di bawah pasar?

Apakah karena pemilik membutuhkan uang cepat?

Atau ada pekerjaan rumah yang belum diselesaikan?

Misalnya sebuah Wuling Almaz 2019 memang sudah bisa ditemukan di kisaran Rp145 juta-Rp150 juta pada sejumlah listing saat ini.

Artinya, harga tersebut memang bisa menjadi realitas pasar.

Namun, kalau ada unit dengan harga yang jauh lebih rendah, pemeriksaan harus semakin ketat.

Jangan sampai uang yang berhasil dihemat Rp10 juta justru habis untuk memperbaiki sunroof, transmisi, kaki-kaki, atau komponen lain setelah mobil dibeli.

Lebih Baik Bayar Inspeksi daripada Menebak Kondisi

Kalau kamu serius ingin membeli mobil bekas sunroof, pemeriksaan menyeluruh sebaiknya masuk dalam budget.

Jangan hanya mengandalkan test drive selama 10 menit.

Mobil bekas memiliki banyak bagian yang tidak bisa dinilai hanya dari suara mesin dan tampilan bodi.

Pemeriksaan pihak ketiga juga dapat membantu memberikan gambaran lebih objektif mengenai kondisi mobil sebelum transaksi.

Apalagi untuk kendaraan yang memiliki fitur tambahan seperti sunroof atau panoramic roof.

Tujuannya sederhana:

supaya kamu membeli mobil berdasarkan kondisi sebenarnya, bukan sekadar berdasarkan foto iklan.

Checklist Sebelum Membeli Mobil Bekas Sunroof

Sebelum memberikan tanda jadi, pastikan Otofriends sudah mengecek:

Eksterior

  • Kondisi kaca sunroof.
  • Kondisi seal.
  • Ada atau tidak retakan.
  • Ada bekas perbaikan di atap.
  • Ada indikasi bekas tabrakan.

Mekanisme

  • Sunroof bisa membuka.
  • Sunroof bisa menutup.
  • Fungsi tilt bekerja.
  • Motor tidak berbunyi kasar.
  • Gerakan kaca tidak tersendat.

Interior

  • Plafon tidak bernoda.
  • Tidak ada bau apek.
  • Karpet tidak lembap.
  • Pilar tidak menunjukkan bekas air.

Riwayat

  • Riwayat servis tersedia.
  • Riwayat perawatan sunroof diketahui.
  • Tidak ada indikasi mobil pernah terendam banjir.
  • Tidak ada bekas perbaikan atap yang mencurigakan.

Mobil bekas dengan sunroof di bawah Rp150 juta memang bukan sesuatu yang mustahil.

Wuling Almaz 2019 menjadi salah satu contoh paling menarik karena sejumlah unit panoramic sunroof saat ini sudah berada di sekitar Rp145 juta-Rp150 juta.

Honda HR-V generasi awal varian Prestige juga menarik karena sejak awal memang sudah dibekali Power Panoramic Sunroof.

Sementara beberapa SUV lawas seperti Kia Sportage dan Honda CR-V dapat menjadi alternatif, tergantung tahun, varian, kondisi, serta harga unit yang ditemukan.

Tetapi ingat, Otofriends.

Jangan mencari mobil yang sekadar “punya sunroof”. Cari mobil yang sunroof-nya masih sehat.

Sebab, fitur premium pada mobil bekas bisa menjadi nilai tambah, tetapi juga bisa berubah menjadi sumber pengeluaran kalau kondisinya diabaikan.

Jadi sebelum tergoda harga murah, buka-tutup sunroof, periksa seal, cek plafon, perhatikan jalur drainase, lakukan test drive, dan bila perlu gunakan inspeksi profesional.

Karena mendapatkan mobil bekas sunroof murah itu menyenangkan.

Tapi mendapatkan mobil bekas sunroof murah, sehat, dan tidak menyimpan pekerjaan rumah besar tentu jauh lebih penting.

Cari mobil bekas yang berkualitas dan bergaransi Otospector cuma di Otos.id.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mitsubishi New Xforce HEV Hadir di GIIAS 2026 Bisa Tempuh 1.000 Km! Ini Spesifikasinya

Agustus 04, 2026
Otofriends, Mitsubishi akhirnya ikut meramaikan persaingan mobil hybrid di Indonesia lewat New Xforce HEV. Menariknya, SUV kompak ini bukan sekadar Xforce biasa yang ditambahkan motor listrik. Mitsubishi membawa sistem hybrid generasi kedua yang diklaim mampu memberikan sensasi berkendara lebih halus, senyap, responsif, sekaligus efisien. Setelah resmi diperkenalkan di Indonesia pada 16 Juli 2026, New Xforce
Baca Lebih Lanjut

Jetour T2 i-DM Resmi Tampil di GIIAS 2026! Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 Km

Agustus 03, 2026
Segmen SUV di Indonesia semaakin ramai dengan kehadiran berbagai model elektrifikasi. Salah satu yang sukses mencuri perhatian di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 adalah Jetour T2 i-DM, SUV bergaya boxy yang menggabungkan desain tangguh khas kendaraan petualang dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Otofriends, jika sebelumnya Jetour dikenal lewat model Dashing
Baca Lebih Lanjut

Yuk, Intip Kemewahan dan Kenyamanan Sedan Premium Audi A8L di GIIAS 2026

Agustus 02, 2026
Salah satu mobil di segmen premium yang menarik perhatian pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 adalah The New Audi A8L. Sebagai model tertinggi dalam lini sedan Audi, Audi A8L dirancang untuk konsumennya yang mengutamakan kenyamanan, kemewahan, dan kecanggihan teknologi. Menariknya, semua keistimewaan itu hadir dalam satu paket kendaraan. Biar gak penasaran, seperti apa
Baca Lebih Lanjut