4 Tips Perencanaan Keuangan bagi Pemilik Mobil

November 10, 2020
By Thomas W
4 Tips Perencanaan Keuangan bagi Pemilik Mobil-otospector

Meski nilainya terus mengalami depresiasi dari tahun ke tahun, mobil merupakan sebuah aset. Kepemilikan sebuah mobil tentu menuntut seseorang untuk memiliki perencanaan keuangan yang baik.

Keberadaan mobil sebagai aset tentu akan menambah nilai kekayaan bersih Anda.  Namun sebagai sebuah aset, mobil bisa dikategorikan sebagai aset pribadi maupun investasi. 

Ketika mobil hanya digunakan untuk keperluan mobilitas sehari-hari, maka statusnya pun menjadi aset pribadi. Namun ketika mobil digunakan untuk mencari uang seperti mengantar penumpang, mengangkut barang dagangan, diperjual-belikan ke showroom atau pelanggan, maka mobil akan menjadi aset investasi.

Seperti diketahui, ada banyak biaya yang harus dikeluarkan bagi mereka yang memiliki mobil. Berikut adalah tips perencanaan keuangan dari Lifepal.co.id untuk para pemilik mobil:

#1: Mobil Juga Butuh Dana Darurat

Tips Perencanaan Keuangan bagi Pemilik Mobil

Idealnya, seorang harus menyediakan dana darurat setara minimal 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan. Mengapa? Karena dana darurat akan berguna untuk menalangi biaya hidup di saat orang yang bersangkutan kehilangan penghasilan.

Lantas seperti apa bentuk dana darurat untuk mobil?

Semakin tua usia mobil, maka semakin sering pula pergantian suku cadangnya. Pergantian suku cadang saat servis berkala jelas memunculkan biaya tak terduga yang harus dibayarkan.

Sebut saja aki mobil yang habis masa pakainya, kampas kopling, rem, busi, oli, dan filter-filter yang harus diganti dalam hitungan kilometer. Belum lagi, pemilik mobil rentan terkena risiko ban kempes di tengah perjalanan, baik karena tekanan anginnya yang kurang atau karena musibah lain.  

Oleh karena itulah, cukup penting tentunya untuk mengalokasikan dana untuk kebutuhan ini. Tidaklah salah untuk menabung setidaknya 1% hingga 5% dari pemasukan per bulan untuk dana darurat mobil. Simpan saja dana tersebut di tabungan agar tetap likuid. 

Baca juga: Inilah Pilihan Mobil Bekas Mudah Dijual Kembali

#2: Total Aset Lancar Anda Harus 15% Hingga 20% dari Kekayaan Bersih

Tips Perencanaan Keuangan bagi Pemilik Mobil

Seperti dijelaskan di atas bahwa keberadaan mobil yang merupakan aset, akan menambah nilai kekayaan bersih Anda. Nilai kekayaan bersih sendiri didapat dari hasil pengurangan antara total aset dan total utang. 

Semakin tinggi kekayaan bersih, maka makin tinggi pula persentase aset lancar (tabungan, kas, dan setara kas) yang harus Anda miliki.

Wajar saja, mobil tentunya butuh biaya operasional seperti biaya bahan bakar, biaya kebersihan, biaya jasa servis ringan, servis berat dan pajak. Itu sebabnya, seseorang yang memiliki mobil harus memiliki kas yang cukup, bukan hanya untuk keperluan yang sifatnya darurat melainkan juga untuk operasional.

Total aset lancar ideal harus Anda miliki adalah 15% hingga 20% dari kekayaan bersih. Jika kurang dari 15%, itu tandanya jumlahnya terlalu kecil, namun jika lebih dari 20% Anda terlalu banyak menyimpan uang di tabungan dan kurang berinvestasi untuk masa depan.

#3: Mobil Juga Harus Dilindungi

Tips Perencanaan Keuangan bagi Pemilik Mobil

Satu-satunya yang bisa melindungi Anda dari risiko finansial atas rusak atau hilangnya mobil Anda adalah asuransi mobil. 

Secara garis besar, asuransi mobil terdiri dari all risk dan total loss only (TLO). All risk akan menanggung apapun risiko yang terjadi, termasuk lecet di bagian bodi asal sesuai dengan aturan yang berlaku. Sedangkan TLO menanggung biaya pertanggungan ketika mobil Anda hilang, atau mengalami kerusakan total hingga mencapai 70% dari harga mobil.

TLO cenderung lebih murah daripada all risk. Namun pemilihannya harus disesuaikan dengan potensi risiko yang bakal dialami si pemilik mobil.

Baca juga: Warna Mobil Bekas Ternyata Berpengaruh pada Harga Jualnya. Ini Faktanya!

#4: Kalau Mobil Masih Dicicil, Pastikan Cicilannya Sesuai dengan Pemasukan

Tips Perencanaan Keuangan bagi Pemilik Mobil

Bagi Anda yang tengah mencicil mobil, Anda mungkin tidak mengetahui apakah besaran cicilan mobil per bulan Anda terlalu besar atau tidak. 

Cara mengukurnya tentu saja dengan mengetahui debt service ratio (DSR) kita. DSR menunjukkan total cicilan utang yang kita miliki berbanding pemasukan bulanan, tidak hanya cicilan mobil, melainkan juga cicilan kartu kredit, dan kredit lainnya bila ada. 

Untuk menghitung nilai DSR, Anda bisa melakukan perbandingan dari jumlah total cicilan Anda dengan pemasukan bulanan. Bila besaran cicilan mobil dan utang-utang lainnya masih di bawah 35% dari penghasilan, maka jumlah cicilan itu masih wajar. 

Tapi jika berlebih, tandanya sudah terlalu besar. Itu artinya Anda harus mengatur ulang pembayaran utang Anda, bisa dengan melakukan perpanjangan tenor pinjaman atau dengan melunasi utang-utang lain di luar kredit mobil yang berbunga besar. 

Ada cara mudah untuk melakukan perhitungan ini, yaitu menggunakan Kalkulator Angsuran Kredit Flat Lifepal. Dengan kalkulator tersebut, Anda bisa menghitung, berapa tenor cicilan paling tepat untuk Anda, agar besaran cicilan yang Anda bayarkan tiap bulan tidak melebihi 35% dari penghasilan.

Itulah empat tips perencanaan keuangan bagi si pemilik mobil. Khusus bagi yang membeli mobil secara kredit, pastinya Anda akan diberikan asuransi mobil dari lembaga kredit atau multi finance, namun jangan lupa, Anda juga harus terlindungi dengan asuransi jiwa. 

 Penulis: Aulia Akbar CFP®, financial educator dan periset Lifepal

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Berani Jamin Kualitas, Bursa Mobil Otos.id Jadi Standar Baru Marketplace Mobil Bekas 

Juli 22, 2026
Di era serba digital seperti sekarang, berburu mobil bekas idaman tak lagi harus menguras tenaga. Cukup bermodalkan smartphone dan koneksi internet, kita sudah bisa menjelajahi berbagai marketplace mobil bekas yang kini semakin menjamur. Keuntungan berburu mobil secara online memang menggiurkan. Mulai dari pilihan unit yang melimpah, harga yang kompetitif, hingga berbagai kemudahan fasilitas pembayaran. Namun,
Baca Lebih Lanjut

Kenalan Sama Si Penantang, Chery Omoda O4 Yang Bakal Debut di GIIAS 2026

Juli 19, 2026
Masih dalam rangka pemanasan menjelang digelarnya Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, ada satu EV yang diperkirakan bakal bikin heboh ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia itu. Berasal dari pabrikan Chery, diperkirakan bakal debut EV andalan terbarunya, Chery Omoda O4. Crossover ini mulai terlihat wara-wiri di sejumlah tempat di Jakarta dalam wujud aslinya dan
Baca Lebih Lanjut

Intip Spesifikasi Jaecoo J5 yang Gosipnya Hadir di GIIAS 2026 Layak Ditunggu!

Juli 18, 2026
Persaingan SUV kompak di Indonesia tampaknya bakal semakin seru. Setelah sukses memperkenalkan beberapa model premium seperti Jaecoo J7 dan J8, kini nama Jaecoo J5 mulai ramai diperbincangkan. Banyak pecinta otomotif menduga mobil ini akan menjadi salah satu bintang di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Meski pihak JAECOO belum mengumumkan seluruh spesifikasi resmi
Baca Lebih Lanjut