Tips Berkendara Ketika Hujan

Januari 26, 2024
By Thomas W
Tips Berkendara Ketika Hujan-otospector

Bagi Otofriends yang sering membawa mobil sendiri, wajib memahami tips berkendara ketika hujan di bawah ini. Apalagi di saat musim hujan seperti sekarang ini di mana hujan turun sangat deras hingga mengakibatkan genangan, bahkan banjir di mana-mana.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Berkendara di saat hujan tentu berbeda dengan saat hari cerah. Sangat dibutuhkan kehati-hatian karena kondisi pandangan yang terbatas, air yang menahan laju kendaraan, serta ban yang berkurang cengkramannya.

Agar selalu selamat saat berkendara, mari kita pahami tips berkendaran ketika hujan dan praktikkan dengan benar. Inilah poin-poinnya:

#1: Kurangi Kecepatan

Tips Berkendara Ketika Hujan

Sumber: Teknisimobil.com

Pada saat hujan, satu hal tips berkendara ketika hujan yang wajib diingat adalah jangan mengemudi dengan kecepatan tinggi. Genangan air di jalan akan meningkatkan risiko celaka akibat adanya genangan air dan berkurangnya cengkraman ban.

Visibilitas pengemudi juga akan berkurang di saat hujan. Nah, dengan kecepata yang terkendali, Otofriends akan lebih terbantu saat melihat kondisi sekitar dan memilih jalur yang aman.

Berbagai sumber menyebutkan, kecapatan paling aman saat hujan adalah 50-60 km/jam.

Baca juga: Kaca Mobil Buram Saat Hujan? Ini 5 Tips Mengatasinya

#2: Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain

Tips Berkendara Ketika Hujan

Sumber: Toyotaofclermont

Pada saat hujan, soal jarak aman antarkendaraan jadi hal yang tidak bisa ditawar. Karena itu dengan kecepatan yang lebih lambat dari biasanya, akan sangat efektif dalam menjaga jarak aman.

Pengertian jarak aman adalah adanya ruang yang cukup jika Otofriends harus berhenti mendadak karena ada sesuatu di depan. Dalam kondisi hujan, salah satu kejadian yang sering mengundang celaka adalah rem mendadak akibat jarak yang terlalu dekat.   

Jarak ideal adalah 6-8 detik (50-60 meter) antara mobil dengan mobil di depannya.  

#3: Nyalakan Lampu tetapi Bukan Lampu Hazard

Tips Berkendara Ketika Hujan

Sumber: Mobilmo.com

Menyalakan lampu di saat hujan akan membantu Otofriends dan pengendara lain untuk saling menandai keberadaan masing-masing. Bisa memakai lampu kota maupun lampu besar, tergantung kondisi.

Cara ini sangat efektif untuk memperkirakan jarak antar kendaraan dan memastikan kecepatan masing-masing, sehingga akhirnya dapat mencegah kecelakaan.

Pengemudi di Indonesia sayangnya sering salah memfungsikan lampu hazard di saat hujan. Padahal pemakaian lampu ini hanya untuk kondisi darurat. Pemakaian lampu hazard di saat hujan justru akan membingungkan pengendara lain.

#4: Hindari Genangan Air

Tips Berkendara Ketika Hujan

Sumber: Carro.id

Genangan air di jalanan dapat mengakibatkan kerusakan pada beberapa komponen seperti suspensi, sistem pendingin, dan sistem transmisi.

Jika genangan terlalu dalam, air juga bisa masuk ke dalam mesin dan bisa berpotensi merusak sistem sirkulasi air seperti radiator dan pompa air. Akibatnya mesin bisa overheat.

Genangan air juga bisa menyebabkan kondisi aquaplaning yaitu berkurangnya cengkraman ban pada aspal. Akibatnya mobil akan mudah tergelincir.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#5: Atur Suhu AC Mobil

Tips Berkendara Ketika Hujan

Sumber: Sindonews

Pada saat hujan,  suhu udara di luar mobil akan lebih dingin daripada di dalam kabin. Kondisi ini akan menyebabkan kondensasi uap air sehingga terbentuk embun di kaca mobil yang bisa menghalangi pandangan pengemudi.’

Akibat adanya fenomena itu, maka saat hujan turun, sesuaikan suhu AC menjadi lebih tinggi. Selain akan membuat suhu lebih hangat, proses pengembunan juga dapat dicegah.

Cara lain untuk menghalau  embun yang bisa terbentuk di kaca, Otofriends juga bisa mengaktifkan defogger, baik itu pada kaca depan maupun kaca belakang.

Baca juga: Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil

Bagaimana caranya agar kaca mobil tidak bermasalah saat hujan?

Agar kaca mobil selalu siap menghadapi cuaca buruk dan hujan maka diperlukan perawatan berkala. Minimal dengan pemolesan dan pemakaian cairan penolak air dengan efek daun talas. Cara ini bisa membuat kaca selalu cerah tanpa gangguan sampai 3 bulan.

Pastikan jika membeli mobil mobil bekas mendapatkan mobil yang dalam kondisi baik. Dari sisi eksterior, interior, sampai mesin sudah di cek menyeluruh oleh jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Kabin Mobil Sering Berisik atau Bocor Saat Hujan? Begini Cara Merawat Karet Lis Pintu dan Sunroof!

Oktober 16, 2026
Pernah mendengar suara angin masuk ke kabin saat mobil melaju kencang? Atau menemukan karpet basah setelah mobil kehujanan semalaman? Jangan buru-buru menyalahkan kaca atau menganggap kebocoran tersebut sebagai masalah sepele, Otofriends. Salah satu bagian yang perlu kamu periksa adalah karet lis pintu dan seal sunroof. Komponen ini sering luput dari perhatian karena terlihat sederhana dan
Baca Lebih Lanjut

Kompetisi Seru: Perbandingan Toyota Veloz dengan Mitsubishi Xpander Bekas, Siapa Unggul?

Oktober 14, 2026
Ngomongin perbandingan antara Toyota Veloz dengan Mitsubishi Xpander, sudah bisa dipastikan bakal jadi topik yang sangat menarik, terutama di kalangan pemerhati otomotif nasional.    Mengapa? Karena menurut sejarahnya, dua produk ini dikenal saling bersaing ketat di segmen Low MPV. Bukan cuma itu, kehadiran Xpander untuk pertama kalinya pada 2017 ini pula yang kemudian membuat Toyota
Baca Lebih Lanjut

5 Mobil Hatchback Bekas Irit BBM untuk Harian di Kota, Nomor 1 Banyak Diburu!

Oktober 12, 2026
Buat kamu yang setiap hari harus berangkat kerja, mengantar anak, atau menjalankan berbagai aktivitas di tengah padatnya lalu lintas kota, memilih mobil yang irit bahan bakar tentu menjadi pertimbangan penting. Apalagi kalau perjalanan sehari-hari sering diwarnai kemacetan, kondisi stop-and-go, dan sulitnya mencari tempat parkir. Salah satu pilihan yang menarik adalah hatchback bekas. Mobil dengan bodi
Baca Lebih Lanjut