Wadoh! Insentif Tarif Mobil Listrik Tidak Diperpanjang Guys

September 29, 2025
By Getan Metodius
Wadoh! Insentif Tarif Mobil Listrik Tidak Diperpanjang Guys-otospector

Hi otofriends, sedikit ada kabar yang kurang sedep nih dimana pemerintah Indonesia, lewat Kemenperin negesin buat berhentiin insentif mobil listrik umpor dalam bentuk utuk atau CBU (Completely Built Up) di akhir tahun 2025 ini.

Dari peraturan ini, seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Investasi Nomor 6 Tahun 2023 jo. Nomor 1 Tahun 2024, dimana insentif ini ngasih diskon yang cukup besar.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Dimana bea masuk sebesar 0 persen loh dari tarif normal 50 persen dan juga pajak penjualan atas barang mewah juga 0 persen dari 15 persen. 

Dengan begitu, total pajak yang dibebanin pada kendaraan impor berbasis baterai ini cuma 12 persen, jauh lebih rendah sih dari yang seharusnya yaitu 77%.

Seperti dikutip dari Carvaganza, Mahardi Tunggul WIcaksono, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, menegaskan bahwa sejauh ini belum ada pembahasan antarkementerian soal perpanjangan insentif.

“Artinya, bisa kita bilang insentif BEV impor akan berakhir pada akhir 2025, sesuai regulasi yang ada” ucap Tunggul dalam diskusi Forum Wartawan Industri 25/8/2025.

Otofriends harus tahu, program ini udah sukses narik minat investor global, Kemenperin mencatat ada 6 perusahaan telah berpartisipasi dengan rencana penambahan investasi sebesar Rp 15 triliun dengan target kapasitas produksi 305.000 unit.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Mulai PT Geely Motor Indonesia dan PT Era Industri Otomotif yang kerjasama dengan perakitan dengan assembler lokal. PT National Assemblers dan PT Inchape Indomobil Energi yang baru melakukan perluasan kapasitas produksi, lalu ada PT BYD Auto Indonesia dan PT Vinfast Automobile Indonesia yang membuat pembangunan pabrik baru.

Industri EV Melemah:

Program ini udah ngasih bukti kok kalau populasi kendaraan listrik di tanah ini meningkat. Di tahun 2024 aja total kendaraan listrik sampe 207.000 unit, naik 78% dari 116.000 unit di tahun sebelumnya otofriends.

Disaat yang bersamaan sisi lain mobil kendaraan biasa dengan bahan bakar konvensional turun menjadi 82,2% dari 99,64%. Waduh ternyata kondisi nyatanya seperti ini ya otofriends, dimana insentif tadi itu dirasa membuat keseimbangan otomotif jadi berkurang, seperti yang dikritik oleh GAIKINDO.

Ini sih memang keliatannya cukup mengganggu keseimbangan, apalagi buat yang udah lama produksi dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi.

Sekertaris Umum Gaikindo mengungkapkan bahwa penjualan mobil tanah air ini gak lepas dari pemicu-pemicu yang ada ya otofriends, ya bang min juga setuju kok soal ini. Dimana banyak juga terjadi PHK yang tinggi di beberapa perusahaan komponen kendaraan.

Baca juga: Lengkap Lokasi Charging Station Mobil Listrik Jakarta Sampe Makassar

Kebimbangan dan efek negatif dari insentif EV Impor:

Sejalan nih sama GAIKINDO, peneliti LPEM UI Riyanto, seperti dikutip Carvaganza menilai insentif BEV ini cuma nguntungin sektor perdagangan, yang bisa ngasih efek ganda lebih kecil dibanding dengan produksi lokal itu sendiri.

Gini otofriends, jika insentif ini diperpanjang, bakal ada ketidakadilan dan ketidakkonsistenan kebijakan sih. Kredibilitas turun, akan ganggu iklim investasi, dan tidak sesuai sama tujuan awal buat jadiin Indonesia sebagai basis produksi BEV.

Gimana otofriends, kamu bakalan tetep nunggu keputusan baru soal CBU EV ini atau tetep gas ajalah beli dulu?

Baca juga: Mobil Listrik Murah Harga 200 Juta – 500 Juta Jadi Primadona, Ini Dia Pilihannya

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

GAC Bawa Mobil Baru di GIIAS 2026, Siap Tantang BYD hingga Hyundai?

Juli 22, 2026
Kalau kamu mengikuti perkembangan dunia otomotif, Otofriends pasti sadar kalau merek asal China semakin agresif meramaikan pasar Indonesia. Setelah beberapa tahun terakhir nama-nama seperti BYD, Chery, Wuling, hingga Jaecoo mencuri perhatian, kini giliran GAC yang diprediksi bakal menjadi salah satu sorotan utama di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal Guangzhou, China,
Baca Lebih Lanjut

Berani Jamin Kualitas, Bursa Mobil Otos.id Jadi Standar Baru Marketplace Mobil Bekas 

Juli 22, 2026
Di era serba digital seperti sekarang, berburu mobil bekas idaman tak lagi harus menguras tenaga. Cukup bermodalkan smartphone dan koneksi internet, kita sudah bisa menjelajahi berbagai marketplace mobil bekas yang kini semakin menjamur. Keuntungan berburu mobil secara online memang menggiurkan. Mulai dari pilihan unit yang melimpah, harga yang kompetitif, hingga berbagai kemudahan fasilitas pembayaran. Namun,
Baca Lebih Lanjut

Kenalan Sama Si Penantang, Chery Omoda O4 Yang Bakal Debut di GIIAS 2026

Juli 19, 2026
Masih dalam rangka pemanasan menjelang digelarnya Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, ada satu EV yang diperkirakan bakal bikin heboh ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia itu. Berasal dari pabrikan Chery, diperkirakan bakal debut EV andalan terbarunya, Chery Omoda O4. Crossover ini mulai terlihat wara-wiri di sejumlah tempat di Jakarta dalam wujud aslinya dan
Baca Lebih Lanjut