Agar tidak kelelahan nyetir memang sekilas teorinya terkesan gampang. Tetapi sebenarnya, kalau tidak ada niatan yang kuat dari pengemudi, bakal susah juga menjalaninya. Apalagi kalau sebelum menyetir tidak ada persiapan khusus, maka bisa dipastikan kondisi tubuh tidak seratus persen fit.
Situasinya tambah runyam di saat akan mengemudi untuk mudik di hari raya. Masalahnya, menjelang atau sehabis merayakan hari raya di kampung, adalah waktu yang cukup sibuk dengan segala urusan.
Apa yang harus dipersiapkan agar tidak kelelahan nyetir? Yuk, kita perhatikan satu per satu langkah-langkah berikut ini:
Sumber: YourCareEverywhere
Berkendara jarak jauh, bahkan sampai berjam-jam menyetir, tentu diperlukan berupa kondisi tubuh yang fit. Modalnya tentu saja dengan istirahat sebelumnya.
Sudah banyak jurnal kesehatan yang mengulas tentang efek kurangnya istirahat terhadap konsentrasi berkendara. Risikonya, membahayakan pengemudi dan penumpang.
Cara terbaik beristirahat adalah dengan tidur cukup. Disarankan, setidaknya 7-9 jam tidur sebelum menyetir jarak jauh.
Sumber: Everyday Dishes
Memenuhi kebutuhan asupan untuk tubuh dengan makanan bergizi, juga dapat berpengaruh pada kondisi saat menyetir.
Ada beberapa makanan yang disarankan atau setidaknya bisa dikonsumsi sebelum menyetir yaitu protein bar, putih telur,
ikan salmon, dark chocolate, dan buah-buahan.
Sebaliknya ada juga makanan yang bisa merugikan kondisi tubuh. Yaitu makanan tinggi karbohidrat dan mengandung gas seperti nasi putih, pasta, sereal, soft drink, dan roti.
Sumber: Daily Record
Minum saat menyetir bukan cuma untuk menghilangkan haus, tetapi juga agar tubuh tidak kekurangan cairan.
Jika tubuh kekurangan cairan, maka fungsi tubuh akan tidak normal. Salah satunya berkurangnya aliran air ke otak yang menyebabkan seseorang jadi kurang konsentrasi.
Agar tubuh tidak kekurangan cairan, disarankan minum sebesar 30-35 ml per kilogram berat badan. Jadi misalkan Otofriends beratnya 70 kg, maka kebutuhannya sekitar 2,1 – 2,45 liter per hari.
Tentu saja air sebanyak itu tidak diminum sekaligus habis. Bisa juga dibawa sebagai bekal dan diminum saat menyetir.
Sumber: Heatlhline
Tahukah Otofriends, dalam rentang waktu 24 jam atau satu hari, tidak seluruhnya baik untuk mengemudi?
Faktanya, para pengemudi umumnya mengalami kantuk di dua fase yaitu pukul 10.00 – 13.00 serta pukul 24.00 sampai pagi hari.
Tak heran, catatan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebutkan umumnya kecelakaan terjadi pada rentang waktu pukul 00.00 – 13.00.
Dari fakta itulah, Otofriends sebaiknya menghindari berkendara pada waktu tubuh sedang tidak konsentrasi penuh. Atau setidaknya, meningkatkan kewaspadaan di waktu tersebut.
Sumber: HMD Trucking
Sudah banyak dijelaskan dari berbagai sumber, pengemudi wajib beristirahat sejenak setelah mengemudi selama 2-3 jam.
Pada saat beristirahat, Otofriends bisa berbaring atau tidur setidaknya 30 menit.
Setelah tenaga pulih, bisa dilanjutkan dengan berolahraga untuk melakukan peregangan otot, terutama daerah kaki, tangan dan, leher.
Sumber: MPM Rent
Stres adalah faktor yang cukup dominan dalam menyebabkan kelelahan. Apalagi pada stres yang muncul saat menghadapi situasi di jalan seperti kemacetan.
Tentu saja situasi yang kita hadapi di jalan tidak bisa kita perbaiki, tetapi kita bisa merencanakan agar perjalanan jadi lebih terencana.
Salah satu upaya menghindari stres adalah melakukan perjalanan lebih awal sehingga terhindar dari jalanan yang padat. Atau merencanakan perjalanan sehingga bisa menghindari tempat-tempat yang rawan kepadatan.
Sumber: Everypixel
Sebagian besar pengemudi mungkin tidak menyadari kalau posisi duduk saat menyetir sangat berpengaruh pada rasa lelah.
Posisi duduk dan kenyamanan saat menyetir harus benar-benar diperhatikan. Efeknya dapat meningkatkan konsentrasi, tidak mudah letih, sehingga terhindar dari situasi tidak diinginkan.
Posisi duduk yang direkomendasikan adalah punggung tegak 90 derajat. Dengan posisi ini, maka pengemudi diyakini dapat berkonsentrasi penuh.
Memang tidak semua mobil yang sudah berumur bakal tidak sanggup diajak perjalanan jauh. Namun biasanya mobil-mobil tua atau yang usianya sudah di atas 15 tahunan, bakal punya banyak keluhan, terutama dalam hal mesin dan sistem pendinginan.
Tentu saja kondisi setiap mobil bisa berbeda-beda. Karena ada sebagian juga mobil tua yang masih sangat layak dibawa keluar kota karena mendapat perawatan yang baik. Karena itu penting untuk memastikan kondisi setiap mobil.
Untuk memastikan mobil bekas pilihanmu ada dalam kondisi prima, Otofriends bisa menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.
Dengan inspeksi mobil yang dilakukan oleh tenaga profesional, maka kita bisa mendapat gambaran utuh tentang mobil bekas yang akan dibeli.
Bagikan