Perhatikan 5 Titik Rawan Sebelum Beli Mobil Klasik

Desember 30, 2016
By jandika
Perhatikan 5 Titik Rawan Sebelum Beli Mobil Klasik-otospector

Apakah Anda salah satu penggemar mobil klasik? Atau mungkin Anda baru saja menaruh minat untuk membeli mobil tua dan berencana memodifikasi mobil tersebut nantinya? Agar Anda dapat mengambil keputusan yang matang, perhatikan 5 titik rawan berikut sebelum membeli mobil idaman Anda:

#1: Sasis dan Kaki-Kaki Mobil

Poin yang satu ini merupakan bagian paling vital yang harus Anda amati. Sasis dan kaki-kaki mobil tua cenderung sudah mulai ringkih sehingga berpotensi bermasalah di jalan. Mintalah untuk melakukan pengecekan khusus untuk bagian sasis dan kaki-kaki agar Anda dapat mengetahui kondisi keseluruhan dari depan hingga belakang.

Baca juga: Servis di Bengkel Resmi atau Umum? Sebelum Memutuskan Cek Dulu Fakta-faktanya!

#2: Knalpot

Salah satu indikasi mesin mobil masih berada dalam kondisi baik adalah dengan melihat gas buangan dari knalpot. Jika knalpot masih mengeluarkan air, artinya tidak ada kebocoran oli. Mintalah juga untuk menguji coba mobil beberapa menit untuk melihat emisinya. Mesin mobil masih tergolong baik jika jelaga yang tersisa di knalpot tidak basah dan temperatur mobil berada dalam kondisi normal.

#3: Karburator

Karburator berfungsi mencampur udara dan bahan bakar untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna. Sebagian besar mobil keluaran terbaru telah menggunakan sistem injeksi untuk pembakaran sehingga karburator umumnya hanya akan Anda temukan pada mobil-mobil lawas atau klasik. Sebelum membeli mobil incaran Anda, pastikan karburatornya masih mulus dan terawat, karena karburator yang sudah mulai soak akan berdampak pada borosnya penggunaan bahan bakar.

#4: Eksterior

Anda mungkin berpikir bahwa eksterior mobil bukanlah suatu masalah besar. Namun kenyataannya, merombak bagian eksterior mobil antik dapat memakan biaya yang lebih besar daripada hanya mengganti beberapa bagian onderdil mobil yang sudah mulai usang. Pertimbangkan kondisi mesin maupun badan mobil dan cari tahu perkiraan biaya yang harus Anda keluarkan nantinya.

Baca juga: Catat, Ini Beda Biaya Cat Mobil Di Bengkel Umum Dan Resmi

#5: Surat Kelengkapan

Kelengkapan dokumen dan berkas mobil tidak kalah penting dibanding faktor lainnya. Tentunya Anda wajib was-was jika mobil yang telah Anda sukai ternyata tidak disertai dengan STNK atau BPKB yang jelas. Jika Anda membeli mobil keluaran sebelum tahun 1970, periksa juga boekpass mobil tersebut. Boekpass merupakan sertifikat kendaraan bermotor sebelum dikeluarkannya BPKB.

Apakah Anda sudah siap untuk membeli mobil lawas idaman? Jika Anda masih belum merasa sepenuhnya yakin, jangan ragu untuk menggunakan jasa pengecekan independen oleh teknisi terlatih.

OtoSpector memiliki layanan khusus untuk inspeksi mobil tua karena lebih banyak titik rawan yang harus diamati dibandingkan mobil keluaran baru. Selain itu, mobil tua juga memiliki banyak area “tersembunyi” karena beberapa bagiannya tidak sama dengan mobil keluaran baru sehingga pengecekan harus dilakukan dengan lebih hati-hati.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mulai 20rb Km Untuk Waktu Ganti Minyak Rem Mobil, Cek Detailnya

Maret 09, 2026
Seperti yang kita ketahui, salah satu komponen penting dalam sistem pengereman mobil adalah minyak rem. Sayangnya, masih banyak pemilik kendaraan yang sering mengabaikan perawatannya. Padahal, minyak rem memiliki peran besar dalam menentukan seberapa baik sistem pengereman bekerja saat mobil digunakan. Jika kualitas minyak rem mulai menurun, performa pengereman juga akan ikut menurun. Rem bisa terasa
Baca Lebih Lanjut

Biar Nyaman Di Jalan, Ini Langkah Perawatan Mobil Jelang Mudik Idul Fitri 2026

Maret 07, 2026
Kalau Otofriends ada rencana pulang kampung saat Idul Fitri nanti, tentu harus melakukan perawatan mobil menjelang mudik Idul Fitri 2026. Mungkin ada sebagian orang bertanya, apa perawatan ini benar-benar perlu? Soalnya selama ini mobil sudah diservis rutin di bengkel resmi. Meski mobil biasa dipakai harian dan kondisinya selalu oke, perawatan menjelang perjalanan jauh, tetap perlu.
Baca Lebih Lanjut

Biar Gak Boncos, Begini Cara Mencegah Transmisi Matic Overheat

Maret 06, 2026
Hah, serius, transmisi matic bisa overheat? Wajar, kalau ada sebagian pemakai matic yang baru tahu fakta ini. Overheat, lebih tepatnya, suhu dari oli pelumas transmisi melonjak melebihi idealnya. Dari yang biasanya di kisaran 80°C hingga 100°C, mencapai 120 derajat C bahkan lebih Kalau sudah terlalu panas, oli akan kehilangan kemampuan pelumasannya. Tentu saja bakal muncul
Baca Lebih Lanjut