5 Kendaraan Isuzu Siap Tampil Beda di GIIAS 2026

Juli 23, 2026
By Thomas W
5 Kendaraan Isuzu Siap Tampil Beda di GIIAS 2026-otospector

Semakin dekat ke hari pelaksanaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, 30 Juli – 9 Agustus 2026, di ICE BSD, Tangerang; bocoran kabar tentang aktivitas para peserta pameran semakin bersliweran di media.

Salah satu berita paling hangat adalah rencana PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) untuk tampil beda di ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia itu.

Selain memamerkan lini produk kendaraan, beberapa aktivitas interaktif juga akan digelar di booth Isuzu.

Apa saja aktivitas seru yang bakal dihadirkan tahun ini? Yuk, kita baca penjelasannya:

5 Kendaraan Isuzu

Sumber: Dokumentasi Isuzu

#1: Kehadiran 5 Kendaraan Niaga

Salah satu atraksi yang akan tampil di booth Isuzu adalah kehadiran 5 kendaraan niaga dengan aplikasi khusus.

Kendaraan-kendaraan itu dirancang sedemikian rupa untuk memberikan inspirasi kepada pelaku usaha dalam memanfaatkan kendaraan sesuai kebutuhan bisnis di berbagai sektor.

Kelima kendaraan itu adalah:

  • Isuzu Traga
  • Isuzu ELF
  • Isuzu Giga
  • Isuzu mu-X
  • Isuzu D-Max

Dengan aplikasi khusus, 5 kendaraan ini dirancang untuk memberikan inspirasi kepada pelaku usaha dalam memanfaatkan kendaraan sesuai kebutuhan bisnis di berbagai sektor.

“Kendaraan-kendaraan Isuzu yang sudah dikenal di sektor on road, seperti logistik, mampu menawarkan solusi mobilitas untuk sektor-sektor usaha lainnya seperti sektor kreatif hingga layanan masyarakat,” ujar Rian Erlangga lewat keterangan resmi yang diterima media.

Tampilnya 5 kendaraan itu juga merupakan representasi strategi Isuzu dalam memperluas pemanfaatan kendaraan niaga di luar sektor logistik.

Sayangnya belum dirinci lebih detail tentang model kendaraan dan aplikasinya.

Karena itu biar tidak penasaran, lebih baik langsung saja hadir di GIIAS 2026!

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id

#2: Digelar Berbagai Aktivitas Interaktif

Selain memamerkan lini kendaraan, Isuzu juga menyiapkan sejumlah aktivitas interaktif di area pameran.

Dari aktivitas ini, pengunjung dapat mengenal lebih dekat teknologi, fitur produk, hingga berbagai inovasi yang disiapkan Isuzu.

Ada juga layanan konsultasi mengenai purnajual bagi pengunjung yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai jaringan bengkel resmi, ketersediaan suku cadang, program perawatan kendaraan, serta berbagai solusi untuk menjaga produktivitas armada operasional.

Pokoknya semua serba lengkap! Jadi, sudah pasti booth Isuzu bakal layak dikunjungi ya!

Baca juga: Kenalan Sama Si Penantang, Chery Omoda O4 Yang Bakal Debut di GIIAS 2026

#3: Ada Peningkatan TKDN

5 Kendaraan Isuzu

Sumber: Kompas.com

Sebagai tambahan informasi di luar pameran, IAMI baru saja mencatatkan produksi kumulatif sebanyak 300.000 unit kendaraan di pabrik Karawang, Jawa Barat.

Angka produksi ini tercapai hanya dalam waktu sekitar 10 tahun, terhitung sejak fasilitas manufaktur itu mulai beroperasi pada 2015.

Kabar baiknya, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dari sejumlah model kendaraan juga terus meningkat.

Tingkat TKDN untuk Isuzu Traga misalnya, saat ini sudah 46,45%. Disusul Isuzu GIGA sebesar 38,07%. Serta Isuzu ELF sebesar 33,04%.

Dengan adanya peningkatan penggunaan komponen lokal, maka akan ikut mendorong penguatan industri pemasok nasional.

Begitu juga dengan proses alih teknologi agar mampu memenuhi standar manufaktur global.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Intip Spesifikasi Jaecoo J5 yang Gosipnya Hadir di GIIAS 2026 Layak Ditunggu!

Mana yang lebih boros, mesin bensin atau diesel seperti produksi Isuzu?

Secara umum, mesin diesel bisa lebih efisien dalam mengolah bahan bakar dibanding mesin bensin.

Efisiensinya sekitar 20% sampai 30% dengan kapasitas yang setara.

Faktor yang mempengaruhi adalah efisiensi termal dan kepadatan energi yang lebih tinggi.

Efisiensi termal terjadi karena diesel mengubah 40%-45% energi panas jadi tenaga gerak, sementara mesin bensin hanya 25%-30%.

Kandungan energi solar juga lebih tinggi dibanding bensin.  

Sehingga dalam volume BBM yang sama, pembakaran solar menghasilkan energi yang lebih besar dibanding bensin.

Ada faktor kompresi juga, di mana diesel tidak pakai busi, tetapi mengandalkan kompresi yang tinggi untuk memicu pembakaran.

Terakhir, tentu saja faktor torsi yang rendah.

Torsi puncak mesin diesel ada di 1.500 – 2.500 RPM. Tidak perlu injak gas terlalu dalam untuk membuat mobil bergerak. Karena itu relatif hemat BBM.

Kalau Otofriends ini mengecek kondisi mesin diesel mobil bekas, jangan ragu pakai jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Mobil akan semakin keren kalau sudah dilengkapi dengan garansi mobil bekas Otospector. Mau dipakai harian ke mana pun, tidak ada rasa khawatir.  

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Sebelum Beli Paketnya, Yuk Pahami Dulu Cakupan Garansi Mobil Bekas Ini 

Februari 25, 2026
Salah satu pertanyaan yang sering muncul saat orang mendengar soal garansi mobil bekas adalah: apa saja cakupan garansi mobil bekas? Lalu apa bedanya dengan garansi mobil baru? Faktanya, cakupan garansi mobil bekas memang beda dengan garansi mobil baru.  Jika garansi mobil baru sifatnya menyeluruh, garansi mobil bekas lebih fokus pada komponen-komponen vital. Karena itulah komponen
Baca Lebih Lanjut

Dari Mesin Sampe Transmisi Layanan Garansi Mobil Bekas Otospector dengan Cakupan Kerusakan Mesin Lengkap

Februari 24, 2026
Beli mobil bekas itu bener-benar bisa jadi solusi cerdas buat punya kendaraan tanpa harus keluar banyak duit. Tapi kalau kamu cuma fokus pada harga murah, seringkali ada satu hal penting yang terlewat: garansi mobil bekas dengan cakupan kerusakan mesin yang lengkap. Mesin merupakan komponen paling vital dalam mobil, dan sekalinya bermasalah bisa membuat biaya servis
Baca Lebih Lanjut

Buat Wisatawan Ke Bromo Atau Bali, Segini Tarif Tol Pasuruan Probolinggo Terbaru 2026

Februari 23, 2026
Otofriends yang sering menjelajah Pulau Jawa lewat jalan darat tentu harus selalu update soal tarif tol Pasuruan Probolinggo terbaru 2026. Untuk sementara, Tol Pasuruan Probolinggo jadi ruas tol paling timur di Pulau Jawa, sampai akhirnya nanti ruas tol Probolinggo Banyuwangi yang saat ini masih dibangun, bisa digunakan. Bagi mereka yang pernah melewati Tol Trans Jawa
Baca Lebih Lanjut