Musim Hujan Harus Sering Membersihkan Kolong Mobil?

November 20, 2025
By Getan Metodius
Musim Hujan Harus Sering Membersihkan Kolong Mobil?-otospector

Halo otofriends gimana kabarnya nih? Semoga sehat selalu ya, menjelang akhir tahun biasanya bulan yang akhiran “ber” di Indonesia biasanya hujan terus.

Gimana kondisi wilayah tempat tinggal kamu? Apa sama mulai musim ujan juga? Kalau iya berarti ada beberapa hal yang kamu tahu nih untuk perawawatan mobil kamu untuk musim ujan kali ini.

Mobil itu gak cuma urusan mesin aja ya otofriends, interior sampai eksterior juga kamu jangan sampe luput dari perhatian. Seperti pada kolong mobil yang bakal kita bahas kali ini.

Sebab banyak dari otofriends yang suka DM ke Instagram @otospector kalau musim ujan itu harus selalu atau sering nyuci mobil gak sih? Lalu gimana dengan kolongnya? Harus selalu dibersihin juga apa enggak.

Yuk kita bahas disini ya otofriends, jawabannya adalah ya, tentu disarankan kalau musim ujan apalagi sudah memang bulan-bulannya seperti ini, kamu harus sering mencuci mobil plus membersihkan kolong mobilnya.

Penyebab Terjadinya Karat di Mobil

Kolong ini merupakan area yang ngumpet banget dan malah rentan loh air kotor itu ngumpul, lumpur juga bisa numpuk serta sisa garam dari air hujan dan jalanan yang bisa nimbulin masalah kalau dibiarin nih.

Menjaga kebersihan kolong mobil saat musim hujan bisa membantu perawatan mobil kamu, supaya rangka bisa tetap bersih dan dalam jangka panjang nih, kotoran yang numpuk tadi bisa lengser dan gak jadi benalu.

Apa dan kenapa sih bang min harus rutin ngebersihin kolong mobil ketika masuk musim ujan:

#1: Air Hujan Bisa Bikin Karat.

Akal-akalan Nakal Soal Bodi Saat Jual Beli Mobil Bekas

Hi otofriends, air hujan sifatnya beda sama air biasa, dia lebih spesifik lebih asam apalagi bercampur sama lumpur atau debu. Waduh, percikan-percikan kotoran ini bisa nempel kenceng banget pada bagian sambungan bawah mobil, bahkan sampe baut.

Kalo enggak dibersihin, weleh-weleh dia bakal ngering dan nimbulin sifat asam yang tinggi dan bisa bikin oksidasi logam jadi cepet banget dan karat pun hadir. Mending rejeki yang hadir bertubi-tubi daripada karat begini.

Karat ini bisa dapet pelan-pelan loh, gak keliatan dari luar, awalnya sih ya elah cuma bintik gak gak bikin kamu sadar, tapi seiring berjalannya waktu dia bisa menyebar dan malah rusak struktur kolong mobil ya, mulai sasis, sampai suspensi dan juga knalpot.

Amit-amit kalau ini terjadi dan karat udah terlalu numpuk, serta grogotin bagian vital kolong mobil, perbaikannya itu ribet dan mahal, mencuci atau rajin bersihin kolong mobil saat musim hujan tiba adalah cara mudah dan murah untuk cegah karat timbul.

Baca juga: Hati-hati, Celaka! Begini Cara Aman Ganti Ban di Jalan Tol

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

#2: Kolong Yang Kotor Bisa Terganggu Fungsinya.

Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil

Kalau karat tadi udah paham kan ya, nah selain itu ada juga lumpur yang kering lalu nempel tadi bisa ganggu kinerja dari komponen yang ada dikolong mobil loh otofriends. Ketika contoh aja lumpur nempel pada sistem pengereman, ini bisa jadi gigitan cakram gak sempurna.

Lalu kalau kamu tahu sistem pengereman ABS, jika kotoran menumpuk dan setia disana, ini bisa ganggu sensornya juga loh. Jadinya indikator pada dashboard nyala terus, padahal lahdalah kagak ada hal yang mengkhawatirkan, cuma debu dan lumpur nya kebanyakan.

Gak lucu dong cuma gara-gara hal nyeleneh gini kamu kepikiran dan panik malah nyervis mobil yang mahal hanya karna indikator nyala.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Catet Nih, Tarif Tol Jakarta – Bandung 2025 Buat Liburan

#3: Bersihin Kolong Mobil Rutin Sekarang.

Beraneka Cairan Ini Bisa Merusak Body Mobil. Catat Ya!

Saat musim hujan tiba, bukan malah membuat kita malas nyuci mobil ya, melaikan balik persepsi itu. Dan otofriends, bersihin kolong mobil enggak selalu harus ke tempat pencucian mobil kok kalau kamu enggak sempet.

Dirumah aja bisa, kamu harus pakai air tekanan tinggi, semprot bagian bawah kendaraan kamu. Mulai dari bagian roda dan knalpot dulu, pakai sikat untuk bersihin lumpur-lumpur yang gak berguna itu.

Jika memang kamu bisa membersihkan lebih detail lagi lebih baik, atau jika memang mau dirutinkan dan dekat dengan pencucian mobil, kamu bisa kesana ya otofriends. 

Semoga pembahasan ini bisa bikin kamu lebih ngerti akan bahayanya karat dan memberikan jawaban buat yang masih bingung kalau musim ujan itu kolong mobil harus dibersihin apa enggak sih.

Bagiin artikel ini ke temen-temen kamu dan jangan lupa follow instagram @otospector dan percayain Otospector sebagai jasa inspeksi mobil bekas dan garansi mobil bekas terbaikmu.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Jangan Buru-buru, Baca Dulu 5 Hal Yang Perlu Dicek Kalau Beli Mobil Listrik Bekas

September 22, 2026
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan kalau Otofriends berniat membeli mobil listrik bekas. Yang terutama, tentu bekal informasi yang cukup untuk mencari model, melakukan pengecekan, dan menentukan pilihan terbaik, sesuai kebutuhan. Mengingat mobil listrik tergolong teknologi baru, maka pada umumnya pengalaman membeli mobil listrik bekas juga baru dialami banyak orang. Bahkan, bukan cuma calon pembeli.
Baca Lebih Lanjut

Pengeluaran Rutin Merawat Mobil Bekas Berapa Sih? Di Sini Ada Perinciannya

September 21, 2026
Biaya pengeluaran rutin merawat mobil bekas sebenarnya tak jauh beda dengan biaya perawatan mobil yang dibeli dari baru. Baik itu biaya servis, penggantian komponen, sampai perpajakannya. Hanya saja, ketika mobil baru saja dibeli dan ketika mobil akan dipakai pertama kali, pemilik harus menganggarkan pengeluaran untuk me-reset ulang mobil tersebut alias peremajaan.   Langkah ini perlu
Baca Lebih Lanjut

5 Pilihan Mobil Bekas Penggerak Roda Belakang (RWD) yang Andal Dipakai Nanjak

September 18, 2026
Bagi Otofriends yang tinggal di daerah dengan kondisi alam berbukit-bukit, berkelok-kelok dan naik-turun; tentunya akan membutuhkan mobil yang andal dalam menanjak. Dan biasanya, mobil-mobil dengan kemampuan seperti ini, erat kaitannya dengan keberadaan sistem penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive – RWD). Secara teknis, sistem RWD diyakini lebih andal dalam mengatasi jalanan menanjak yang butuh torsi
Baca Lebih Lanjut