Perhatikan, Inilah Penyebab Gagal Uji Emisi Mobil

September 13, 2023
By Thomas W
Perhatikan, Inilah Penyebab Gagal Uji Emisi Mobil-otospector

Uji emisi kendaraan bermotor adalah salah satu program yang dilakukan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi polusi udara di ibu kota. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa emisi gas buang mobil sesuai dengan ambang batas yang ditetapkan. Kita bahas penyebab mobil gagal uji emisi dan juga beberapa aturannya.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Namun, pada kenyataannya tidak semua mobil bisa lulus uji emisi gas buang. Tentu saja kondisi ini tidak bisa dibiarkan, karena sesuai aturan lalu-lintas, kendaraan yang tidak lulus uji emisi bisa dikenakan sanksi sesuai peraturan yaitu tilang. Pemerintah provinsi DKI Jakarta mulai menerapkannya setelah dilakukan sosialisasi terlebih dahulu di awal.  

Nah, biar Otofriends lebih siap menghadapi aturan uji emisi, pahami dulu penyebab mobil tidak lolos uji emisi. Kenapa mobil gagal uji emisi?

#1: Kondisi Mesin Mobil Kurang Baik

penyebab gagal uji emisi

Mesin mobil yang kotor, aus, atau bermasalah bisa membuat proses pembakaran bahan bakar menjadi tidak sempurna dan membuat emisi gas buang kendaraan jadi meningkat.

Hal ini akan menghasilkan emisi gas buang yang berlebihan dan berbahaya, seperti karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), nitrogen oksida (NOx), dan partikulat.

Untuk menjaga performa mesin, pemilik kendaraan harus melakukan perawatan secara rutin, seperti mengganti oli, busi, filter udara, dan filter bahan bakar.

Baca juga: Sedan Di Bawah 5 Tahun Rekomendasi Buat Anak Muda

#2: Penggunaan Bahan Bakar Tidak Sesuai Rasio Kompresi Mesin

penyebab gagal uji emisi

Rasio kompresi mesin adalah perbandingan antara volume ruang bakar saat piston berada di titik mati atas (TMA) dan titik mati bawah (TMB). Semakin tinggi rasio kompresi mesin, semakin tinggi pula oktan bahan bakar yang dibutuhkan.

Jika penggunaan bahan bakar tidak sesuai dengan rasio kompresi mesin, maka akan terjadi knocking atau ketukan pada mesin yang bisa merusak komponen mesin dan meningkatkan kadar emisi.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#3: Sistem Pengapian Tidak Optimal

penyebab gagal uji emisi

Sistem pengapian adalah sistem yang menghasilkan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di dalam ruang bakar.

Jika sistem pengapian tidak bekerja dengan baik, maka proses pembakaran akan terganggu dan menghasilkan asap hitam yang menandakan adanya sisa pembakaran yang tidak terbakar sempurna.

Untuk mengatasi hal ini, pemilik kendaraan harus memeriksa dan membersihkan komponen sistem pengapian, seperti koil, kabel busi, dan distributor.

Baca juga: Kenali Kerusakan Mobil Bekas dari Warna Asap Knalpot

Andai tidak lulus, inilah beberapa tips yang bisa diikuti:

penyebab gagal uji emisi
  • Lakukan servis berkala atau tune-up berkala, khususnya pada bagian filter udara, busi, dan sistem pengapian. Tujuannya agar proses pembakaran lebih sempurna dan mengurangi emisi gas buang yang berlebihan.
  • Gunakan bahan bakar sesuai rasio kompresi mesin.
  • Bersihkan nozzle injektor atau karburator, filter bensin, dan pompa bensin. Komponen yang fungsinya menyemprotkan bahan bakar ke dalam ruang bakar ini, jika sampai kotor maka semburan tidak optimal. Pembakaran juga tidak sempurna.
  • Periksa kondisi ring piston, klep, dan gasket. Jika aus atau bocor, maka kompresi mesin akan menurun dan pembakaran tidak sempurna.
  • Hindari penggunaan knalpot racing atau melepas catalytic converter. Dua alat ini berfungsi mengurangi polusi gas buang. Jika diganti atau dilepas, maka emisi gas buang akan meningkat

Untuk memastikan mobil bekas pilihan Otofrends dalam kondisi yang baik sehingga merasa pede saat menghadapi uji emisi, maka pastikan sebelum membeli dicek dulu di jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dengan inspeksi menyeluruh di lebih dari 150 titik pemeriksaan, dapat dipastikan kondisi mobil pilihan Anda secara menyeluruh.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Ioniq 3, Ini Deretan Mobil Baru yang Akan Hadir di GIIAS 2026

Juli 11, 2026
Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tinggal menghitung hari, dan atmosfernya sudah mulai terasa panas. Bukan tanpa alasan, karena ajang otomotif terbesar di Indonesia ini kembali diposisikan sebagai panggung utama peluncuran mobil baru, unjuk teknologi elektrifikasi, sampai adu strategi merek-merek lama dan pendatang baru.  Tahun ini, GIIAS 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli
Baca Lebih Lanjut

Ada MPV 7 Seater Listrik di GIIAS 2026, Benarkah Stargazer EV?

Juli 10, 2026
Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, bakal dibuka dalam hitungan beberapa hari lagi. Tepatnya, acara akan berlangsung di ICE, Tangerang, Banteng; 29 Juli 2026 sampai 9 Agustus 2026. PT. Hyundai Motor Indonesia (HMID) sudah mulai menghangatkan pemberitaan dengan isu-isu terbaru seputar rencana kendaraan yang bakal didisplay di ajang
Baca Lebih Lanjut

Wah, waktunya Servis Besar! Begini Perawatan Mobil Pada 100.000 Km

Juli 09, 2026
Bagi kendaraan yang rutin dipakai sehari-hari, angka 100.000 km boleh dibilang sebagai angka “keramat”. Jelas saja, karena jika angka 100.000 km di odometer atau kelipatannya, artinya mobil sudah butuh perawatan besar. Sebagai pemilik, Otofriends harus siap-siap dengan dana yang cukup lumayan tentunya. Pada beberapa merek mobil, pada angka ini, garansi dari pabrik yang diberikan sejak
Baca Lebih Lanjut