
Tahu enggak, Otofriends? Mobil-mobil modern keluaran terbaru punya perbedaan dengan mobil-mobil jadul, terutama soal kelistrikan?
Mobil-mobil zaman sekarang ibaratnya sudah kayak “komputer berjalan” yang butuh pasokan listrik secara stabil dan besar.
Di situlah mobil butuh aki yang stabil, bukan aki yang cuma sekadar hidup. Stabil artinya aki mampu menjaga kualitas arus listrik tetap konsisten tanpa fluktuasi (naik-turun) drastis.
Bisa dibayangkan kalau kelistrikan mobil tidak stabil, maka sensor-sensor yang sensitif bakal error. Hati-hati, kondisi ini bisa membahayakan perjalanan!
Nah, biar tidak ada drama dadakan di jalan, Otofriends mesti selalu memperhatikan kesehatan aki mobil.
Apa saja yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan aki mobil ini? Yuk, kita bedah:

Sumber: Carro.id
Dengan menggunakan voltmeter atau multimeter, kita bisa mengecek voltase aki.
Saat mesin mati, voltase aki normal sekitar 12,6 Volt atau artinya aki dalam kondisi penuh. Kalau ada penurunan misal mendekati 12 volt, masih dalam batas aman.
Ketika mesin nyala, voltase aki ada di kisaran 13,5 volt – 14,5 volt. Voltase naik karena alternator yang mengisi ulang daya ke aki.
Aki dianggap mulai bermasalah, kalau dalam kondisi mesin nyala, voltasenya di bawah 12 Volt. Bisa jadi alternator atau aki bermasalah.
Aki sudah disebut lemah atau rusak, kalau voltase ada di 11 Volt atau lebih rendah.


Sumber: Underhood Service
Dengan menggunakan Battery Tester Digital, kita bisa juga mengukur Cold Cranking Amps (CCA).
CCA adalah kemampuan aki menyalakan mesin pada saat suhu dingin. Meski di Indonesia, suhu jarang mencapai titik beku, tetapi CCA bisa jadi indikator utama kekuatan fisik sel aki.
Di Battery Tester Digital akan muncul dua angka, yaitu:
Jika hasil pengukuran (Measured) berada di bawah 70% dari nilai standarnya (Rated), artinya aki sudah tidak lagi sehat. Artinya, aki bisa berisiko gagal di-starter suatu saat.

Sumber: Astra Otoshop
Kesehatan aki juga bisa diperkirakan dari usia pakai aki mobil. Teorinya, usia pakai berkisar antara 1,5 tahun sampai 3 tahun.
Usia pakai dipengaruhi beban kelistrikan dan perawatan.
Kalau usia pakai sudah lewat dari 2 tahun, sebaiknya dilakukan pengecekan rutin setiap bulan.


Sumber: Alibaba.com
Kalau Otofriends ingin melepas kabel aki, maka harus diperhatikan urutan melepasnya biar aman.
Kabel pertama yang dilepas adalah negatif lebih dulu. Biasanya kabel warnanya hitam. Baru kemudian melepas kabel positif.
Kabel negatif dilepas duluan, karena kalau kabel positif yang duluan, maka kalau kunci pas Anda tidak sengaja menyentuh bodi mobil (massa), akan terjadi percikan api atau korsleting.
Kalau Otofriends ingin memastikan kondisi mobil bekas sebelum dibeli, pakai saja jasa inspeksi mobil bekas Otospector yang telah terpercaya. Dengan inspeksi maka kita bisa mengetahui kondisi mobil secara keseluruhan.
Mobil akan semakin oke kalau dilengkapi juga dengan garansi mobil bekas Otospector. Biar nanti kalau sudah dipakai harian, lebih aman dan nyaman.
Bagikan