
Kalau kamu mengikuti perkembangan dunia otomotif, Otofriends pasti sadar kalau merek asal China semakin agresif meramaikan pasar Indonesia.
Setelah beberapa tahun terakhir nama-nama seperti BYD, Chery, Wuling, hingga Jaecoo mencuri perhatian, kini giliran GAC yang diprediksi bakal menjadi salah satu sorotan utama di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Pabrikan asal Guangzhou, China, ini memang sedang serius memperluas pasar di Indonesia. Tidak hanya menghadirkan mobil listrik, GAC juga mulai membawa kendaraan hybrid dan MPV premium yang menyasar segmen keluarga maupun pebisnis.
Menariknya lagi, pada GIIAS 2026, GAC dikabarkan akan memperkenalkan model baru yang siap melengkapi lini produknya di Tanah Air.
Lantas, mobil apa saja yang berpotensi hadir? Dan mengapa kehadiran GAC di GIIAS tahun ini layak ditunggu? Yuk, kita bahas satu per satu!

Nama GAC sebenarnya bukan pemain baru di industri otomotif global. Perusahaan ini berdiri sejak 1997 dan menjadi salah satu produsen otomotif terbesar di China.
Selain mengembangkan mereknya sendiri, GAC juga dikenal melalui kerja sama dengan sejumlah pabrikan besar seperti Toyota dan Honda di pasar domestik China. Pada 2023, produksi dan penjualan GAC bahkan telah melampaui 2,5 juta unit kendaraan.
Di Indonesia sendiri, GAC mulai memperkuat eksistensinya melalui berbagai model kendaraan elektrifikasi. Langkah tersebut sejalan dengan tren kendaraan ramah lingkungan yang terus berkembang di pasar nasional.

Ajang GIIAS selalu menjadi momen penting bagi para produsen otomotif untuk memperkenalkan produk terbaru.
Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Selama lebih dari satu dekade, GIIAS menjadi tempat peluncuran berbagai model baru yang kemudian meramaikan jalanan Indonesia.
Tidak heran jika banyak pengunjung menjadikan GIIAS sebagai ajang untuk melihat teknologi terbaru sekaligus membandingkan berbagai merek dalam satu tempat.

Hingga artikel ini ditulis, GAC belum mengungkap seluruh detail line-up yang akan dipamerkan di GIIAS 2026. Namun melihat strategi mereka selama satu tahun terakhir, ada beberapa model yang berpeluang besar mencuri perhatian.

Salah satu kandidat terkuat adalah Aion UT, hatchback listrik yang lebih dulu diperkenalkan di Indonesia.
Mobil ini menyasar konsumen yang menginginkan kendaraan listrik untuk penggunaan harian dengan harga yang relatif kompetitif.
Desainnya tampil modern dengan lampu LED futuristis, kabin minimalis, serta layar infotainment besar yang menjadi ciri khas mobil listrik masa kini.
Aion UT juga diposisikan sebagai salah satu model GAC dengan harga paling terjangkau di Indonesia.

SUV listrik ini juga diprediksi tetap menjadi salah satu bintang di booth GAC.
Aion V menawarkan dimensi yang lebih besar dibanding hatchback listrik sehingga cocok digunakan sebagai mobil keluarga.
Beberapa keunggulan yang ditawarkan antara lain:
Model ini sebelumnya sudah mendapat perhatian sejak diperkenalkan kepada pasar Indonesia.

Kalau Otofriends mencari SUV listrik premium, Hyptec HT menjadi salah satu model yang wajib dilihat.
Mobil ini tampil berbeda berkat desain elegan dan fitur premium yang menyasar segmen menengah atas.
Pada varian tertentu, Hyptec HT bahkan dikenal memiliki pintu belakang bergaya gullwing yang membuat tampilannya semakin futuristis.
Interiornya juga dipenuhi teknologi modern, mulai dari layar besar, jok elektrik, panoramic roof, hingga berbagai fitur bantuan berkendara.

Selain kendaraan listrik, GAC juga menunjukkan keseriusannya di segmen hybrid.
Salah satu model yang banyak diperbincangkan adalah GAC E8, MPV tujuh penumpang dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV).
Mobil ini sempat menjadi sorotan saat debut di Indonesia pada awal 2026 dan berpotensi kembali menjadi salah satu andalan GAC di GIIAS 2026. Di sisi lain, MPV premium GAC E9 juga masih berpeluang tampil untuk memperkuat citra merek di kelas atas.
Salah satu alasan mengapa GAC mulai dilirik adalah karena teknologi yang dibawanya cukup lengkap.
Beberapa fitur yang banyak ditemukan pada model-model GAC antara lain:
Kombinasi fitur tersebut membuat GAC mampu bersaing dengan berbagai merek yang sudah lebih dahulu hadir di Indonesia.
Kalau diperhatikan, hampir seluruh model GAC mengusung desain yang modern dan futuristis.
Mulai dari lampu LED tipis, grille tertutup khas kendaraan listrik, hingga pelek berukuran besar membuat mobil-mobil GAC terlihat premium.
Interiornya juga mengusung konsep minimalis yang sedang menjadi tren global.
Hampir semua fungsi kendaraan dikendalikan melalui layar sentuh besar sehingga dashboard terlihat lebih bersih.
Kehadiran mobil baru dari GAC tentu membuat persaingan kendaraan elektrifikasi semakin menarik.
Beberapa kompetitor yang akan dihadapi antara lain:
Masing-masing menawarkan keunggulan berbeda, baik dari sisi harga, teknologi, maupun jarak tempuh.
Karena itu, strategi GAC dalam menentukan harga dan fitur akan menjadi faktor penting untuk menarik perhatian konsumen Indonesia.
Selain menawarkan desain modern, GAC juga memiliki pengalaman panjang dalam industri otomotif.
Sebagai salah satu produsen terbesar di China, perusahaan ini memiliki kemampuan riset dan pengembangan yang cukup kuat.
Di pasar global, GAC terus mengembangkan kendaraan listrik, hybrid, hingga teknologi keselamatan berbasis Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Hal tersebut menjadi modal penting untuk bersaing di pasar Indonesia yang kini semakin terbuka terhadap kendaraan elektrifikasi.
Tidak hanya GAC, GIIAS 2026 juga diperkirakan akan menjadi ajang peluncuran berbagai mobil baru dari banyak merek dunia.
Persaingan kendaraan listrik dipastikan semakin panas karena hampir seluruh produsen membawa teknologi terbaru mereka.
Bagi Otofriends yang sedang mempertimbangkan membeli mobil baru, datang ke GIIAS bisa menjadi kesempatan terbaik untuk membandingkan berbagai model secara langsung, mencoba fitur-fitur terbaru, hingga mendapatkan penawaran menarik dari masing-masing merek.
Bagikan
