Simak Nih, 5 Keunggulan Ban Tubeless Untuk Mobil

November 11, 2022
By Thomas W
Simak Nih, 5 Keunggulan Ban Tubeless Untuk Mobil-otospector

Keunggulan ban tubeless sudah begitu dikenal di dunia otomotif, sehingga pemakaian jenis ban ini sudah sangat lazim dan begitu meluas. Karena kepopulerannya, penggunaan ban ini bahkan sekarang bukan hanya pada mobil-mobil baru. Mobil-mobil bekas, bahkan yang sudah cukup berusia, juga ikut memakai, meski harus melakukan beberapa penyesuaian.

Keunggulan ban tubeless memang bukan saja pada kualitas materialnya saja. Pada penggunaan sehari-hari, ban jenis ini punya berbagai keunggulan dibandingkan ban-ban jenis lain. Keunggulan saat pemakaian, perawatan, dan penanganan saat terjadi kendala, membuat ban tubeless makin

Apa saja keunggulan ban tubeless yang membuat jenis ban ini begitu populer? Yuk kita lihat 5 catatan di bawah ini:

#1: Daya Tahan Relatif Kuat

Ban di jalan tanah
Ban digunakan di jalan tanah

Ban jenis ini memang relatif lebih kuat dibanding ban jenis lainnya. Faktornya karena tidak ada dalam dan terdapat fluid sealant yang berfungsi merekatkan bagian yang terindikasi bocor. Fluid sealant akan langsung memadatkan bagian ban yang bolong saat tertusuk benda tajam.

Andai sudah terlihat ada paku yang menancap di ban, Otofriends bisa langsung menarik paku dan melapisinya dengan cairan khusus. Cairan yang berguna untuk menutup lubang sementara ini biasanya disertakan saat membeli ban.

Daya tahan ban tubeless juga dapat diandalkan saat melewati jalanan rusak dan berlubang. Sebab desainnya memang dibuat dari struktur karet yang tebal dan padat, sehingga sangat tahan digunakan pada jalanan yang rusak sekalipun.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id

Baca juga: Bukan Cuma Botak, Ini 8 Alasan Ganti Ban Mobil

#2: Penambalan Relatif Cepat

Ban tubeless bocor di jalan
Ban tubeless bocor

Dari cairan khusus antibocor yang didapat saat pembelian ban baru, Otofriends bisa menambal ban bocor sendiri. Caranya cukup dengan mengoleskan cairan ke bagian yang bolong kemudian tunggu hingga cairan mengeras dan melapisi lubang tersebut.

Hanya saja perlu diingat, penambalan ini sifatnya sementara. Setelah ban bisa diisi angin kembali, maka Otofriends tetap perlu untuk menambalnya di bengkel atau tambal ban.

Jika bagian yang bocor hanya dilapisi cairan antibocor yang sifatnya sementara, celah tersebut lama kelamaan justru akan melebar. Hasilnya tentu ban semakin cepat kempis.

#3: Tak Mudah Bocor

Ban tubeless relatif tidak mudah bocor
Ban tubeless relatif tidak mudah bocor

Boleh dibilang ban tubeless sangat jarang mengalami kebocoran akibat tertusuk benda tajam. Tentu saja Otofriends tidak perlu sering berurusan dengan tukang tambal ban. Selain itu, perjalanan sehari-hari juga menjadi semakin aman.

Jika ban tubeless terkena benda tajam dan terindikasi bocor, ban masih dapat menempuh jarak 200 km sampai angin di dalamnya benar-benar habis.

Meski tidak mudah bocor, bukan berarti ban tidak bisa kehabisan angin. Karena itu sebaiknya rutin memeriksa kondisi ban sebelum berpergian. Jika ada indikasi angin berkurang, ban sebaiknya segera diperiksa kondisinya.

#4: Perawatannya Sederhana

Pemeriksaan tekanan angin ban
Pemeriksaan tekanan angin ban

Cara merawat ban tubeless cukup sederhana, yakni cukup menjaga tekanan angin tidak kempis. Karena itu Otofriends harus rajin mengecek tekanan angin, terutama sebelum memakai mobil.

Perhatikan pula beban pada ban, agar jangan berlebihan. Jika ban bocor, jangan terburu-buru menutup bagian yang bocor dengan lem agar tidak menyebabkan kerusakan permanen.

Perawatan lain, jangan mengurangi tekanan angin di dalam ban mobil ketika kondisinya masih panas. Pastikan jika tekanan angin di dalam ban mobil cukup dan sesuai standar saat digunakan.

#5: Daya Cengkram Lebih Kuat

Ban dalam kondisi hujan
Ban dalam kondisi hujan

Ban jenis ini cocok digunakan untuk bermanuver, menikung, dan dalam kecepatan tinggi. Karena jenis ban ini memang lebih stabil dan kuat untuk mencengkram aspal. Ban juga tidak akan menekan menggunakan udara sehingga permukaan ban mobil tetap rata.

Ban ini juga cocok untuk musim hujan. Hal ini dipengaruhi faktor pattern groove dari ban. Groove berfungsi memecah genangan air serta menjadi jalur air.

Semakin banyak jumlah kembangannya, maka semakin banyak jumlah air yang dapat dihalau. Dan tentu saja ini membuat daya cengkram ban menjadi lebih menggigit.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: 7 Harga Ban Mobil Murah Tapi Bukan Murahan

Bagaimana melakukan pengecekan ban dan kaki-kaki pada mobil bekas yang hendak dibeli?

Mobil bekas yang pernah dipakai menjadi mobil “operasional” alias menjadi mobil harian, hampir bisa dipastikan kondisi kaki-kaki serta ban sudah tidak sempurna lagi. Maklum, komponen kaki-kaki dan ban sifatnya memang habis pakai.

Kondisi kaki-kaki dan ban mobil bekas incaran bisa diperiksa dengan dilakukan test drive. Cobalah segala kondisi seperti melewati jalan berlubang, tidak rata, dan di kecepatan tinggi di jalan tol.

Jika Otofriends butuh bantuan, jangan ragu untuk memanfaatkan jasa inspeksi mobil bekas Otospector, pengecekan kondisi fisik kaki-kaki mobil termasuk dalam standar 150+ titik inspeksi Otospector.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Ioniq 3, Ini Deretan Mobil Baru yang Akan Hadir di GIIAS 2026

Juli 11, 2026
Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tinggal menghitung hari, dan atmosfernya sudah mulai terasa panas. Bukan tanpa alasan, karena ajang otomotif terbesar di Indonesia ini kembali diposisikan sebagai panggung utama peluncuran mobil baru, unjuk teknologi elektrifikasi, sampai adu strategi merek-merek lama dan pendatang baru.  Tahun ini, GIIAS 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli
Baca Lebih Lanjut

Ada MPV 7 Seater Listrik di GIIAS 2026, Benarkah Stargazer EV?

Juli 10, 2026
Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, bakal dibuka dalam hitungan beberapa hari lagi. Tepatnya, acara akan berlangsung di ICE, Tangerang, Banteng; 29 Juli 2026 sampai 9 Agustus 2026. PT. Hyundai Motor Indonesia (HMID) sudah mulai menghangatkan pemberitaan dengan isu-isu terbaru seputar rencana kendaraan yang bakal didisplay di ajang
Baca Lebih Lanjut

Wah, waktunya Servis Besar! Begini Perawatan Mobil Pada 100.000 Km

Juli 09, 2026
Bagi kendaraan yang rutin dipakai sehari-hari, angka 100.000 km boleh dibilang sebagai angka “keramat”. Jelas saja, karena jika angka 100.000 km di odometer atau kelipatannya, artinya mobil sudah butuh perawatan besar. Sebagai pemilik, Otofriends harus siap-siap dengan dana yang cukup lumayan tentunya. Pada beberapa merek mobil, pada angka ini, garansi dari pabrik yang diberikan sejak
Baca Lebih Lanjut