4 Cara Cek Kerusakan Transmisi Manual

Juni 08, 2024
By Thomas W
4 Cara Cek Kerusakan Transmisi Manual-otospector

Bagi Otofriends yang ingin meminang mobil bekas bertransmisi manual, perlu mengetahui sekilas tentang cara cek kerusakan transmisi manual. Meski mobil bertransmisi manual ini dikenal tangguh dan mudah perawatannya, namun tetap ada kemungkinan transmisi bermasalah. 

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Masalah pada transmisi manual semakin besar, jika pemilik sebelumnya tidak merawat transmisi dengan benar. Bisa juga tambah rusak, jika penggunaan transmisi tidak sesuai, seperti sering setengah kopling atau tidak menginjak kopling secara penuh, dan sebagainya. 

Bagaimana cara cek kerusakan transmisi manual yang sederhana? Mari kita pelajari bersama:

#1: Memeriksa Kelancaran Tuas Transmisi

Memeriksa Kelancaran Tuas Transmisi

Sumber: Momobil.id

Kita bisa memeriksa kelancaran tuas transmisi dengan memasukkan ke semua gigi secara lembut. Jika terasa tidak lancar dan ada hambatan, maka bisa jadi indikasi adanya kerusakan. 

Pemeriksaan sebaiknya dilakukan saat mesin hidup atau dikendarai untuk tes berkendara. Tujuannya untuk memeriksa kesehatan synchromes selaku penyelaras putaran antar gear.

Jika ada hambatan, maka kerusakan diperkirakan ada pada synchromes atau release fork yang sudah aus. 

Baca juga: Apa Penyebab RPM Mobil Matic Naik Turun?

#2: Memastikan Gigi Tidak Slip

Memastikan Gigi Tidak Slip

Sumber: Motortrend.com

Ada kalanya tuas transmisi bisa tiba-tiba melompat atau slip gear. Misalnya, dari gigi empat tiba-tiba melompat ke netral. 

Tentunya kondisi ini bisa berbahaya, terutama saat kendaraan sedang melaju pada kecepatan tinggi

Kondisi ini bisa disebabkan masalah pada kopling, seperti kopling yang terbakar, kabel kopling yang longgar, atau ausnya release bearing. 

Sedangkan masalah pada gearbox biasanya disebabkan synchromesh yang sudah rusak.

#3: Pemeriksaan Bunyi Kasar atau Dengung

Pemeriksaan Bunyi Kasar atau Dengung

Sumber: Motortrend.com

Calon pembeli harus memastikan apakah ada bunyi-bunyian tidak wajar, seperti kasar atau dengung saat mesin dinyalakan. 

Mungkin awalnya bunyi ini dikira berasal dari mesin. Tetapi lama kelamaan, bunyinya makin keras, mirip logam yang saling beradu di sekitar transmisi. 

Pertama, pastikan oli transmisi tidak bermasalah. Seperti oli yang kotor, volumenya berkurang, atau jenis olinya tidak sesuai.

Penyebab bisa juga berasal ausnya beberapa komponen seperti bearing transmisi, bearing propeler, gear transmisi, atau synchromesh. Release bearing pada kopling yang aus juga bisa bikin dengung. Terakhir adalah masalah pada poros propeller yang bengkok. 

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Periksa Kebocoran Oli

Periksa Kebocoran Oli

Sumber: Mobilmo.com

Cara cek kerusakan transmisi manual bisa dilihat dari adanya genangan cairan berwarna coklat atau merah di bawah mobil. Permukaan transmisi juga terlihat basah atau berminyak. 

Kebocoran terbanyak disebabkan oleh seal atau gasket yang sudah aus sehingga robek. Pemasangan seal yang kurang pas dan kurang kencang juga bisa bikin ada rembesan. 

Penyebab lain adalah retaknya housing transmisi akibat benturan atau tekanan berlebihan. Rusaknya seal pada poros input atau output juga bisa jadi penyebab. Atau bearing yang sudah aus.

Kalau oli transmisi sampai berkurang, biasanya akan muncul getaran atau suara mendengung dari transmisi. 

Baca juga: Apa Boleh Langsung Pakai Mobil Matic Tanpa Harus Dipanasin Dulu?

Apakah harga mobil bekas transmisi manual selalu lebih murah dibanding matic?

Pada mobil-mobil baru, harga mobil bertransmisi manual memang umumnya lebih rendah dibanding matic. Banyak faktor yang mempengaruhinya. Antara lain soal kenyamanan dalam berkendara dan komponen transmisi yang memang relatif mahal.

Akan tetapi ketika mobil sudah berusia cukup tua atau sekitar 10 tahunan, transmisi manual bisa bersaing, karena rata-rata kondisinya relatif lebih tangguh. Transmisi matic juga sudah memasuki limit usia pakainya dan butuh servis besar yang tidak murah.

Kalau Otofriends ingin melakukan pengecekan mobil bertransmisi matic, pilihan terbaik tentu saja menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Dengan prosedur inspeksi mobil di lebih dari 150 titik dan dilakukan inspektor profesional, hasilnya tentu akan optimal.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Spesifikasi Changan Nevo Q05, SUV Listrik Rp349 Jutaan dengan Range 462 Km

September 30, 2026
Changan Nevo Q05 menjadi salah satu pendatang baru yang cukup menarik perhatian di pasar mobil listrik Indonesia. SUV ini hadir membawa kombinasi desain modern, kabin lapang, teknologi pintar dan baterai berkapasitas cukup besar. Menariknya, Changan Nevo Q05 tidak bermain di kelas harga mobil listrik premium. Untuk pasar Indonesia, SUV ini ditawarkan mulai Rp349 juta OTR
Baca Lebih Lanjut

Spesifikasi DFSK E5 Plus, SUV PHEV 6-Seater dengan Jarak Tempuh 1.400 Km

September 30, 2026
Kalau Otofriends sedang mencari SUV keluarga dengan teknologi elektrifikasi tetapi masih ingin fleksibilitas mesin bensin, DFSK E5 Plus bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk dilirik. SUV ini hadir dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV. Artinya, E5 Plus menggabungkan motor listrik dan mesin bensin dalam satu sistem penggerak. Untuk perjalanan harian, mobil
Baca Lebih Lanjut

Apa yang Membuat Orang Takut Beli Mobil Listrik? Ini 8 Kekhawatirannya

September 30, 2026
Mobil listrik semakin mudah ditemukan di jalanan Indonesia. Pilihannya pun sudah jauh lebih banyak dibanding beberapa tahun lalu, mulai dari city car, hatchback, SUV, MPV, sampai sedan listrik. Meski begitu, masih ada calon konsumen yang memilih bertahan dengan mobil bensin. Alasannya bukan selalu karena tidak tertarik dengan teknologi baru. Sebagian justru masih memiliki sejumlah kekhawatiran
Baca Lebih Lanjut