Rahasia TWI Pada Perawatan Ban Mobil

Juli 04, 2024
By Thomas W
Rahasia TWI Pada Perawatan Ban Mobil-otospector

Bukan cuma mesin, bodi, maupun interior; salah satu yang harus diperhatikan oleh pemilik mobil adalah perawatan ban mobil. Pada kenyataannya, masih banyak pemilik mobil yang cuek dengan kondisi ban mobilnya. Entah itu sudah retak, alur tapak sudah botak, atau bahkan usia ban sudah kelewat tua.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Salah satu cara mudah untuk melihat kelayakan sebuah ban, adalah lewat Tread Wear Indikator (TWI). Meski bentuknya sederhana, namun TWI menjadi indikator penting tentang kelayakan ban, termasuk penggunaannya di kondisi jalan tertentu. 

Apa saja pentingnya TWI dalam hal perawatan ban yang harus dilakukan rutin? Mari kita bedah penjelasannya:

#1:  TWI Bagaimana Bentuknya?

TWI ban mobil

Sumber: hrswheel.com

Seperti terlihat dalam gambar di atas, TWI terletak di telapak ban. Bentuknya seperti tonjolan setinggi kurang lebih 1,6 mm. 

Posisi keberadaan TWI pada telapak, ditandai adanya tanda TWI yang berbentuk segitiga dan tergambar sisi atas dinding ban. Jadi kita bisa cepat menemukan lokasinya.

Pada umumnya, setiap ban punya 6 buah TWI di sekelilingnya. 

Baca juga: 5 Tanda Shockbreaker Mobil Bermasalah

#2: Makna dari Indikator TWI

Alur telapak ban sudah botak

Sumber: Gofleet.id

Seiring pemakaian ban, maka alur tapak atau kembangan yang ada di telapak ban akan semakin menipis, hingga akhirnya menyentuh indikator TWI di telapak. 

Jika indikator TWI sudah tampak sejajar dengan telapak, artinya ban sudah tidak direkomendasikan lagi untuk dipakai pada permukaan basah. 

Ban dengan kondisi seperti ini maka kemampuannya dalam membuang air akan jauh berkurang. Akibatnya, pada kondisi banyak genangan, risiko aquaplaning atau mobil tergelincir juga semakin besar.  

Kalau pengemudi tetap mau membawanya di lahan kering, sebenarnya tidak akan terlalu menjadi masalah, asal tetap berhati-hati.

#3:  Penyebab Alur Telapak Cepat Terkikis

Penyebab alur telapak terkikis

Faktor utama penyebabnya tentu jarak tempuh. Semakin jauh yang sudah ditempuh, alur telapak ban akan semakin cepat habis. 

Gaya mengemudi juga sangat berpengaruh. Jika Otofriends mengemudi secara agresif yaitu cepat dalam berakselerasi, pengereman, atau menikung; maka TWI cepat habis. 

Kondisi jalan yang kasar atau off-road tentu akan lebih cepat menghabiskan TWI pada ban dibandingkan kalau jalannya lurus-lurus saja. 

Tekanan yang tidak sesuai anjuran pabrikan, baik terlalu tinggi atau justru kerendahan, juga bisa membuat TWI cepat habis. Apalagi kalau beban yang dibawa kendaraan relatif lebih berat. 

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Kapan Saatnya Ban Diganti?

Saatnya ban diganti

Sumber: Kompas.com

TWI tentu menjadi salah satu indikator tentang usia pakai ban. Jika TWI sudah terlihat sejajar dengan telapak, maka ban sebaiknya segera diganti. 

Akan tetapi ada kondisi-kondisi di mana ban tetap harus diganti, meski TWI masih terlihat utuh. 

Kondisi itu misalnya jika usia pemakaian ban sudah 5 tahun, keausan yang tidak merata, muncul getaran pada ban, dan adanya pengurangan daya cengkeram. 

Baca juga: Mencegah Rem Mobil Terkunci Ketika Mobil Diparkir Lama

Cara Mudah Mengantisipasi Rusaknya Kaki-kaki Mobil

Kaki-kaki mobil adalah komponen yang juga butuh perhatian khusus, meski tidak ada keluhan. Pastikan setiap bagian bekerja dengan baik dan tidak menimbulkan masalah saat dipakai dalam segala kondisi jalan. Pada jalan yang rusak, kaki-kaki biasanya baru akan menunjukkan kondisi yang sebenarnya.

Untuk mengetahui kondisi kaki kaki mobil bekas, jangan ragu menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dengan prosedur inspeksi mobil di lebih dari 150 titik, Otofriends akan dapat gambaran tentang kondisi mobil secara keseluruhan. Hasilnya jadi referensi dalam pengambilan keputusan pembelian.  


Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Garansi Pabrikan vs Garansi Mobil Bekas Independen

Juni 11, 2026
Membeli mobil bekas sering menjadi pilihan cerdas bagi banyak masyarakat Indonesia. Selain harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru, pembeli juga bisa mendapatkan kendaraan dengan fitur yang masih modern dan kondisi yang masih sangat layak pakai. Namun, ada satu hal yang sering membuat calon pembeli ragu, yaitu soal garansi. Tidak sedikit Otofriends yang menemukan mobil
Baca Lebih Lanjut

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut