Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya

April 27, 2020
By Thomas W
Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya-otospector

Bukan cuma bodi atau mesin yang perlu perawatan. Peranti yang sifatnya fast moving, seperti aki, juga perlu perawatan agar dapat berfungsi optimal. Aki yang terawat juga membua usia pakainya menjadi lebih panjang.

Masalahnya, tidak banyak orang yang telaten merawat aki. Alasannya karena tidak ada waktu dan merasa tidak harus merawatnya. Berikut beberapa fakta yang harus diperhatikan:

#1: Ada Usia Pakainya

Aki Mobil

Setiap aki mobil sesungguhnya punya usia pakai. Pada umumnya antara 2-3 tahunan, aki sudah kurang optimal fungsinya atau bahkan mati sendiri. Namun sebenarnya usia aki bisa lebih panjang dari itu, tergantung kualitas aki dan perawatannya.

Ketika aki sudah mulai soak, maka sebaiknya diganti baru. Sia-sia saja jika diisi ulang karena kemampuan aki untuk menyimpan daya listrik sudah berkurang. Memang ada jasa-jasa pengisian setrum aki, namun karena pada umumnya aki yang sudah soak artinya sudah melebihi masa pakainya, maka percuma saja dilakukan penyetruman.

#2: Harus Rutin Dipakai

Foto Mesin Mobil

Agar awet, daya aki harus rutin dicek dengan battery load tester di bengkel atau toko aki. Layanan ini biasanya diberikan oleh bengkel-bengkel resmi ketika kendaraan diservis rutin. Setiap selesai diservis nanti akan diberikan kertas print out hasil pengecekan aki.

Agar aki tetap awet, pada aki basah, adalah tetap menjaga agar cairan elektrolit tidak kurang dari batas minimum. Mesin mobil juga harus rutin dinyalakan setidaknya seminggu sekali, agar daya aki terisi kembali dan aki tidak tekor.

Baca juga: Bukan Hanya karena Aki, Ini 5 Penyebab Lain Mengapa Mobil Susah Distarter

#3: Perhatikan Kebersihannya

Aki Mobil

Jika kita membuka mesin dan melihat aki, maka biasanya pada terminal atau klep ada semacam bubuk putih yang menumpuk. Ada yang menyebutnya sebagai jamur. Padahal istilah itu tidak tepat.

Gangguan yang sering terjadi, pada terminal tersebut juga ada karat. Ada juga yang posisinya longgar. Kondisi-kondisi semacam ini perlu diwaspadai karena longgarnya terminal di kutub aki bisa menyebabkan percikan api dan mengakibatkan kebakaran.

Sementar itu, jika ada muncul “jamur” atau karat, cukup siram dengan air panas dan gosok dengan sikat. Aki akan bersih seperti sediakala.  

#4: Perhatikan Selalu Indikator

Mobil Bekas Diesel - Tegangan Accu

Perlu juga orang menyadari bahwa setiap kali mesin menyala, maka otomatis aki akan terisi. Nah, sistem pengisian aki harus diperhatikan setiap waktu. Cara paling mudah dengan melihat indikator baterai pada dashboard.

Jika mesin menyala namun indikator juga menyala, maka itu artinya pengisiannya kurang baik. Cara lainnya adalah dengan melepas terminal kutub negatif saat kondisi mesin hidup. Kalau mesin ternyata mati, berarti ada masalah pada sistem pengisian.

Baca juga: Bikin Rugi! Kenali Ciri-Ciri Aki Mobil Rekondisi Berikut Ini

Masalah pada aki memang kadang terjadi tanpa diduga. Kadang di saat kondisi sedang tidak siap, ternyata aki bermasalah sehingga mobil tidak mau distart. Akibatnya kita terpaksa memanggil pedagang aki dan menggantinya dengan biaya yang tidak sedikit.

Karena itulah, hindari masalah yang tidak diinginkan dengan melakukan perawatan rutin. Caranya tidak sulit, tinggal bagaimana pemilik rajin dan berdisiplin dalam mengecek dan merawat aki. Dengan perawatan yang baik, maka aki akan panjang umur.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mulai CR-V Sampai Zenix, Ini Mobil Hybrid Paling Irit di Indonesia

April 08, 2026
Di tengah harga BBM yang naik turun, sekarang makin banyak orang mulai mencari kendaraan yang lebih hemat. Salah satu pilihan yang semakin populer adalah mobil hybrid. Mobil jenis ini dikenal irit bahan bakar karena menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik. Hasilnya? Konsumsi BBM jadi jauh lebih efisien dibandingkan mobil konvensional. Nah, biasanya pertanyaan yang sering
Baca Lebih Lanjut

Mau Beli Mobil Listrik? Yuk Kita Hitung Dulu Biaya Pasang Wall Charger

April 07, 2026
Buat para calon pemilik mobil listrik, pertanyaan yang paling sering diajukan adalah berapa biaya pasang wall charger di rumah? Wajar kalau mereka bertanya. Soalnya, pemilik mobil jelas akan selalu mengisi baterai di rumah. Tidak bisa melulu mengandalkan stasiun pengisian umum. Apalagi kalau mobilitasnya tinggi. Asal tahu saja, home charging di rumah punya berbagai keuntungan. Antara
Baca Lebih Lanjut

Selain Ban, Ini Penyebab Ban Mobil Cepat Aus

April 07, 2026
Seperti yang kita ketahui, ban mobil itu ibarat “sepatu” buat kendaraan. Kalau cepat aus, bukan cuma bikin boros karena harus sering ganti, tapi juga bisa berbahaya untuk keselamatan. Masalahnya, banyak pemilik kendaraan yang baru sadar kondisi ban sudah parah ketika sudah botak atau tidak layak pakai. Padahal, ada banyak faktor yang bikin ban mobil cepat
Baca Lebih Lanjut