Kenali 4 Ciri-Ciri Aki Mobil Rekondisi Berikut Ini

Juli 16, 2018
By jandika
Kenali 4 Ciri-Ciri Aki Mobil Rekondisi Berikut Ini-otospector

Sama seperti baterai lainnya, baterai mobil alias aki perlu diganti jika sudah mencapai masa tertentu. Umumnya, aki mobil harus diganti setelah satu hingga dua tahun pemakaian. Saat masanya tiba, pilihlah aki dengan seksama karena kini banyak beredar aki rekondisi.

Teman OtoSpector, apakah Anda pernah mendengar istilah tersebut? Aki rekondisi merupakan aki bekas yang telah mengalami perbaikan sedemikian rupa sehingga tampak baru kembali. Aki macam ini banyak dijual di pasaran dan bukan toko resmi.

Kerugian Menggunakan Aki Rekondisi

Lantas apa kerugiannya menggunakan aki “abal-abal” ini? Dilansir OtoSpector dari carmudi.co.id, aki bekas yang direkondisi sebenarnya tidak akan menimbulkan ledakan atau kerusakan parah pada mobil. Meskipun begitu, pengguna tetap akan merugi bila menggunakan aki tersebut.

Pasalnya, aki rekondisi memiliki usia pemakaian yang sangat pendek. Biarpun harganya relatif lebih murah namun uang yang dikeluarkan untuk beli aki rekondisi bisa lebih besar dibanding beli aki baru. Anda tentu tidak mau seperti itu bukan?

Mari kenali beberapa ciri aki rekondisi seperti berikut ini:

#1: Harga Murah Tak Masuk Akal

Aki Rekondisi

Aki baru untuk mobil umumnya memiliki harga berkisar antara Rp600 ribu hingga Rp4 juta-an tergantung merek. Dikutip dari otosia.com, per-Juni 2018 lalu harga aki mobil dengan harga paling murah ialah Rp645 ribu untuk merek GForce tegangan 12 volt dan kapasitas 35 Ah. Sementara itu aki termahal ialah sekitar Rp4,7 juta untuk merek Global Battery tegangan 12 volt dan kapasitas 230 Ah.

Sementara itu aki rekondisi umumnya dijual dengan harga yang murah. Jika murahnya masih kurang sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu mungkin masuk akal ya, Teman OtoSpector. Bila murahnya sudah mencapai setengah harga, aki tersebut patut Anda curigai keasliannya.

#2: Umum Dijual di Pinggir Jalan, Bukan Toko Besar

Aki Mobil

Aki rekondisi tak mungkin Anda temukan di toko besar, Teman OtoSpector. Biasanya aki seperti ini banyak dijual di toko onderdil mobil yang ada di pinggiran jalan. Jadi apabila Anda berniat untuk membeli aki mobil di tempat demikian, lebih berhati-hati ya!

#3: Goresan Hingga Perubahan Warna Aki

Aki Mobil Positif Negatif

Saat Anda akan membeli aki di pinggir jalan, pertama-tama coba cek bagian kutub, cover, dan juga warna permukaannya. Bila kutubnya terdapat goresan, bagian cover menggelembung, serta warnanya telah berganti menjadi lebih pudar, bisa jadi aki tersebut merupakan rekondisi.

Ketiga hal ini merupakan ciri paling umum untuk mengenali apakah aki tersebut rekondisi atau bukan. Bila Anda tidak merasa yakin dengan aki tersebut, coba telusuri kondisinya lebih lanjut dengan berkomunikasi kepada sang penjual. Jawaban-jawaban yang dilontarkan penjual aki tentu bisa Anda jadikan penilaian apakah aki tersebut merupakan rekondisi atau bukan.

#4: Garansi Aki Tidak Penuh

Aki Mobil

Sebuah aki baru dijual dengan jaminan garansi oleh pabrikannya. Biasanya lama garansi yang ditawarkan oleh produsen ialah sekitar satu tahun. Bila garansi yang diberikan kurang dari itu, Anda patut curiga Teman OtoSpector.

Banyak yang menyebutkan, aki rekondisi pun kerap dilengkapi dengan garansi. Akan tetapi, garansi yang diberikan hanya dalam hitungan bulan saja. Biasanya garansi tersebut hanya mencapai tiga bulan.

Nah, saat Anda akan membeli mobil bekas, pengecekan aki pun sangat dibutuhkan, lho. Jangan sampai mobil idaman yang akan Anda beli menggunakan aki rekondisi sehingga nantinya malah merugikan.

Supaya hal ini tak terjadi, mintalah bantuan jasa inspeksi mobil bekas independen seperti OtoSpector. Lebih aman belinya, lebih nyaman juga pakainya. Semoga ulasan di atas berguna untuk Anda!

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut

Mulai 1jtan Pajak Mobil Avanza per Tahun, Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan

Mei 30, 2026
Ngomongin mobil Toyota Avanza pasti nggak bakal ada habisnya ya kan? Dari zaman pioneer-nya rilis sekitar tahun 2003, ini mobil awet banget buat megang tahta jadi “Mobil Sejuta Umat” andalannya keluarga Indonesia. Ya gimana nggak Otofriends, speknya emang se-ramah itu sih, artinya iritnya nggak ngotak banget deh, ngerawatnya gampang, plus resale value nya itu juga
Baca Lebih Lanjut