;
Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector

Begini Cara Aman Bawa Sepeda Di Mobil

September 22, 2020
By Thomas W
Begini Cara Aman Bawa Sepeda Di Mobil-otospector

Di masa pandemi Covid-19, tiba-tiba bersepeda menjadi tren baru, terutama di masyarakat perkotaaan. Orang tidak hanya bersepeda di sekitar rumah, tapi kadang juga dibawa ke tempat yang lebih jauh.

Nah, biar aman saat membawa sepeda bersama kendaraan, mari kita perhatikan dulu beberapa catatan penting tentang membawa sepeda dengan kendaraan.

#1: Paling aman dimasukkan ke dalam kabin

Tidak ada cara yang paling aman selain memasukkan sepeda ke dalam kabin. Selain kondisi sepeda bisa lebih dimonitor, risiko sepeda untuk terjatuh dan mengakibatkan celaka di tengah jalan tidak akan terjadi.

Jika sepeda yang hendak dibawa adalah sepeda lipat, tentu tidak masalah untuk masuk ke dalam kabin. Namun kalau sepeda yang lebih besar (MTB atau roadbike) kita harus melepas dulu bannya. Kursi baris kedua dan ketiga dari mobil juga harus dilipat agar memberi ruang yang lebih lega.

Namun akibatnya kondisi di dalam kabin menjadi semakin sempit. Hati-hati, perhitungkan juga penempatan sepeda di dalam kabin. Karena guncangan selama perjalanan dapat merusak interior di dalam kabin. Bagian-bagian sepeda, terutama yang tajam, memang berpotensi merusak atau mengotori beberapa bagian kabin.

#2: Beli rak sepeda

Jenis “Frame mounted rack”

Jika kendaraan kita tidak memungkinkan untuk membawa sepeda di dalam kabin, kita perlu memberi rak untuk membawa sepeda di luar. Secara umum ada dua pembagian rak untuk membawa sepeda, yakni rak di mana sepeda ditempatkan di atap mobil serta rak di mana sepeda ditempatkan di belakang mobil.

Pilihan dua jenis rak ini juga bergantung pada jenis mobil yang akan dipakai serta kesiapan kita untuk menanganinya. Untuk rak yang ditempatkan di atap, sebaiknya hanya dipergunakan untuk mobil tipe SUV atau minimal MPV. Sementara mobil jenis lain, silakan pilih rak yang di belakang kendaraan.

Akan tetapi harus diingat pula soal kapasitas sepeda yang bisa dibawa. Pada mobil-mobil kecil, seperti hatchback atau city car, tentu tidak bisa membawa sepeda terlalu banyak. Ada keterbatasan beban yang dapat dibawa agar tetap aman dalam perjalanan.

Baca juga: Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya

#3: Pilihan rak untuk di atas mobil

Jenis “Fork mounted rack”

Pilihan rak untuk sepeda yang ditempatkan di atas mobil, terdiri atas rak yang mengharuskan sepeda dilepas roda depannnya (Fork mounted rack) serta rak yang memegang frame sepeda sehingga tidak perlu melepas roda depan (Frame mounted rack).

Masing-masing jenis rak tersebut punya keuntungan. Dengan menggunakan rak yang berada di atap, maka urusan parkir mobil jadi lebih mudah karena tidak menambah dimensi mobil. Pintu belakang mobil juga tidak terhambat dan masih bisa digunakan sebagai akses keluar-masuk.

Namun kekurangannya, kita harus berhati-hati karena tinggi mobil akan bertambah. Perhitungkan tinggi kendaraan dengan jalur yang hendak dilewati, agar tidak terantuk oleh bangunan, pohon, atau benda-benda lain sepanjang perjalanan.

Hal lain yang sering dikeluhkan, butuh waktu lebih lama untuk menurunkan sepeda dari atap mobil. Selain itu perlu juga seseorang yang cukup kuat dan terampil untuk melakukannya.

#4: Pilihan rak untuk di belakang mobil

Jenis “Hitch rack”

Rak untuk sepeda di belakang mobil terdiri atas rak yang penempatan sepedanya cukup ditambatkan (Hitch rack) serta rak di mana penempatan sepeda yang diikat ke bagasi mobil (Trunk rack)Hitch rack biasanya dipakai oleh mobil-mobil jenis SUV atau mobil besar lainnya. Sementara untuk mobil biasa, pilihannya bisa menggunakan Trunk rack.

Dengan memasang rak di belakang, keuntungannya adalah kemudahan pada saat kita akan membongkar sepeda. Waktunya lebih cepat dan prosesnya juga relatif aman, tidak akan melukai mobil maupun sepeda.

Namun kekurangannya, mobil akan sedikit sulit sewaktu parkir karena dimensinya bertambah. Karena itu, pastikan dulu lokasi tempat kita akan parkir cukup aman untuk berhenti kendaraan dan membongkar sepeda.

#5: Harus berhati-hati saat berjalan

Membawa beban berupa sepeda jelas dibutuhkan kehati-hatian tersendiri bagi pengendara mobil. Pastikan beban sepeda terikat cukup kencang agar tidak terlepas di jalan. Terutama pada saat kendaraan berjalan dengan kecepatan tinggi, karena sepeda yang dibawa akan rentan terjatuh dan mencelakai pengguna jalan lainnya.

Begitu pula saat mendekati bangunan atau dekat dengan kendaraan lain. Perhitungkan bahwa kita membawa beban yang menambah dimensi kendaraan. Jangan sampai pengemudi lalai mengontrol situasi sehingga malah mencelakai orang lain atau bahkan sepeda kita sendiri.

Baca juga: Mobil Bekas Ini Sangat Diincar untuk Siasati Aturan Ganjil Genap

Membawa sepeda dengan kendaraan memang cara yang sangat praktis saat akan beraktivitas di tempat yang jauh. Namun kita harus tetap memperhatikan faktor keselamatan saat sedang membawa sepeda di kendaraan. Jangan sampai kepinginnya bersenang-senang, malah jadi kerepotan. Selamat berolahraga!

Begini Cara Aman Bawa Sepeda Di Mobil

September 22, 2020
By Thomas W
thumbnail-Begini Cara Aman Bawa Sepeda Di Mobil-otospector

Di masa pandemi Covid-19, tiba-tiba bersepeda menjadi tren baru, terutama di masyarakat perkotaaan. Orang tidak hanya bersepeda di sekitar rumah, tapi kadang juga dibawa ke tempat yang lebih jauh.

Nah, biar aman saat membawa sepeda bersama kendaraan, mari kita perhatikan dulu beberapa catatan penting tentang membawa sepeda dengan kendaraan.

#1: Paling aman dimasukkan ke dalam kabin

Tidak ada cara yang paling aman selain memasukkan sepeda ke dalam kabin. Selain kondisi sepeda bisa lebih dimonitor, risiko sepeda untuk terjatuh dan mengakibatkan celaka di tengah jalan tidak akan terjadi.

Jika sepeda yang hendak dibawa adalah sepeda lipat, tentu tidak masalah untuk masuk ke dalam kabin. Namun kalau sepeda yang lebih besar (MTB atau roadbike) kita harus melepas dulu bannya. Kursi baris kedua dan ketiga dari mobil juga harus dilipat agar memberi ruang yang lebih lega.

Namun akibatnya kondisi di dalam kabin menjadi semakin sempit. Hati-hati, perhitungkan juga penempatan sepeda di dalam kabin. Karena guncangan selama perjalanan dapat merusak interior di dalam kabin. Bagian-bagian sepeda, terutama yang tajam, memang berpotensi merusak atau mengotori beberapa bagian kabin.

#2: Beli rak sepeda

Jenis “Frame mounted rack”

Jika kendaraan kita tidak memungkinkan untuk membawa sepeda di dalam kabin, kita perlu memberi rak untuk membawa sepeda di luar. Secara umum ada dua pembagian rak untuk membawa sepeda, yakni rak di mana sepeda ditempatkan di atap mobil serta rak di mana sepeda ditempatkan di belakang mobil.

Pilihan dua jenis rak ini juga bergantung pada jenis mobil yang akan dipakai serta kesiapan kita untuk menanganinya. Untuk rak yang ditempatkan di atap, sebaiknya hanya dipergunakan untuk mobil tipe SUV atau minimal MPV. Sementara mobil jenis lain, silakan pilih rak yang di belakang kendaraan.

Akan tetapi harus diingat pula soal kapasitas sepeda yang bisa dibawa. Pada mobil-mobil kecil, seperti hatchback atau city car, tentu tidak bisa membawa sepeda terlalu banyak. Ada keterbatasan beban yang dapat dibawa agar tetap aman dalam perjalanan.

Baca juga: Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya

#3: Pilihan rak untuk di atas mobil

Jenis “Fork mounted rack”

Pilihan rak untuk sepeda yang ditempatkan di atas mobil, terdiri atas rak yang mengharuskan sepeda dilepas roda depannnya (Fork mounted rack) serta rak yang memegang frame sepeda sehingga tidak perlu melepas roda depan (Frame mounted rack).

Masing-masing jenis rak tersebut punya keuntungan. Dengan menggunakan rak yang berada di atap, maka urusan parkir mobil jadi lebih mudah karena tidak menambah dimensi mobil. Pintu belakang mobil juga tidak terhambat dan masih bisa digunakan sebagai akses keluar-masuk.

Namun kekurangannya, kita harus berhati-hati karena tinggi mobil akan bertambah. Perhitungkan tinggi kendaraan dengan jalur yang hendak dilewati, agar tidak terantuk oleh bangunan, pohon, atau benda-benda lain sepanjang perjalanan.

Hal lain yang sering dikeluhkan, butuh waktu lebih lama untuk menurunkan sepeda dari atap mobil. Selain itu perlu juga seseorang yang cukup kuat dan terampil untuk melakukannya.

#4: Pilihan rak untuk di belakang mobil

Jenis “Hitch rack”

Rak untuk sepeda di belakang mobil terdiri atas rak yang penempatan sepedanya cukup ditambatkan (Hitch rack) serta rak di mana penempatan sepeda yang diikat ke bagasi mobil (Trunk rack)Hitch rack biasanya dipakai oleh mobil-mobil jenis SUV atau mobil besar lainnya. Sementara untuk mobil biasa, pilihannya bisa menggunakan Trunk rack.

Dengan memasang rak di belakang, keuntungannya adalah kemudahan pada saat kita akan membongkar sepeda. Waktunya lebih cepat dan prosesnya juga relatif aman, tidak akan melukai mobil maupun sepeda.

Namun kekurangannya, mobil akan sedikit sulit sewaktu parkir karena dimensinya bertambah. Karena itu, pastikan dulu lokasi tempat kita akan parkir cukup aman untuk berhenti kendaraan dan membongkar sepeda.

#5: Harus berhati-hati saat berjalan

Membawa beban berupa sepeda jelas dibutuhkan kehati-hatian tersendiri bagi pengendara mobil. Pastikan beban sepeda terikat cukup kencang agar tidak terlepas di jalan. Terutama pada saat kendaraan berjalan dengan kecepatan tinggi, karena sepeda yang dibawa akan rentan terjatuh dan mencelakai pengguna jalan lainnya.

Begitu pula saat mendekati bangunan atau dekat dengan kendaraan lain. Perhitungkan bahwa kita membawa beban yang menambah dimensi kendaraan. Jangan sampai pengemudi lalai mengontrol situasi sehingga malah mencelakai orang lain atau bahkan sepeda kita sendiri.

Baca juga: Mobil Bekas Ini Sangat Diincar untuk Siasati Aturan Ganjil Genap

Membawa sepeda dengan kendaraan memang cara yang sangat praktis saat akan beraktivitas di tempat yang jauh. Namun kita harus tetap memperhatikan faktor keselamatan saat sedang membawa sepeda di kendaraan. Jangan sampai kepinginnya bersenang-senang, malah jadi kerepotan. Selamat berolahraga!

Baca Artikel Lainnya

Grand Livina Bekas Harganya Kian Turun, Ini 5 Penyebabnya
Grand Livina Bekas Harganya Kian Turun, Ini 5 Penyebabnya
Oktober 20, 2020
Saat ini di pasaran memang hanya tersedia Nissan Grand Livina bekas. Tanpa produk baru yang meluncur, keberadaannya seolah terlupakan. Namun jika kita mengingat pada periode pertengahan dekade 2000-an, siapa yang tidak kenal dengan low MPV andalan Nissan ini. Dengan tongkrongan yang manis, ditambah keunggulan dalam hal pengendalian, kapasitas kabin, serta efisiensi konsumsi BBM, menjadikan Grand
5 Mobil Paling Irit BBM Selain LCGC Tahun 2020
5 Mobil Paling Irit BBM Selain LCGC Tahun 2020
Oktober 16, 2020
Pada masa pandemi seperti saat ini, urusan konsumsi BBM tentunya jadi isu yang penting. Terutama bagi orang-orang yang tetap beraktivitas sehari-hari seperti biasa, menggunakan kendaraan pribadi. Yang mereka butuhkan, mobil paling irit BBM, namun tetap sesuai mewakili selera dan kepribadian mereka. Bicara soal mobil paling irit BBM tentu kita akan langsung terpaku pada mobil-mobil Low
Grand Livina Bekas Harganya Kian Turun, Ini 5 Penyebabnya
Grand Livina Bekas Harganya Kian Turun, Ini 5 Penyebabnya
Oktober 20, 2020
Saat ini di pasaran memang hanya tersedia Nissan Grand Livina bekas. Tanpa produk baru yang meluncur, keberadaannya seolah terlupakan. Namun jika kita mengingat pada periode pertengahan dekade 2000-an, siapa yang tidak kenal dengan low MPV andalan Nissan ini. Dengan tongkrongan yang manis, ditambah keunggulan dalam hal pengendalian, kapasitas kabin, serta efisiensi konsumsi BBM, menjadikan Grand
5 Mobil Paling Irit BBM Selain LCGC Tahun 2020
5 Mobil Paling Irit BBM Selain LCGC Tahun 2020
Oktober 16, 2020
Pada masa pandemi seperti saat ini, urusan konsumsi BBM tentunya jadi isu yang penting. Terutama bagi orang-orang yang tetap beraktivitas sehari-hari seperti biasa, menggunakan kendaraan pribadi. Yang mereka butuhkan, mobil paling irit BBM, namun tetap sesuai mewakili selera dan kepribadian mereka. Bicara soal mobil paling irit BBM tentu kita akan langsung terpaku pada mobil-mobil Low
5 Mobil Bekas Murah Harga di Bawah Rp50 Jutaan, Tipe SUV
5 Mobil Bekas Murah Harga di Bawah Rp50 Jutaan, Tipe SUV
Oktober 12, 2020
Banyak mobil bekas murah saat ini, mengingat di pasaran memang sedang membanjir penawaran dari penjual. Akan tetapi jangan sembarangan memilih mobil begitu saja. Pilih yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan kita sehari-hari. Contohnya, mobil yang tangguh dan siap menghadapi medan yang kurang menguntungkan. Jalanan yang rusak atau ancaman banjir, misalnya. Apalagi musim hujan sudah di depan
Harga Avanza Bekas Tetap Tinggi, 5 Alasan Ini Yang Mempengaruhi Orang Memilihnya
Harga Avanza Bekas Tetap Tinggi, 5 Alasan Ini Yang Mempengaruhi Orang Memilihnya
Oktober 08, 2020
Di antara ratusan model kendaraan dari berbagai merek yang pernah dijual di Indonesia, Toyota Avanza boleh dikata paling fenomenal. Selain sempat tercatat sebagai mobil dengan penjualan tertinggi selama sekitar 13 tahun (sejak 2006 ke 2019), harga Avanza bekas tetap tinggi dan stabil. Mobil dengan julukan “mobil sejuta umat” ini konon memang mampu menjawab kebutuhan orang
Artikel Terbaru
Baca Artikel Lainnya
Grand Livina Bekas Harganya Kian Turun, Ini 5 Penyebabnya
Grand Livina Bekas Harganya Kian Turun, Ini 5 Penyebabnya
Oktober 20, 2020
Saat ini di pasaran memang hanya tersedia Nissan Grand Livina bekas. Tanpa produk baru yang meluncur, keberadaannya seolah terlupakan. Namun jika kita mengingat pada periode pertengahan dekade 2000-an, siapa yang tidak kenal dengan low MPV andalan Nissan ini. Dengan tongkrongan yang manis, ditambah keunggulan dalam hal pengendalian, kapasitas kabin, serta efisiensi konsumsi BBM, menjadikan Grand
5 Mobil Paling Irit BBM Selain LCGC Tahun 2020
5 Mobil Paling Irit BBM Selain LCGC Tahun 2020
Oktober 16, 2020
Pada masa pandemi seperti saat ini, urusan konsumsi BBM tentunya jadi isu yang penting. Terutama bagi orang-orang yang tetap beraktivitas sehari-hari seperti biasa, menggunakan kendaraan pribadi. Yang mereka butuhkan, mobil paling irit BBM, namun tetap sesuai mewakili selera dan kepribadian mereka. Bicara soal mobil paling irit BBM tentu kita akan langsung terpaku pada mobil-mobil Low
5 Mobil Bekas Murah Harga di Bawah Rp50 Jutaan, Tipe SUV
5 Mobil Bekas Murah Harga di Bawah Rp50 Jutaan, Tipe SUV
Oktober 12, 2020
Banyak mobil bekas murah saat ini, mengingat di pasaran memang sedang membanjir penawaran dari penjual. Akan tetapi jangan sembarangan memilih mobil begitu saja. Pilih yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan kita sehari-hari. Contohnya, mobil yang tangguh dan siap menghadapi medan yang kurang menguntungkan. Jalanan yang rusak atau ancaman banjir, misalnya. Apalagi musim hujan sudah di depan
Harga Avanza Bekas Tetap Tinggi, 5 Alasan Ini Yang Mempengaruhi Orang Memilihnya
Harga Avanza Bekas Tetap Tinggi, 5 Alasan Ini Yang Mempengaruhi Orang Memilihnya
Oktober 08, 2020
Di antara ratusan model kendaraan dari berbagai merek yang pernah dijual di Indonesia, Toyota Avanza boleh dikata paling fenomenal. Selain sempat tercatat sebagai mobil dengan penjualan tertinggi selama sekitar 13 tahun (sejak 2006 ke 2019), harga Avanza bekas tetap tinggi dan stabil. Mobil dengan julukan “mobil sejuta umat” ini konon memang mampu menjawab kebutuhan orang
Lelang Mobil Murah dan Bergaransi, Kolaborasi Caready dengan Otospector
Lelang Mobil Murah dan Bergaransi, Kolaborasi Caready dengan Otospector
Oktober 05, 2020
Tertarik beli mobil bekas di balai lelang mobil? Jangan khawatir, karena sekarang membeli mobil bekas di balai lelang Caready semakin aman. Mobil-mobil yang dijual di Caready dijamin sudah diinspeksi oleh Otospector, bahkan mendapat garansi.   Dengan membeli mobil yang sudah lulus inspeksi Otospector, maka gambaran tentang kondisi mobil dapat diketahui secara pasti. Pembeli juga dapat menentukan