
Semakin dekat ke hari pelaksanaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, 30 Juli – 9 Agustus 2026, di ICE BSD, Tangerang; bocoran kabar tentang aktivitas para peserta pameran semakin bersliweran di media.
Salah satu berita paling hangat adalah rencana PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) untuk tampil beda di ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia itu.
Selain memamerkan lini produk kendaraan, beberapa aktivitas interaktif juga akan digelar di booth Isuzu.
Apa saja aktivitas seru yang bakal dihadirkan tahun ini? Yuk, kita baca penjelasannya:

Sumber: Dokumentasi Isuzu
Salah satu atraksi yang akan tampil di booth Isuzu adalah kehadiran 5 kendaraan niaga dengan aplikasi khusus.
Kendaraan-kendaraan itu dirancang sedemikian rupa untuk memberikan inspirasi kepada pelaku usaha dalam memanfaatkan kendaraan sesuai kebutuhan bisnis di berbagai sektor.
Kelima kendaraan itu adalah:
Dengan aplikasi khusus, 5 kendaraan ini dirancang untuk memberikan inspirasi kepada pelaku usaha dalam memanfaatkan kendaraan sesuai kebutuhan bisnis di berbagai sektor.
“Kendaraan-kendaraan Isuzu yang sudah dikenal di sektor on road, seperti logistik, mampu menawarkan solusi mobilitas untuk sektor-sektor usaha lainnya seperti sektor kreatif hingga layanan masyarakat,” ujar Rian Erlangga lewat keterangan resmi yang diterima media.
Tampilnya 5 kendaraan itu juga merupakan representasi strategi Isuzu dalam memperluas pemanfaatan kendaraan niaga di luar sektor logistik.
Sayangnya belum dirinci lebih detail tentang model kendaraan dan aplikasinya.
Karena itu biar tidak penasaran, lebih baik langsung saja hadir di GIIAS 2026!

Selain memamerkan lini kendaraan, Isuzu juga menyiapkan sejumlah aktivitas interaktif di area pameran.
Dari aktivitas ini, pengunjung dapat mengenal lebih dekat teknologi, fitur produk, hingga berbagai inovasi yang disiapkan Isuzu.
Ada juga layanan konsultasi mengenai purnajual bagi pengunjung yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai jaringan bengkel resmi, ketersediaan suku cadang, program perawatan kendaraan, serta berbagai solusi untuk menjaga produktivitas armada operasional.
Pokoknya semua serba lengkap! Jadi, sudah pasti booth Isuzu bakal layak dikunjungi ya!

Sumber: Kompas.com
Sebagai tambahan informasi di luar pameran, IAMI baru saja mencatatkan produksi kumulatif sebanyak 300.000 unit kendaraan di pabrik Karawang, Jawa Barat.
Angka produksi ini tercapai hanya dalam waktu sekitar 10 tahun, terhitung sejak fasilitas manufaktur itu mulai beroperasi pada 2015.
Kabar baiknya, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dari sejumlah model kendaraan juga terus meningkat.
Tingkat TKDN untuk Isuzu Traga misalnya, saat ini sudah 46,45%. Disusul Isuzu GIGA sebesar 38,07%. Serta Isuzu ELF sebesar 33,04%.
Dengan adanya peningkatan penggunaan komponen lokal, maka akan ikut mendorong penguatan industri pemasok nasional.
Begitu juga dengan proses alih teknologi agar mampu memenuhi standar manufaktur global.

Secara umum, mesin diesel bisa lebih efisien dalam mengolah bahan bakar dibanding mesin bensin.
Efisiensinya sekitar 20% sampai 30% dengan kapasitas yang setara.
Faktor yang mempengaruhi adalah efisiensi termal dan kepadatan energi yang lebih tinggi.
Efisiensi termal terjadi karena diesel mengubah 40%-45% energi panas jadi tenaga gerak, sementara mesin bensin hanya 25%-30%.
Kandungan energi solar juga lebih tinggi dibanding bensin.
Sehingga dalam volume BBM yang sama, pembakaran solar menghasilkan energi yang lebih besar dibanding bensin.
Ada faktor kompresi juga, di mana diesel tidak pakai busi, tetapi mengandalkan kompresi yang tinggi untuk memicu pembakaran.
Terakhir, tentu saja faktor torsi yang rendah.
Torsi puncak mesin diesel ada di 1.500 – 2.500 RPM. Tidak perlu injak gas terlalu dalam untuk membuat mobil bergerak. Karena itu relatif hemat BBM.
Kalau Otofriends ini mengecek kondisi mesin diesel mobil bekas, jangan ragu pakai jasa inspeksi mobil bekas Otospector.
Mobil akan semakin keren kalau sudah dilengkapi dengan garansi mobil bekas Otospector. Mau dipakai harian ke mana pun, tidak ada rasa khawatir.
Bagikan
