;
Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector

5 Tips Membeli Mobil Bekas Diesel dengan Kondisi Terbaik!

Februari 04, 2019
By jandika
5 Tips Membeli Mobil Bekas Diesel dengan Kondisi Terbaik!-otospector

Pilihan mobil bekas diesel seperti Panther, Innova, Fortuner, hingga Pajero Sport tak pernah sepi peminat. Ada banyak keuntungan yang bisa didapat jika memiliki kendaraan berbahan bakar solar ini. Bahan bakar yang murah dan irit adalah dua di antaranya.

Apakah Anda salah satu peminat jenis mobil bekas diesel, OtoFriend? Tentunya sebelum memilih, ada beberapa poin penting yang pelu Anda perhatikan. Mari simak tips membeli mobil diesel bekas terbaik berikut ini.

#1: Menstarter Mobil Bekas Diesel

Mobil Bekas Diesel - Starter Mobil

Sama seperti membeli mobil bekas bensin, Anda pun harus mengecek keadaan mobil saat ia di-starter. Mesin mobil-mobil diesel sangat mudah menyala karena menggunakan busi pijar. Lakukan pengecekan ini ketika mobil masih dalam keadaan dingin. Bila sulit dinyalakan dalam satu hingga kali starter, berarti ada yang tak beres dengan komponen internalnya.

Sementara itu, saat mobil sudah menyala, amati suara yang keluar dari mesin. Injak pedal gas sesekali untuk mendeteksi kerusakan. Bila suara yang keluar padat dan bertenaga, berarti mobil diesel tersebut dalam kondisi baik. Di sisi lain, bila ada suara knocking yang keluar saat mesin menyala, itu berarti ada masalah pada sistem pengapian diesel.

#2: Mengecek Kompresi Mesin

Mobil Bekas Diesel - Kompresi Mesin

Kompresi mesin adalah salah satu bagian vital dari mobil diesel. Cara memeriksa kompresi mesin kendaraan diesel dapat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

  • Nyalakan mesin mobil bekas diesel idaman;
  • Buka penutup wadah saluran oli mesin;
  • Injak pedal gas mobil setelahnya.

Amati apabila ada hembusan udara kuat yang keluar dari lubang saluran oli mesin tersebut. Jika Anda menemui hembusan seperti itu, hal ini menandakan bahwa kompresi mesin mobil itu sudah tak prima.

Baca Juga: Awas Beli Mobil Bekas Curian! Ini Cara Membedakannya

#3: Mengecek Tegangan Baterai Mobil Diesel

Mobil Bekas Diesel - Tegangan Accu

Mobil diesel pada umumnya memiliki tegangan baterai sebesar 12 volt. Sementara itu kendaraan diesel berupa bus dan truk memiliki tegangan 24 volt untuk masing-masing baterainya. Lakukanlah pengecekan tegangan tersebut menggunakan volt meter.

Apabila Anda maupun penjual tidak memiliki alat tersebut, lakukan pengecekan pada dashboard mobil. Apabila kunci kontak berada dalam posisi nyala dan indikator baterai tak menyala, itu berarti tidak ada masalah pada tegangan baterai mobil tersebut.

#4: Mengcek Kandungan dan Konsistensi Oli Mobil

Mobil Bekas Diesel - Oli Mesin

Pengecekan oli merupakan salah satu hal yang tak boleh terlewat saat akan membeli mobil. Hal ini pun berlaku saat Anda akan membeli mobil bekas diesel. Jangan heran bila oli mobil diesel memiliki warna hitam. Mengutip situs autoexpose.org, kondisi ini ternyata normal untuk mobil diesel, OtoFriend!

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan dari oli mobil diesel adalah kandungan di dalam cairannya. Tarik stik oli dan bila di dalamnya tak terdapat serpihan kerak atau kotoran, itu berarti oli dalam keadaan baik. Hal kedua adalah konsistensi oli. Apabila cairan oli masih encer dan tak pekat, maka kondisinya pun tak perlu dikhawatirkan.

#5: Melihat Anomali pada Asap Knalpot

Mobil Bekas Diesel - Asap Knalpot

Tidak seperti mobil berbahan bakar bensin, kendaraan diesel berusia tua mengeluarkan asap keabuan yang cukup pekat. Sementara itu, mobil bekas diesel yang sudah modern lebih ramah lingkungan karena dilengkapi dengan diesel particulate filter (DPF).

Sebelum membeli, Anda sangat disarankan untuk melihat warna asap yang keluar dari knalpot mobil bekas tersebut. Jika warna yang keluar putih, itu berarti terdapat oli yang bocor di dalam ruang pembakaran. Hal ini termasuk dalam kerusakan yang cukup berat dan harus dihindari!

Baca Juga: Cara Mengenali Kerusakan Mobil Bekas dari Warna Asap Knalpot

Agar Anda bisa mendapatkan mobil bekas diesel dengan kondisi terbaik, libatkan OtoSpector dalam pengecekan kendaraan tersebut. Setiap pengecekan mengikuti standar 150+ Poin Inspeksi OtoSpector yang termasuk pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan. Semoga informasi di atas tadi bermanfaat!

5 Tips Membeli Mobil Bekas Diesel dengan Kondisi Terbaik!

Februari 04, 2019
By jandika
thumbnail-5 Tips Membeli Mobil Bekas Diesel dengan Kondisi Terbaik!-otospector

Pilihan mobil bekas diesel seperti Panther, Innova, Fortuner, hingga Pajero Sport tak pernah sepi peminat. Ada banyak keuntungan yang bisa didapat jika memiliki kendaraan berbahan bakar solar ini. Bahan bakar yang murah dan irit adalah dua di antaranya.

Apakah Anda salah satu peminat jenis mobil bekas diesel, OtoFriend? Tentunya sebelum memilih, ada beberapa poin penting yang pelu Anda perhatikan. Mari simak tips membeli mobil diesel bekas terbaik berikut ini.

#1: Menstarter Mobil Bekas Diesel

Mobil Bekas Diesel - Starter Mobil

Sama seperti membeli mobil bekas bensin, Anda pun harus mengecek keadaan mobil saat ia di-starter. Mesin mobil-mobil diesel sangat mudah menyala karena menggunakan busi pijar. Lakukan pengecekan ini ketika mobil masih dalam keadaan dingin. Bila sulit dinyalakan dalam satu hingga kali starter, berarti ada yang tak beres dengan komponen internalnya.

Sementara itu, saat mobil sudah menyala, amati suara yang keluar dari mesin. Injak pedal gas sesekali untuk mendeteksi kerusakan. Bila suara yang keluar padat dan bertenaga, berarti mobil diesel tersebut dalam kondisi baik. Di sisi lain, bila ada suara knocking yang keluar saat mesin menyala, itu berarti ada masalah pada sistem pengapian diesel.

#2: Mengecek Kompresi Mesin

Mobil Bekas Diesel - Kompresi Mesin

Kompresi mesin adalah salah satu bagian vital dari mobil diesel. Cara memeriksa kompresi mesin kendaraan diesel dapat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

  • Nyalakan mesin mobil bekas diesel idaman;
  • Buka penutup wadah saluran oli mesin;
  • Injak pedal gas mobil setelahnya.

Amati apabila ada hembusan udara kuat yang keluar dari lubang saluran oli mesin tersebut. Jika Anda menemui hembusan seperti itu, hal ini menandakan bahwa kompresi mesin mobil itu sudah tak prima.

Baca Juga: Awas Beli Mobil Bekas Curian! Ini Cara Membedakannya

#3: Mengecek Tegangan Baterai Mobil Diesel

Mobil Bekas Diesel - Tegangan Accu

Mobil diesel pada umumnya memiliki tegangan baterai sebesar 12 volt. Sementara itu kendaraan diesel berupa bus dan truk memiliki tegangan 24 volt untuk masing-masing baterainya. Lakukanlah pengecekan tegangan tersebut menggunakan volt meter.

Apabila Anda maupun penjual tidak memiliki alat tersebut, lakukan pengecekan pada dashboard mobil. Apabila kunci kontak berada dalam posisi nyala dan indikator baterai tak menyala, itu berarti tidak ada masalah pada tegangan baterai mobil tersebut.

#4: Mengcek Kandungan dan Konsistensi Oli Mobil

Mobil Bekas Diesel - Oli Mesin

Pengecekan oli merupakan salah satu hal yang tak boleh terlewat saat akan membeli mobil. Hal ini pun berlaku saat Anda akan membeli mobil bekas diesel. Jangan heran bila oli mobil diesel memiliki warna hitam. Mengutip situs autoexpose.org, kondisi ini ternyata normal untuk mobil diesel, OtoFriend!

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan dari oli mobil diesel adalah kandungan di dalam cairannya. Tarik stik oli dan bila di dalamnya tak terdapat serpihan kerak atau kotoran, itu berarti oli dalam keadaan baik. Hal kedua adalah konsistensi oli. Apabila cairan oli masih encer dan tak pekat, maka kondisinya pun tak perlu dikhawatirkan.

#5: Melihat Anomali pada Asap Knalpot

Mobil Bekas Diesel - Asap Knalpot

Tidak seperti mobil berbahan bakar bensin, kendaraan diesel berusia tua mengeluarkan asap keabuan yang cukup pekat. Sementara itu, mobil bekas diesel yang sudah modern lebih ramah lingkungan karena dilengkapi dengan diesel particulate filter (DPF).

Sebelum membeli, Anda sangat disarankan untuk melihat warna asap yang keluar dari knalpot mobil bekas tersebut. Jika warna yang keluar putih, itu berarti terdapat oli yang bocor di dalam ruang pembakaran. Hal ini termasuk dalam kerusakan yang cukup berat dan harus dihindari!

Baca Juga: Cara Mengenali Kerusakan Mobil Bekas dari Warna Asap Knalpot

Agar Anda bisa mendapatkan mobil bekas diesel dengan kondisi terbaik, libatkan OtoSpector dalam pengecekan kendaraan tersebut. Setiap pengecekan mengikuti standar 150+ Poin Inspeksi OtoSpector yang termasuk pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan. Semoga informasi di atas tadi bermanfaat!

Baca Artikel Lainnya

Meski Di Rumah Saja, Mobil Juga Perlu Dirawat
Meski Di Rumah Saja, Mobil Juga Perlu Dirawat
Mei 25, 2020
Wabah Covid-19 atau biasa disebut sebagai Virus Korona, memaksa sebagian besar orang untuk tetap tinggal di rumah. Mereka juga tidak bisa pergi ke mana-mana, karena banyak tempat-tempat umum yang juga tidak beroperasi. Aktivitas akhirnya lebih banyak dilakukan di rumah, lewat internet. “Liburnya” kebanyakan orang, juga membuat kendaraan mereka lebih banyak di rumah. Meski tidak dijalankan,
Beraneka Cairan Ini Bisa Merusak Body Mobil. Catat Ya!
Beraneka Cairan Ini Bisa Merusak Body Mobil. Catat Ya!
April 30, 2020
Selain dibawa ke bengkel atau jasa servis, terkadang pemilik kendaraan juga sering melakukan perawatan mobil secara mandiri. Namun harus diingat, dalam perawatan itu kita harus hati-hati, karena ada beberapa jenis cairan kimia yang rawan merusak kemulusan bodi mobil. Apa saja cairan yang berpotensi merusak permukaan bodi itu? Yuk, kita simak satu per satu: #1: Oli
Meski Di Rumah Saja, Mobil Juga Perlu Dirawat
Meski Di Rumah Saja, Mobil Juga Perlu Dirawat
Mei 25, 2020
Wabah Covid-19 atau biasa disebut sebagai Virus Korona, memaksa sebagian besar orang untuk tetap tinggal di rumah. Mereka juga tidak bisa pergi ke mana-mana, karena banyak tempat-tempat umum yang juga tidak beroperasi. Aktivitas akhirnya lebih banyak dilakukan di rumah, lewat internet. “Liburnya” kebanyakan orang, juga membuat kendaraan mereka lebih banyak di rumah. Meski tidak dijalankan,
Beraneka Cairan Ini Bisa Merusak Body Mobil. Catat Ya!
Beraneka Cairan Ini Bisa Merusak Body Mobil. Catat Ya!
April 30, 2020
Selain dibawa ke bengkel atau jasa servis, terkadang pemilik kendaraan juga sering melakukan perawatan mobil secara mandiri. Namun harus diingat, dalam perawatan itu kita harus hati-hati, karena ada beberapa jenis cairan kimia yang rawan merusak kemulusan bodi mobil. Apa saja cairan yang berpotensi merusak permukaan bodi itu? Yuk, kita simak satu per satu: #1: Oli
Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya
Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya
April 27, 2020
Bukan cuma bodi atau mesin yang perlu perawatan. Peranti yang sifatnya fast moving, seperti aki, juga perlu perawatan agar dapat berfungsi optimal. Aki yang terawat juga membua usia pakainya menjadi lebih panjang. Masalahnya, tidak banyak orang yang telaten merawat aki. Alasannya karena tidak ada waktu dan merasa tidak harus merawatnya. Berikut beberapa fakta yang harus
Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil
Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil
Maret 29, 2020
Saat musim hujan tiba, para pemilik kendaraan sering direpotkan oleh kondisi mobil yang kotor. Jangan malas, perhatikan dan rawat selalu kondisi mobil pada masa-masa seperti ini. Salah satu bagian yang harus dirawat adalah bagian bawah mobil. Selain mudah kotor, bagian ini juga mudah terserang karat yang dapat menimbulkan kerugian di kemudian hari. Apa saja yang
Artikel Terbaru
Baca Artikel Lainnya
Meski Di Rumah Saja, Mobil Juga Perlu Dirawat
Meski Di Rumah Saja, Mobil Juga Perlu Dirawat
Mei 25, 2020
Wabah Covid-19 atau biasa disebut sebagai Virus Korona, memaksa sebagian besar orang untuk tetap tinggal di rumah. Mereka juga tidak bisa pergi ke mana-mana, karena banyak tempat-tempat umum yang juga tidak beroperasi. Aktivitas akhirnya lebih banyak dilakukan di rumah, lewat internet. “Liburnya” kebanyakan orang, juga membuat kendaraan mereka lebih banyak di rumah. Meski tidak dijalankan,
Beraneka Cairan Ini Bisa Merusak Body Mobil. Catat Ya!
Beraneka Cairan Ini Bisa Merusak Body Mobil. Catat Ya!
April 30, 2020
Selain dibawa ke bengkel atau jasa servis, terkadang pemilik kendaraan juga sering melakukan perawatan mobil secara mandiri. Namun harus diingat, dalam perawatan itu kita harus hati-hati, karena ada beberapa jenis cairan kimia yang rawan merusak kemulusan bodi mobil. Apa saja cairan yang berpotensi merusak permukaan bodi itu? Yuk, kita simak satu per satu: #1: Oli
Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya
Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya
April 27, 2020
Bukan cuma bodi atau mesin yang perlu perawatan. Peranti yang sifatnya fast moving, seperti aki, juga perlu perawatan agar dapat berfungsi optimal. Aki yang terawat juga membua usia pakainya menjadi lebih panjang. Masalahnya, tidak banyak orang yang telaten merawat aki. Alasannya karena tidak ada waktu dan merasa tidak harus merawatnya. Berikut beberapa fakta yang harus
Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil
Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil
Maret 29, 2020
Saat musim hujan tiba, para pemilik kendaraan sering direpotkan oleh kondisi mobil yang kotor. Jangan malas, perhatikan dan rawat selalu kondisi mobil pada masa-masa seperti ini. Salah satu bagian yang harus dirawat adalah bagian bawah mobil. Selain mudah kotor, bagian ini juga mudah terserang karat yang dapat menimbulkan kerugian di kemudian hari. Apa saja yang
Beginilah Pro-Kontra Pemakaian Biosolar B30
Beginilah Pro-Kontra Pemakaian Biosolar B30
Maret 28, 2020
Baru-baru ini PT. Pertamina mulai memperkenalkan Biosolar B30 sebagai pembaruan bagi bahan bakar solar konvensional. Sambutan masyarakat ternyata amat beragam terhadap hadirnya bahan bakar yang memiliki unsur tanaman ini. Meski umumnya masyarakat menyambut baik akan kehadiran Biosolar B30, namun kita tetap harus mengetahui aturan main penggunaannya. Langkah ini penting agar kendaraan kita tetap dalam performa