Jangan Lupa 5 Hal Ini Saat Charging Baterai HP di Mobil

Maret 27, 2020
By Thomas W
Jangan Lupa 5 Hal Ini Saat Charging Baterai HP di Mobil-otospector

Di tengah kesibukan, kadang kita dituntut untuk selalu bergerak dengan menggunakan kendaraan. Saat itulah kadang kita memanfaatkan listrik pada kendaraan untuk mengisi baterai HP atau gadget yang lain.

Memang tak ada larangan untuk mengisi ulang daya baterai gadget. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukannya. Simak ya!

#1: Cenderung tidak stabil

Charging Baterai HP di Mobil

Harus dipahami, tegangan kelistrikan di mobil berbeda dengan listrik di rumah. Kecenderungannya tidak stabil, seiring naik-turunnya putaran mesin dan distribusi listrik ke segala perangkat berlistrik di mobil seperti AC, audio, lampu, dll.

Meski sudah dilengkapi dengan Automatic Voltage Regulator (AVR) dan aki, tetap saja tegangan listrik ini tidak begitu stabil. Mungkin kita tidak akan bisa merasakannya, namun pada alat-alat elektronik akan terasa dampaknya.

#2: Usia pakai jadi singkat

Charging Baterai HP di Mobil

Kebiasaan men-charge pada tegangan yang tidak stabil akan merusak baterai HP, bahkan bisa terkena juga bagian “mesin”-nya. Usia pakai baterai menjadi lebih singkat, karena baterai jadi menggembung.

Risiko yang lebih parah, meski jarang, ada kemungkinan baterai meledak. Kondisi ini tidak bisa dibilang main-main, terutama jika terjadi pada saat kendaraan bergerak, karena akan menimbulkan kepanikan dan bahkan kecelakaan.

Baca juga: Sistem Kelistrikan Yang Harus Anda Kenali

#3: Gunakan kabel yang sesuai

Charging Baterai HP di Mobil

Jika terpaksa harus men-charge di kendaraan pastikan memakai kabel charger yang berkualitas. Hentikan proses charge bila HP atau charger jadi panas, untuk menghindari kerusakan atau kebakaran. Selalu kontrol perangkat untuk mengetahui suhunya.

Saat dilakukan penge-chare-an, baterai HP atau gadget juga tidak boleh terkena sinar matahari langsung. Suhu kabin juga harus dijaga agar tidak dalam kondisi yang panas berlebihan. Karena itu, baterai atau gadget sebaiknya tidak ditinggal di kendaraan dalam posisi parkir di siang hari.

#4: Jangan dipakai menelepon

Charging Baterai HP di Mobil

Sebenarnya hal ini berlaku baik saat di rumah maupun di kendaraan. Jangan menelepon saat HP sedang dicharge, karena bisa menyebabkan ledakan. Sebaiknya cabut dulu kabel charge dari HP. Atau tunda dulu percakapan sampai baterai terisi penuh.

Saat dicharge, jauhkan juga HP dari bahan-bahan yang mudah terbakar seperti kertas, busa, atau kain. Panas dari HP dapat menyebabkan benda-benda yang bereaksi terhadap api, bisa terbakar.

Baca juga : 5 Tips Merawat Aki Mobil Agar Tidak Mudah Soak

Mengisi ulang baterai HP di kendaraan memang membutuhkan kedisiplinan, demi awetnya baterai HP Anda sendiri. Jikalau serampangan memperlakukannya, maka kita akan mengalami kerugian karena HP juga bisa rusak.

Mengisi baterai HP di kendaraan juga menjadi tidak main-main karena urusannya dengan keamanan dan keselamatan. Jangan sampai karena kebutuhan yang tidak terlalu mendesak, malah mengakibatkan kerugian karena keselamatan berkendara jadi terancam.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut

Mulai 1jtan Pajak Mobil Avanza per Tahun, Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan

Mei 30, 2026
Ngomongin mobil Toyota Avanza pasti nggak bakal ada habisnya ya kan? Dari zaman pioneer-nya rilis sekitar tahun 2003, ini mobil awet banget buat megang tahta jadi “Mobil Sejuta Umat” andalannya keluarga Indonesia. Ya gimana nggak Otofriends, speknya emang se-ramah itu sih, artinya iritnya nggak ngotak banget deh, ngerawatnya gampang, plus resale value nya itu juga
Baca Lebih Lanjut