Waspada, Ini 5 Kesalahan Saat Beli Mobil Bekas

Januari 02, 2025
By Thomas W
Waspada, Ini 5 Kesalahan Saat Beli Mobil Bekas-otospector

Kesalahan saat beli mobil bekas memang sangat mungkin terjadi. Ini mengingat aktivitas jual-beli mobil bekas, memang bukan aktivitas kita sehari-hari. Jadi wajar kalau ada kesalahan, apalagi kalau baru pertama kali beli mobil bekas.

Namun bukan berarti kesalahan semacam ini tidak bisa kita hindari. Ada berbagai langkah antisipasi yang bisa kita lakukan untuk mencegah kesalahan beli mobil bekas itu terjadi.

Yang terpenting, jangan terlalu terburu-buru saat memilih dan memutuskan. Pastikan bahwa mobil yang akan dibeli ada dalam kondisi terbaik dan sesuai kebutuhan kita.

Kesalahan saat beli mobil bekas apa saja yang bisa terjadi? Yuk, kita lihat satu per satu:

#1: Tidak Mencari Informasi Tentang Mobil

Sumber: finddealers.com

Hal yang utama harus dikerjakan tentu saja mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang mobil yang akan dibeli.

Dapatkan informasi dari berbagai sumber, terutama dari internet (di forum-forum komunitas mobil), review para pakar, media, sampai penilaian orang-orang terdekat tentang mobil incaran.

Informasi ini mencakup merek, jenis, model, tahun produksi, dan spesifikasi teknis lainnya. Jangan lupa, meski dari model yang sama, setiap tahun pabrikan mobil selalu mengeluarkan mobil dengan spesifikasi teknis yang berbeda-beda.

Misalnya, Toyota Avanza, antara Generasi Pertama, Kedua, dan Ketiga, punya perbedaan fitur yang sangat banyak seperti penggunaan rem ABS, airbag, Immobilizer, sampai Electric Power Steering. Pastikan bahwa fitur-fitur yang Anda butuhkan, ada dalam model mobil yang diinginkan.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

#2:  Tidak Melakukan Inspeksi Yang Memadai

Sumber: Dokumentasi Otospector

Kadang mencari mobil model tertentu memang gampang-gampang susah. Maka wajar, begitu bertemu unit sesuai keinginan, kita akan langsung suka dan ingin terburu-buru memilikinya. Padahal mobil belum diperiksa lebih detail.

Sangat disarankan untuk memeriksa kondisi mobil terlebih dahulu. Penjual yang baik akan mempersilakan calon pembeli memeriksa dengan bantuan jasa inspeksi mobil. Bahkan akan mempersilakan untuk membawa mobil ke bengkel resmi. Di bengkel resmi, mobil bisa dicek potensi kerusakan dan catatan servisnya.

Pemeriksaan juga bisa memanfaatkan jasa inspeksi mobil bekas profesional seperti Otospector.

Dengan inspeksi mobil yang dilakukan secara cermat dan independen, Otofriends akan punya gambaran tentang kondisi mobil sejelas-jelasnya. Dari hasil laporan inspektor inilah, kita bisa mengambil keputusan terbaik baik menyangkut unit pilihan dan harganya.

Baca juga: Begini Plus Minus Beli Mobil Bekas Lelang

#3: Tidak Melakukan Test Drive

Sumber: Tribunnews.com

Sejauh memungkinkan, penjual yang baik biasanya akan langsung mempersilakan calon pembeli untuk test drive. Tes semacam ini perlu untuk merasakan langsung performa mobil.

Saat test drive, ada beberapa yang bisa langsung kita perhatikan. Misalnya, kemudi. Apakah kemudi terasa ringan dan responsif?

Cek juga sistem transmisi. Apakah perpindahan gigi terasa halus? Apakah perpindahan gigi terasa sulit? (pada transmisi manual).

Perhatikan juga sistem pengereman. Apakah rem terasa responsif dan tidak ada getaran?  

Yang juga harus diperhatikan adalah bunyi-bunyi yang mungkin timbul. Harus bisa dipastikan, dari mana bunyi berasal. Apakah dari bagian mesin, kaki-kaki, atau mungkin body?

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Tidak Memeriksa Dokumen Kendaraan

Sumber: Kompas.com

Ada beberapa dokumen yang harus dipastikan saat jual-beli mobil bekas, yaitu BPKB dan STNK.

Calon pembeli harus memeriksa betul kesesuaian antara dokumen dengan unit kendaraan. Jika Otofriends menggunakan jasa inspeksi mobil bekas, kesesuaian ini adalah salah satu yang biasanya dikerjakan oleh inspektor.

Seandainya dokumen tidak lengkap, maka sebaiknya jual-beli ditunda dulu sampai benar-benar lengkap. Jangan lakukan transaksi tanpa dokumen lengkap. Akan lebih baik lagi kalau dokumen diperiksa keabsahannya di kantor Samsat.  

Namun jika status mobil hanya belum bayar pajak, maka perhitungkan pajak terutang tersebut untuk mengurangi harga jual kendaraan.

#5:  Terlalu Percaya Kepada Penjual

Sumber: Hoblitchevy.com

Wajar jika seorang penjual akan selalu bicara manis tentang barang dagangannya. Tak terkecuali pedagang mobil bekas. Karena itu, kita sebagai pembeli harus tetap tenang dan cermat.

Salah satu bentuk kepercayaan yang salah adalah sikap ingin terburu-buru. Sebaiknya pikirkan dan pertimbangkan, sebelum memutuskan.

Biasanya ini terjadi jika mobil incaran kita adalah mobil favorit dan cukup sulit. Kita akan cenderung terburu-buru ingin segera memiliki. Tetapi percayalah, jika Otofriends fokus pada pencarian, masih banyak unit-unit lainnya yang lebih baik di pasaran.

Baca juga: Cara Pilih Oli Yang Tepat Untuk Mobil Biar Performa Mantap

Apakah harus ada dana cadangan setelah kita beli mobil bekas?

Harus disadari, beli mobil bekas memang beda dengan beli mobil baru. Terutama pada mobil-mobil di atas 5 tahun atau yang odometernya sudah di atas 70.000 km.

Mobil-mobil semacam ini biasanya butuh perbaikan atau pergantian komponen atau spare part. Tergantung juga dari perawatan dari pemilik sebelumnya.

Tetapi alangkah bijaksana, kalau pembeli sudah menyiapkan dana cadangan untuk servis dan perbaikan. Jumlah dana cadangan bisa berkisar antara 10 persen – 20 persen dari harga mobil.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Jangan Dicuekin, Inilah Waktu Paling Pas Cek Filter AC Mobil

Mei 11, 2026
Sekilas kedengarannya kayak barang yang sepele, padahal fungsinya vital. Utamanya untuk menjaga kesehatan kita yang sehari-hari ada di kendaraan. Begitulah kira-kira peran filter AC di dalam mobil. Karena bendanya memang tidak terlihat langsung dan ada di dalam dashboard, kadang kita lupa untuk mengecek kondisinya; masih layak apa tidak. Padahal karena fungsinya yang vital itulah, mau
Baca Lebih Lanjut

5 Kebiasaan Buruk Yang Bikin Transmisi Jebol

Mei 09, 2026
Bisa dikatakan, transmisi adalah salah satu komponen vital di kendaraan. Tanpa komponen ini, gerak kendaraan pasti akan sangat terbatas. Atau malah tidak bisa bergerak sama sekali. Di dalam kendaraan, tugas transmisi adalah menyalurkan  tenaga mesin ke roda. Karena itu bisa dibayangkan, kalau transmisi bermasalah, tentu kendaraan tidak berfungsi sempurna. Masalahnya, rusaknya transmisi sering kali justru
Baca Lebih Lanjut

Begini Empat Cara Mudah Mengecek Mobil Diesel Bekas

Mei 07, 2026
Tak salah kalau ada mengatakan: di Indonesia, mobil diesel kagak ada matinye! Artinya, mobil diesel memang selalu jadi favorit lebih banyak orang dibanding mobil bensin. Tak terkecuali mobil diesel bekas. Mobil diesel jadi buruan bisa jadi karena persepsi konsumen yang percaya kalau mobil ini mesinnya tangguh, torsinya besar, dan perawatannya mudah. Tapi sebenarnya ada juga
Baca Lebih Lanjut