Biar Tokcer, Perhatikan Batas Aman Kesehatan Aki Mobil Pakai Cara Ini

April 19, 2026
By Thomas W
Biar Tokcer, Perhatikan Batas Aman Kesehatan Aki Mobil Pakai Cara Ini-otospector

Tahu enggak, Otofriends? Mobil-mobil modern keluaran terbaru punya perbedaan dengan mobil-mobil jadul, terutama soal kelistrikan?

Mobil-mobil zaman sekarang ibaratnya sudah kayak “komputer berjalan” yang butuh pasokan listrik secara stabil dan besar.

Di situlah mobil butuh aki yang stabil, bukan aki yang cuma sekadar hidup. Stabil artinya aki mampu menjaga kualitas arus listrik tetap konsisten tanpa fluktuasi (naik-turun) drastis.

Bisa dibayangkan kalau kelistrikan mobil tidak stabil, maka sensor-sensor yang sensitif bakal error. Hati-hati, kondisi ini bisa membahayakan perjalanan!

Nah, biar tidak ada drama dadakan di jalan, Otofriends mesti selalu memperhatikan kesehatan aki mobil.

Apa saja yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan aki mobil ini? Yuk, kita bedah:

#1: Mengecek Tegangan Voltase Aki

Mengecek Tegangan Voltase Aki

Sumber: Carro.id

Dengan menggunakan voltmeter atau multimeter, kita bisa mengecek voltase aki.

Saat mesin mati, voltase aki normal sekitar 12,6 Volt atau artinya aki dalam kondisi penuh. Kalau ada penurunan misal mendekati 12 volt, masih dalam batas aman.

Ketika mesin nyala, voltase  aki ada di kisaran 13,5 volt – 14,5 volt. Voltase naik karena alternator yang mengisi ulang daya ke aki.

Aki dianggap mulai bermasalah, kalau dalam kondisi mesin nyala, voltasenya di bawah 12 Volt. Bisa jadi alternator atau aki bermasalah.

Aki sudah disebut lemah atau rusak, kalau voltase ada di 11 Volt atau lebih rendah.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

#2: Mengecek Cold Cranking Amps

Mengecek Cold Cranking Amps

Sumber: Underhood Service

Dengan menggunakan Battery Tester Digital, kita bisa juga mengukur Cold Cranking Amps (CCA).

CCA adalah kemampuan aki menyalakan mesin pada saat suhu dingin. Meski di Indonesia, suhu jarang mencapai titik beku, tetapi CCA bisa jadi indikator utama kekuatan fisik sel aki.

Di Battery Tester Digital akan muncul dua angka, yaitu:

  • Rated CCA: Nilai standar bawaan aki (misal: 450 CCA).
  • Measured CCA: Nilai yang terukur saat ini (misal: 300 CCA).

Jika hasil pengukuran (Measured) berada di bawah 70% dari nilai standarnya (Rated), artinya aki sudah tidak lagi sehat. Artinya, aki bisa berisiko gagal di-starter suatu saat.

Baca juga: Bengkel AC Mobil di Bogor Rekomendasi Otospector

#3: Memperhatikan Usia Aki

Memperhatikan Usia Aki

Sumber: Astra Otoshop

Kesehatan aki juga bisa diperkirakan dari usia pakai aki mobil. Teorinya, usia pakai berkisar antara 1,5 tahun sampai 3 tahun.

Usia pakai dipengaruhi beban kelistrikan dan perawatan.

Kalau usia pakai sudah lewat dari 2 tahun, sebaiknya dilakukan pengecekan rutin setiap bulan.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Pengecekan

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Pengecekan

Sumber: Alibaba.com

  • Saat mengecek voltase, pastikan kebersihan terminal aki dari kerak putih (oksidasi) agar tidak menghambat arus listrik.
  • Pada saat akan menguji, pastikan AC, lampu, head unit, segala peralatan elektrik; sudah mati agar beban aki tidak berat saat mesin dinyalakan lagi.
  • Jika memang voltase aki mulai melemah dan tidak bisa menyuplai listrik secara optimal, maka untuk aki kering bisa dicas ulang. Sedangkan aki basah pengisian air aki harus diperhatikan rutin.

Baca juga: Mulai Dari BMW X3, Ini Deretan Mobil AWD Keren di Indonesia  

Bagaimana cara melepas kabel aki yang aman?

Kalau Otofriends ingin melepas kabel aki, maka harus diperhatikan urutan melepasnya biar aman.

Kabel pertama yang dilepas adalah negatif lebih dulu. Biasanya kabel warnanya hitam. Baru kemudian melepas kabel positif.

Kabel negatif dilepas duluan, karena kalau kabel positif yang duluan, maka kalau kunci pas Anda tidak sengaja menyentuh bodi mobil (massa), akan terjadi percikan api atau korsleting.

Kalau Otofriends ingin memastikan kondisi mobil bekas sebelum dibeli, pakai saja jasa inspeksi mobil bekas Otospector yang telah terpercaya. Dengan inspeksi maka kita bisa mengetahui kondisi mobil secara keseluruhan.

Mobil akan semakin oke kalau dilengkapi juga dengan garansi mobil bekas Otospector. Biar nanti kalau sudah dipakai harian, lebih aman dan nyaman.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Wuling Aira EV Resmi Hadir di GIIAS 2026! Segini Harga dan Spesifikasinya, Bikin Air EV Punya Saingan Baru

Juli 30, 2026
Persaingan mobil listrik di Indonesia semakin seru. Setelah sukses dengan Air EV, BinguoEV, Cloud EV, hingga Mitra EV, Wuling kembali memperluas lini kendaraan listriknya lewat Wuling Aira EV yang resmi diperkenalkan di ajang GIIAS 2026. Kehadiran city car listrik terbaru ini menjadi salah satu peluncuran yang paling menyita perhatian karena menawarkan konsep mobil perkotaan yang
Baca Lebih Lanjut

Toyota Land Cruiser 300 Siap Jadi Bintang GIIAS 2026? Intip Spesifikasi, Fitur, dan Bocoran Terbarunya!

Juli 30, 2026
Setiap penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Toyota hampir selalu menghadirkan kejutan. Pada GIIAS 2026, Toyota telah mengonfirmasi akan memperkenalkan dua model baru, salah satunya disebut sebagai “Legendary Model”. Petunjuk tersebut memunculkan berbagai spekulasi, dan salah satu nama yang paling sering disebut adalah Toyota Land Cruiser 300, khususnya versi terbaru atau bahkan varian hybrid
Baca Lebih Lanjut

Chery J6 Tampil Lebih Garang di GIIAS 2026? Simak Spesifikasi, Fitur, dan Bocoran Terbarunya!

Juli 29, 2026
Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) selalu menjadi ajang bagi produsen otomotif untuk memperkenalkan teknologi dan produk terbaru. Setelah sukses mencuri perhatian sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia, Chery J6 diprediksi kembali menjadi salah satu model yang ramai dikunjungi pengunjung di GIIAS 2026. Otofriends, SUV listrik ini memang punya daya tarik yang berbeda dibanding
Baca Lebih Lanjut