Inilah 5 Indikasi Saatnya Ganti Oli Mobil

Oktober 17, 2021
By Thomas W
Inilah 5 Indikasi Saatnya Ganti Oli Mobil-otospector

Pada umumnya pemilik mobil paham bahwa ganti oli mobil merupakan aktivitas rutin yang tidak boleh terlewatkan dalam perawatan mobil. Karena itulah pemilik juga harus paham waktu pergantian oli atau tanda-tanda oli sudah harus diganti.

Sebenarnya kondisi oli tidak bisa dinilai dari penampilan fisik. Karena itulah kita harus berpatokan pada hal-hal yang berhubungan dengan kinerja oli. Maka pemilik juga dituntut peka terhadap kondisi mobilnya.  

Simak tips berikut dari Otospector, 5 indikasi waktunya ganti oli mobil:

#1: Ganti Sesuai Jadwal Pergantian Rutin

Cara Memilih Oli yang Tepat

Lazimnya rutinitas ganti oli mobil dihitung berdasarkan jarak tempuh kendaraan. Untuk oli yang menggunakan campuran bahan mineral, pergantian disarankan setiap 5.000 km. Sedangkan yang full sintetik bisa mencapai 10.000 km.

Waktu pergantian tersebut bisa lebih cepat jika sehari-hari mobil melalui rute di mana lalu-lintas padat. Pergantian juga harus lebih sering jika medan yang dilalui cukup berat seperti jalan rusak atau menanjak.

#2: Kualitas Oli Seperti Menurun

Kuras Oli Matic

Oli yang masih baru biasanya berteksur licin, lengket, dan bening. Sedangkan oli yang sudah terpakai, warnanya menjadi coklat kehitaman dan terlihat keruh.

Perubahan warna menandakan oli bekerja sesuai fungsinya yakni membersihkan permukaan dinding silinder. Oli yang sudah berwarna keruh ini memang jadi salah satu pertanda harus diganti, tapi bukan satu-satunya. Kita teap harus tahu waktu pemakaiannya.

Baca juga: 5 Jenis Oli Mobil Dan Aturan Perawatannya

#3:  Muncul Keluhan Pada Mesin

Pengecekan Mesin Mobil Bekas

Salah satu tanda yang patut diperhatikan adalah akselerasi mesin yang terasa berat. Kondisi ini bisa jadi pertanda oli harus diganti karena kualitasnya sudah menurun dan terjadi pergesekan antar-komponen.

Keluhan juga bisa muncul berupa getaran berat pada mesin. Apalagi jika getaran ini berkurang setelah oli diganti. Karena itu pemilik mobil harus lebih peka terhadap getaran tidak wajar pada mesin.

Oli juga harus diganti saat bunyi mesin terasa kasar, terutama begitu dihidupkan. Jika setelah pergantian oli bunyi mesin jadi lebih halus, berarti penyebabnya memang dari oli.

#4: Oli Di Bawah Batas Minimum

Ganti Oli Rutin

Kali ini bukan diganti, melainkan cukup ditambahkan. Yaitu ketika oli diketahui ada di bawah batas minimal yang tertera di dipstik. Tapi harus diingat, pengetesan harus dilakukan saat mesin dingin agar oli tidak dalam kondisi memuai dan hasilnya akurat.

Jika memang oli ada di bawah garis minimal, tambahkan secukupnya. Penambahan oli tidak boleh terlalu penuh agar tidak membuat kinerja mesin jadi turun akibat putaran mesin melambat.

#5: Kuras Oli Pada Jarak 50.000 Km

Ganti Oli

Pada setiap pemakaian 50.000 km, oli mesin harus dikuras. Menguras beda dengan ganti oli biasa. Kalau ganti oli biasa hanya sekitar 3-4 liter yang dikeluarkan, maka saat dikuras bisa sampai 10-12 liter.

Pengurasan ini penting dilakukan untuk mengganti oli secara keseluruhan. Karena saat ganti oli biasa, tidak semua oli dapat dikeluarkan

Baca juga: .4 Cara Memilih Oli yang Tepat untuk Mobil Anda

Mengingat ada berbagai jenis pelumas di mobil, manakah yang sebaiknya diprioritaskan penggantiannya?

Tentu saja yang prioritas adalah oli mesin, karena menunjang kinerja mesin setiap mesin dioperasikan. Kemudian urutannya baru oli transmisi, oli gardan, minyak rem, dan minyak power steering (jika ada).

Selain pergantian berdasarkan waktu, jika fungsi masing-masing oli sudah berkurang, maka memang sudah sepatutnya diganti. Karena setiap oli yang sudah tidak layak pakai, akan berdampak pada kinerja komponen yang ditopangnya.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Tips Agar Interior Mobil Tidak Berjamur

April 08, 2024
Agar interior mobil tidak berjamur memang perlu dilakukan dalam perawatan kendaraan. Alasannya, karena jamur bukan cuma merusak keindahan, tapi juga merugikan kesehatan. Interior juga lama kelamaan akan rusak. Bagi pengemudi dan penumpang, ada lagi alasan lain yakni munculnya aroma tidak sedap alias kabin jadi berbau. Tentu saja kondisi ini akan mengganggu perjalanan. Suasana kabin jadi
Baca Lebih Lanjut

Waspada! Ini Ciri Bensin Oplosan!

April 08, 2024
Hayo siapa nih di antara kalian yang masih bingung membedakan bensin oplosan dengan bensin yang asli? Kali ini kita akan membahasnya, agar kamu dan mobil kamu terhindar dari kerusakan akibat dari pemakaian bensin oplosan, serta juga terhindar dari kerusakan yang tidak diinginkan pada mesin. Yang perlu diperhatikan bagi pemilik mobil, pada saat pembakaran internal kualitas
Baca Lebih Lanjut

Mesin Bergetar Sampai ke Kabin, Ini 5 Penyebabnya

April 07, 2024
Mesin bergetar sampai ke kabin bisa menjadi pertanda bahwa satu atau beberapa komponen di dalam mesin sedang bermasalah. Tentu saja akibat  getaran, pengemudi maupun penumpang merasa sangat tidak nyaman, bahkan bisa menyebabkan pusing karena juga ada kebisingan. Getaran memang wajar terjadi di saat putaran mesin atau RPM sedang rendah. Namun biasanya getarannya tidak sampai ke
Baca Lebih Lanjut