Download Aplikasi OTOS
Install

Perhatikan, Inilah 4 Kelemahan Mesin Diesel

Januari 11, 2022
By Thomas W
Perhatikan, Inilah 4 Kelemahan Mesin Diesel-otospector

Sampai hari ini mobil dengan mesin diesel masih cukup diminati di Indonesia. Alasannya antara lain karena mesin jenis ini punya torsi besar dan konsumsi bahan bakarnya irit. Tak heran, pada jenis yang sama, harga mobil diesel bisa lebih mahal dibanding mesin bensin.

Namun dibalik ketangguhan mesinnya, mesin diesel juga punya sejumlah kelemahan. Apalagi kini pabrikan mobil lebih memilih mengembangkan mengembangkan mesin bensin atau kendaraan yang relatif ramah lingkungan.

Berikut ini beberapa kekurangan mobil bermesin diesel:

#1: Akselerasi Mesin Diesel Relatif Lambat

Ini Dia 5 Penyebab Mesin Diesel Jadi Kurang Tenaga

Mesin diesel dikenal sebagai mesin dengan torsi tinggi atau kita merasakannya sebagai tarikan bawah yang lebih bertenaga. Namun di sisi lain, akselerasi cenderung lambat.

Kelambatan terjadi karena tipe mesinnya memang long stroke atau langkah piston lebih besar dibanding diameter silinder. Tak heran kalau mesin diesel menghasilkan torsi lebih besar dibanding mesin bensin yang angka diameter dan langkahnya relatif sama.

#2: Harus Rutin Ganti Filter Solar

Ini Dia 5 Penyebab Mesin Diesel Jadi Kurang Tenaga

Agar performa mesin tetap terjaga, kita perlu memperhatikan filter solar. Komponen ini berfungsi menyaring bahan bakar agar tidak masuk ke saluran common rail dan menyumbat suplai bahan bakar.

Umur pakai filter solar biasanya sekitar 20.000 km atau bisa kurang (sekitar 15.000 km atau malah 10.000 km). Faktor yang mempengaruhi waktu pergantian umumnya adalah kualitas bahan bakar.

Aplikasi OTOS Jual mobil bekas

Baca juga: Ini Dia 5 Penyebab Mesin Diesel Jadi Kurang Tenaga

#3: Saat Berjalan Bahan Bakar Tidak Boleh Minim

Isi Bensin

Ketika akan menjalankan mobil, kita harus selalu memastikan kapasitas bahan bakar cukup. Jika bahan bakar minim, risikonya mobil akan “masuk angin”. Mobil memang tetap bisa jalan tapi tenaga turun drastis bahkan mogok.  

Proses masuknya angin terjadi karena mekanisme mesin dalam mengalirkan solar ke mesin mengunakan sistem vakum. Beda dengan mesin bensin yang menggunakan sistem pompa.

Nah, saat bahan bakar akan habis, vakum akan menyedot udara secara otomatis dan dialirkan ke injektor nozel. Alhasil, untuk memperbaikinya harus dibongkar dan dipompa manual dengan priming pump yang ada di atas filter solar.  

#4: Ada Kesan Pembakaran Mesin Diesel Kotor  

Warna Asap Knalpot Hitam

Jika dibandingkan mesin bensin, mekanisme pembakaran diesel memang terkesan lebih kotor. Hal itu sebenarnya lebih dikarenakan munculnya asap dengan jelaga hitam dari knalpot akibat dari pembakaran yang kurang sempurna.

Akan tetapi meski terkesan kotor, secara polutan tingkat cemarannya lebih rendah dari mesin bensin. Mesin diesel lebih bisa menghasilkan unsur nitrogen oksida (NOx) yang rendah.

Sementara mesin bensin menghasilkan karbon monoksida dan hidrokarbon. Meski tidak kasat mata, sifat kedua kandungan tersebut lebih polutif.

Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Karena 5 Alasan Ini Innova Diesel Terus Dicari

Apa yang mesti dipertimbangkan saat kita hendak memilih mobil bekas yang bermesin diesel?

Membeli mobil bermesin diesel memang perlu ekstra hati-hati. Mengingat biasanya jenis mesin ini biasa dipakai oleh pemilik sebelumnya sebagai kendaraan “operasional” alias untuk aktivitas harian.

Agar Otofriends tidak repot saat menilai mobil bekas bermesin diesel, manfaatkanlah jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Inspektor Otospector bekerja secara profesional dan independen dalam menilai kondisi mobil bekas secara menyeluruh.

Dari hasil penilaian, Otofriends akan punya rujukan dalam menentukan kelayakan sebuah mobil bekas untuk dibeli.  

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Biar Gak Boncos, Begini Cara Mencegah Transmisi Matic Overheat

Maret 06, 2026
Hah, serius, transmisi matic bisa overheat? Wajar, kalau ada sebagian pemakai matic yang baru tahu fakta ini. Overheat, lebih tepatnya, suhu dari oli pelumas transmisi melonjak melebihi idealnya. Dari yang biasanya di kisaran 80°C hingga 100°C, mencapai 120 derajat C bahkan lebih Kalau sudah terlalu panas, oli akan kehilangan kemampuan pelumasannya. Tentu saja bakal muncul
Baca Lebih Lanjut

Testimoni Bertabur Bintang! Ini Rekomendasi Bengkel AC di Jakarta Timur

Maret 04, 2026
Buat Otofriends yang berdomisili di Jakarta Timur dan sekitarnya, apalagi yang sehari-hari berkendara dengan roda empat, wajib nih tahu rekomendasi bengkel AC di Jakarta Timur. Buat pengendara mobil di Jakarta, AC memang sudah jadi barang wajib yang ada di kabin. Gak bisa dibayangkan, kalau harus berpergian tanpa AC, apalagi di siang hari. Tetapi ternyata, tidak
Baca Lebih Lanjut

Pelayanan Oke Punya, Ini Rekomendasi Bengkel AC Mobil di Jakarta Barat

Maret 02, 2026
Buat Otofriends yang peduli dengan perawatan mobilnya, tentu sangat membutuhkan rekomendasi bengkel AC di Jakarta Barat ini. Pendingin udara atau AC di mobil memang bisa dibilang sangat jarang bermasalah. Apalagi pada mobil-mobil baru. Tetapi bukan berarti AC bisa dibiarkan begitu saja, tanpa perawatan berkala.   Begitu juga kalau ada masalah pada AC mobil. Tentu butuh
Baca Lebih Lanjut