;
Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector

Sebelum Beli Mobil Bekas, Cek Dulu Berapa Ya Umur Mobil Layak Pakai?

Oktober 01, 2018
By jandika
Sebelum Beli Mobil Bekas, Cek Dulu Berapa Ya Umur Mobil Layak Pakai?-otospector

Pada tahun 2016 tersiar kabar bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menetapkan umur mobil layak pakai di jalanan. Peraturan ini dicanangkan dengan tujuan untuk membatasi populasi mobil. Bila telah melewati batas usia yang ditentukan, maka mobil tersebut harus didaur ulang.

Umur Mobil Layak Pakai

Usia Mobil Bekas Layak Pakai

Aturan mengenai pembatasan usia kendaraan layak pakai di Jakarta telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang transportasi. Disebutkan bahwa mobil yang dikendarai di jalan raya usianya tak boleh lebih dari 10 tahun. Biarpun telah bergulir beberapa tahun, namun perda tersebut belum diberlakukan untuk mobil pribadi melainkan baru untuk angkutan umum saja.

Hingga saat ini, mobil pribadi dengan usia lebih dari 10 tahun masih banyak wara-wiri di jalan. Semakin tua usianya, tentu saat dijual harganya pun semakin turun. Hal ini pun kemudian jadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan namun dengan harga murah.

Di sisi lain, seiring bertambahnya usia mobil maka potensi kerusakan yang terjadi pun kian besar. Jangan jadikan kenyamanan berkendara sebagai taruhan dengan harga murah. Maka itu, sebelum Anda membeli ketahuilah dulu umur mobil layak pakai berikut ini.

Mobil Bekas yang Berusia 1-2 Tahun

Showroom Mobil Bekas

Mobil second yang masih berusia satu hingga dua tahun dapat dikatakan masih layak pakai di jalanan. Umumnya kondisi kendaraan-kendaran yang terbilang muda ini masih baik bila tak terkena kecelakaan. Selain itu, perlindungan garansi pun masih berlaku bila mobil tak mengalami modifikasi.

Adapun beberapa kerusakan yang terjadi pada mobil bekas tersebut tergolong sangat kecil. Misalnya, kondisi aki yang mulai turun performa atau ban yang mulai menipis. Tentunya Anda akan lebih tenang bila membeli mobil bekas dengan usia muda tersebut bukan OtoFriends?

Baca Juga: 5 Perawatan Mobil Penting yang Kerap Diabaikan

Mobil Bekas Berusia 3-4 Tahun

Dealer Mobil Bekas

Saat mencapai usia tiga hingga empat tahun, sebuah mobil yang digunakan secara normal dapat mengalami sejumlah penurunan kondisi. Banyak bagian mobil yang mulai kotor sehingga mempengaruhi kerja mesin. Ban yang kondisinya makin gundul pun harus sudah diganti.

Saat akan memilih mobil bekas yang berada di usia ini, lakukanlah inspeksi kondisi secara menyeluruh terlebih dulu. Hasil tersebut nantinya bisa Anda gunakan untuk menentukan apakah kondisinya sepadan dengan harga yang ditawarkan. Bila tak ada kerusakan berarti, maka mobil tersebut layak digunakan.

Baca Juga: Inilah Keuntungan Melakukan Pengecekan Mobil Bekas Sebelum Membelinya

Mobil Bekas Berusia di Atas 5 Tahun

Showroom Mobil Bekas

Mobil second di atas lima tahun yang dijual di bursa kendaraan bekas bisa mengalami depresiasi hingga 20% bahkan sampai 40% dari harga belinya untuk yang berusia tua.

Katakanlah Anda ingin membeli sedan Suzuki Baleno keluaran 1996. Dulu, harganya mungkin menyentuh angka ratusan juta rupiah. Di tahun 2018, harganya turun hingga sekitar Rp45 juta-an. Sangat murah ya, OtoFriends?

Tentunya dengan harga semurah itu, ada pula risiko yang perlu Anda tanggung. Kondisi mobil yang tak lagi mulus dan nyaman adalah beberapa hal di antaranya. Lebih detailnya, kerusakan yang terjadi umumnya dapat dilihat pada beberapa bagian ini:

  • Bagian mobil yang terbuat dari karet seperti karet jendela, karet suspense, belt, wiper, dan lainnya mulai berkurang elastisitasnya.
  • Cat bodi yang memudar serta beberapa bagian yang terkelupas dan pecah.
  • Interior mobil dari plastik dan kain sudah lusuh.
  • Terdapat bagian yang berkarat, baik pada bodi maupun pada onderdil lainnya. Umumnya karat ini terjadi pada bagian yang terbuat dari material besi.
  • AC tidak lagi sedingin tak sebersih ketika di 1-2 tahun pertama.
  • Shockbreaker mulai aus.

Banyaknya bagian yang sudah tak lagi prima kondisinya tentu membuat mobil ini memerlukan budget perawatan yang lebih besar. Itulah mengapa umur mobil layak pakai di atas 10 tahun tidak direkomendasikan untuk digunakan.

Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat untuk Anda ya OtoFriends!

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

4 Fakta Soal Sistem Kelistrikan Mobil Eropa Bekas

Januari 01, 2021
Kita sering mendengar rumor bahwa sistem kelistrikan mobil Eropa bekas sering bermasalah. Ini setidaknya jika dibandingkan dengan mobil-mobil bekas buatan pabrikan Jepang. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah. Permasalahan kelistrikan sering membuat ragu calon pembeli mobil Eropa bekas. Sebab problemnya kadang sepele, tapi menyelesaikannya sering bikin pusing kepala karena menuntut banyak pengorbanan waktu dan tenaga. Nah,
Baca Lebih Lanjut

Mau Servis AC Mobil? Pahami Dulu Cara Kerjanya

Desember 29, 2020
Banyak orang mengira AC mobil akan terus bekerja sepanjang masa, sehingga mereka tak merasa perlu melakukan servis AC mobil berkala. Padahal, pemeliharaan AC seharusnya rutin dilakukan setidaknya setiap 10.000 km (6 bulan), 20.000 km (1 tahun), serta 40.000 km (2 tahun). Di dalam tiap tahapan, ada pekerjaan penyegaran, pemeliharaan sampai pergantian part sekiranya ada yang
Baca Lebih Lanjut

4 Tips Agar Wiper Kaca Mobil Selalu Siap Saat Hujan

Desember 21, 2020
Memasuki akhir tahun dan datangnya musim hujan, wajar kalau pemilik kendaraan mulai memperhatikan kondisi wiper kaca mobil. Karena hujan bisa datang sewaktu-waktu, maka sangat dibutuhkan wiper yang selalu berfungsi optimal. Sayangnya, saat awal-awal musim hujan, biasanya banyak wiper yang kedapatan bermasalah. Penyebabnya karena selama musim panas, wiper tidak pernah digunakan atau dicek. Apalagi biasanya pemilik
Baca Lebih Lanjut

Rajin Cek Tekanan Ban Mobil Bikin Kita Selamat, Ini Tipsnya

Desember 16, 2020
Salah satu yang sering terlupakan saat kita akan berkendara adalah mengecek tekanan ban mobil. Surat-surat penting, dompet, HP, sampai bekal makanan selalu bisa diingat. Namun urusan tekanan angin ban kadang malah sering terlewat. Padahal tekanan ban adalah salah satu faktor keselamatan dalam berkendara. Karena  faktanya, seperti diungkap Komite Nasional Keselamatan Transportasi, 80 persen kecelakaan di
Baca Lebih Lanjut
Baca Artikel Lainnya