Inilah Pembagian 4 Kaca Film Mobil Sesuai Fiturnya

Desember 01, 2021
By Thomas W
Inilah Pembagian 4 Kaca Film Mobil Sesuai Fiturnya-otospector

Seperti diketahui, kaca film mobil bukan saja berhubungan dengan penampilan, melainkan juga kenyamanan di dalam kabin. Salah memilih kaca film, akibatnya bukan saja kabin jadi gerah, tapi bisa-bisa juga mengganggu kesehatan.

Kaca-kaca film mobil yang tersedia di pasaran punya beragam pilihan karena ada berbagai fitur yang disematkan di dalamnya. Berdasarkan fitur, setidaknya ada empat jenis kaca film mobil yang harus Otofriends ketahui:

#1: Kaca Film Visible Light Transmittance (VLT)

Inilah Pembagian 4 Kaca Film Mobil Sesuai Fiturnya

Kaca film jenis ini mampu meneruskan cahaya. Kita sebagai orang di dalam kabin bisa melihat keadaan di luar. Namun orang di luar tidak akan bisa melihat ke dalam.

Kaca film ini punya ukuran tingkat kegelapan. Selama ini yang mungkin kurang dipahami, persentase yang semakin kecil, berarti tingkat kegelapannya makin besar.

Contoh, kaca film dengan persentase VLT 5% maka tingkat kegelapannya mencapai 80%. Sementara yang persentase tinggi seperti VLT 70% maka tingat kegelapannya hanya 15% atau cenderung bening.

#2: Kaca Film Ultraviolet Rejection (UVR)

Inilah Pembagian 4 Kaca Film Mobil Sesuai Fiturnya

Sesuai namanya, jenis kaca mobil ini berfungsi menghalau sinar ultraviolet dari matahari. Sinar UV diketahui berakibat buruk terhadap kesehatan, antara lain mata dan kulit.

Kaca ini juga terdiri atas berbagai tingkatan persentase. Semakin tinggi persentase maka semakin besar pula kemampuannya menyaring sinar UV.

Selain untuk kesehatan tubuh, kaca film ini juga mencegah kerusakan material di dalam kabin akibat sinar UV. Sebab sinar UV juga bisa membuat pudar warna dashboard serta jok.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Kaca Mobil Berembun, Ini Penyebab Dan Cara Mengatasinya

#3: Kaca Film Infrared Reflectance (IRR)

Inilah Pembagian 4 Kaca Film Mobil Sesuai Fiturnya

Kaca film ini berfungsi menyaring sinar inframerah dari cahaya matahari. Konsepnya serupa dengan penyaring sinar UV, di mana kemampuan penolakannya ditentukan oleh persentasenya.

Perbedaan antara sinar UV dengan inframerah bisa dirasakan dari dampaknya. Jika siang-siang kita masuk ke mobil dan terasa panas atau gerah, kondisi itu sebenarnya akibat sinar inframerah. Bukan UV.

Sejauh ini kaca film yang beredar di pasaran umumnya hanya punya kemampuan UVR. Jadi jika ingin IRR, harus mencari merek yang menyediakannya.

#4: Kaca Film Total Solar Energy Rejected (TSER)

Inilah Pembagian 4 Kaca Film Mobil Sesuai Fiturnya

Kaca film ini berkemampuan menolak energi matahari. TSER adalah metrik yang menggambarkan jumlah total energi matahari (UV + visible light+ IR) yang diblokir, atau ditolak, melewati jendela.

Seperti diketahui, energi matahari diwakili oleh 53 persen sinar inframerah. Sisanya 44 persen cahaya tampak, dan sekitar 3% ultraviolet. Energi gabungan dari tiga gelombang elektromagnetik ini adalah total energi matahari.

Namun catatannya! Nilai TSER lebih tinggi tidak selalu lebih baik, karena artinya lebih gelap atau sangat reflektif. Jadi jika ingin diaplikasikan pada kendaraan terutama kaca depan yang diperhatikan tetap haruslah angka VLT dan IRR-nya.

Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Kaca Mobil Buram Saat Hujan? Ini 5 Tips Mengatasinya

Bagaimana memilih kaca film mobil yang sesuai dengan kebutuhan kita?

Pertama-tama Otofriends harus menyadari bahwa dalam pemilihan kaca film sebaiknya tidak mendahulukan penampilan, melainkan fungsinya. Kaca film yang baik memang harus bisa membuat kabin jadi nyaman, namun jangan abai terhadap keselamatan berkendara.

Faktor harga tentu saja ikut berpengaruh terhadap kualitas kaca film. Merek-merek ternama rata-rata memiliki produk untuk kelas premium. Namun jika Otofriends jeli, saat ini sudah banyak kaca film yang bermutu baik, meski harganya tidak terlalu mahal.  

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Sering Matikan Mesin Saat AC Masih Menyala? Ini Dampaknya yang Sering Diabaikan

September 25, 2026
Hi Otofriends, pernah nggak kamu sampai di rumah atau tempat tujuan, lalu langsung matikan mesin mobil tanpa mengecek tombol AC? Kebiasaan ini kelihatannya sepele. Tinggal parkir, tarik rem tangan, matikan mesin, selesai. Tapi ternyata, urusan AC mobil tidak sesederhana itu. Terutama pada mobil yang sudah berusia cukup lama atau kondisi akinya mulai menurun, kebiasaan membiarkan
Baca Lebih Lanjut

Jangan Buru-buru, Baca Dulu 5 Hal Yang Perlu Dicek Kalau Beli Mobil Listrik Bekas

September 22, 2026
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan kalau Otofriends berniat membeli mobil listrik bekas. Yang terutama, tentu bekal informasi yang cukup untuk mencari model, melakukan pengecekan, dan menentukan pilihan terbaik, sesuai kebutuhan. Mengingat mobil listrik tergolong teknologi baru, maka pada umumnya pengalaman membeli mobil listrik bekas juga baru dialami banyak orang. Bahkan, bukan cuma calon pembeli.
Baca Lebih Lanjut

Pengeluaran Rutin Merawat Mobil Bekas Berapa Sih? Di Sini Ada Perinciannya

September 21, 2026
Biaya pengeluaran rutin merawat mobil bekas sebenarnya tak jauh beda dengan biaya perawatan mobil yang dibeli dari baru. Baik itu biaya servis, penggantian komponen, sampai perpajakannya. Hanya saja, ketika mobil baru saja dibeli dan ketika mobil akan dipakai pertama kali, pemilik harus menganggarkan pengeluaran untuk me-reset ulang mobil tersebut alias peremajaan.   Langkah ini perlu
Baca Lebih Lanjut