Mesin Bergetar Sampai ke Kabin, Ini 5 Penyebabnya

April 07, 2024
By Thomas W
Mesin Bergetar Sampai ke Kabin, Ini 5 Penyebabnya-otospector

Mesin bergetar sampai ke kabin bisa menjadi pertanda bahwa satu atau beberapa komponen di dalam mesin sedang bermasalah. Tentu saja akibat  getaran, pengemudi maupun penumpang merasa sangat tidak nyaman, bahkan bisa menyebabkan pusing karena juga ada kebisingan.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Getaran memang wajar terjadi di saat putaran mesin atau RPM sedang rendah. Namun biasanya getarannya tidak sampai ke kabin. Karena logikanya, saat RPM rendah, mesin sebenarnya sedang tidak bekerja keras. Jadi memang penyebabnya adalah sektor mesin atau di sekitarnya.

Apa penyebab mesin bergetar sampai ke kabin? Mari kita kupas satu per satu agar semakin paham dan bisa segera diatasi:

#1: Engine Mounting  Rusak

Mesin Bergetar Sampai ke Kabin

Sumber: gmtrubber.com

Fungsi engine mounting adalah untuk meredam getaran saat mesin bekerja. Komponen ini memang terbuat dari karet sehingga bisa meredam getaran dengan baik.

Ada banyak penyebab kerusakan engine mounting. Namun pada pemakaian normal, komponen ini biasanya rusak karena usia.

Rusaknya engine mounting menyebabkan mesin bergetar sampai ke kabin, terutama saat RPM rendah. Saat kecepatan tinggi, getaran justru akan berkurang.

Engine mounting yang sudah berkurang kekenyalannya, keras atau bahkan pecah, tentu harus diganti. Pergantian bisa dilakukan di bengkel resmi atau bengkel biasa.

Baca juga: Biaya Perbaikan Central Lock Mobil

#2: Busi Sudah Aus

Mesin Bergetar Sampai ke Kabin

Sumber: 4tuning.ro

Busi yang sudah aus atau sudah saatnya diganti membuat fungsinya sebagai pemantik api tidak bisa optimal lagi. Akibatnya api bisa muncul, tapi kadang tidak. Kalaupun muncul, api akan kecil sekali.  

Kondisi ini menyebabkan kerja mesin tidak stabil dan mengakibatkan mesin bergetar sampai ke kabin.

Pada umumnya usia pemakaian busi adalah 20.000 km – 40.000 km. Setelah melewati batas itu, sebaiknya diganti saja. Pergantian juga harus dilakukan keseluruhan agar hasilnya optimal.

#3: Suplai Bahan Bakar Tidak Lancar

Mesin Bergetar Sampai ke Kabin

Sumber: Astra Daihatsu

Suplai bahan bakar yang tidak lancar bisa terjadi salah satunya karena masalah di injektor. Injektor bisa tersumbat kotoran sehingga tidak berfungsi optimal.

Injektor yang bermasalah tidak akan bisa menyemburkan bahan bakar dengan sempurna. Akibatnya proses pembakaran terganggu dan timbul getaran. Solusinya dengan membersihkan dan lakukan kalibrasi pada injektor.

Masalah pada injektor bisa terjadi karena berbagai hal, seperti kotoran, air, filter yang kotor, kualitas BBM rendah, serta bisa juga karena mobil yang jarang dipakai.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Kopling Bermasalah

Mesin Bergetar Sampai ke Kabin

Sumber: breakerlink

Gejala ini biasanya akan terasa saat Otofriends melepas pedal kopling. Biasanya ketika putaran tinggi, gajala ini malah tidak terasa.

Getaran muncul akibat permukaan kampas kopling, flywheel, atau clutch cover yang tidak rata. Ketika pedal diangkat perlahan-lahan, komponen-komponen itu akan berbenturan dan akan dirasakan sebagai getaran.

Mesin bergetar sampai ke kabin juga bisa muncul karena berbagai sebab lain di kopling seperti kampas habis, pegas sudah lemah, bearing rusak, oli kotor, dan kebocoran oli. Karena itu kita butuh pemeriksaan kopling secara menyeluruh untuk mengatasinya.

#5: Setelan Mesin Tidak Pas

Mesin Bergetar Sampai ke Kabin

Sumber: trucksales.com

Setelan mesin yang tidak pas atau tidak tepat akan mengakibatkan putaran mesin tidak stabil. Gejalanya bisa dilihat dari pergerakan jarum RPM yang naik-turun.

Biasanya kondisi ini disebabkan pemasangan komponen yang tidak tepat saat mesin dilakukan tune up. Tapi hati-hati juga, penyebabnya juga bisa karena beberapa komponen telah aus.

Jika memang dirasa penyebabnya memang setelan mesin yang tidak pas, coba lakukan check up di bengkel yang biasa menangani mobil Otofriends.

Baca juga: Ini Tanda Seal Klep Mobil Perlu Diganti

Cara mengecek kondisi mesin mobil bekas

Salah satu bagian dari mobil yang mungkin agak sulit dipahami oleh orang awam adalah sektor mesin. Karena memang pada bagian mesin inilah terdapat puluhan komponen dengan mekanisme kerja yang cukup kompleks sehingga butuh keahlian tersendiri untuk mendeteksi kondisinya.

Jika Otofriends ingin memastikan kondisi mesin sebuah mobil bekas, manfaatkan saja jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dengan mempercayakan inspeksi mobil kepada perusahaan jasa inspeksi yang terpercaya, maka Otofriends akan mendapat hasil yang jelas dan memuaskan. Kondisi mesin dapat diketahui secara keseluruhan tanpa keraguan.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Bengkel AC Mobil di Bogor Rekomendasi Otospector

April 17, 2026
Buat Otofriends yang sering berkendara di wilayah Bogor, pasti sudah paham banget bagaimana cuaca di sana yang sering berubah-ubah. Kadang hujan deras, lalu tiba-tiba panas terik. Dalam kondisi seperti ini, AC mobil yang dingin dan stabil jadi salah satu hal penting supaya perjalanan tetap nyaman. Bayangin kalau lagi macet di siang hari, tapi AC mobil
Baca Lebih Lanjut

Panther Pasti Ada! Ini Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Tahun 2026

April 16, 2026
Di bursa mobil bekas, konon ada batas angka psikologis soal harga mobil bekas yang masih layak dimiliki, tetapi harga sudah cukup murah, yaitu Rp100 juta. Dengan dana segitu, kita masih bisa dapat mobil-mobil yang layak pakai. Penampilan masih segar, performa tidak mengecewakan.   Terutama kalau pilihannya mobil di segmen yang populer, kayak MPV dan Hatchback;
Baca Lebih Lanjut

Ganti Oli Mobil Berdasarkan Waktu atau Jarak Tempuh? Banyak Pemilik Mobil Masih Salah!

April 15, 2026
Banyak pemilik mobil masih bingung kapan waktu terbaik untuk mengganti oli mesin. Ada yang berpatokan pada jarak tempuh, misalnya setiap 5.000 atau 10.000 kilometer. Namun ada juga yang lebih memilih mengganti oli berdasarkan jangka waktu, misalnya setiap 6 bulan sekali. Pertanyaannya, mana yang bener sih? Jawabannya adalah keduanya bener, tetapi yang paling tepat adalah mengikuti
Baca Lebih Lanjut