Tidak Salah Lagi, Suzuki S-Presso Paling Pas Buat Generasi Muda

Juni 20, 2025
By Thomas W
Tidak Salah Lagi, Suzuki S-Presso Paling Pas Buat Generasi Muda-otospector

Tidak salah kalau ada yang berpendapat, Suzuki S-Presso adalah mobilnya keluarga muda atau generasi muda. Mereka yang baru mau cari-cari mobil pertama.

Biasanya anak muda yang baru bekerja dan mulai berpenghasilan mapan, butuh alat transportasi yang andal untuk sehari-hari, tetapi tetap ekonomis pengoperasiannya.

Bisa juga keluarga muda. Baru menikah atau mungkin sudah ada satu anak balita, butuh kendaraan untuk melayani kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Mereka inilah konsumen pemula yang butuh mobil compact, gesit, tangguh, tetapi untuk operasionalnya tetap irit; baik dari sisi perawatan maupun bahan bakarnya.

Melihat syarat-syarat itu, maka salah satu pilihan terbaik adalah Suzuki S-Presso. Kenapa? Yuk, kita kupas satu per satu:

#1: Debut S-Presso Di Indonesia

Sumber: Suzuki Indonesia

Suzuki S-Presso yang diimpor CBU dari India, hadir pertama kali di ajang GIIAS 2022 dan langsung menarik perhatian pengunjung.

Salah satu faktor ketertarikan orang tentu saja soal harga. Dengan banderol mulai Rp150 jutaan saat itu, S-Presso jadi pilihan terbaik buat calon pembeli yang butuh mobil bagus tetapi mesti cermat dengan anggaran.

Pada saat peluncuran, Suzuki S-Presso bertransmisi manual dipasarkan dengan banderol Rp155 juta dan untuk varian bertransmisi AGS Rp164 juta on the road (OTR) DKI Jakarta.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

#2: Kenal Lebih Jauh Sosok S-Presso

Sumber: Suzuki Indomobil

Dari dimensinya, Suzuki S-Presso terlihat cukup compact, yakni panjang 3.565 mm, lebar 1.520 mm, dan tinggi 1.565 mm.

Ukuran dimensi itu kira-kira sama dengan Toyota Agya / Daihatsu Ayla generasi pertama.  

Suzuki S-Presso cukup lega untuk dimuati empat orang dewasa. Penumpang dengan tinggi badan di bawah 170 cm, masih tersisa head room dan leg room cukup lumayan pada baris kedua.  

Meski begitu, ground clearance mobil ini tergolong tinggi di kelasnya, yakni 180 mm. Artinya relatif aman dan nyaman saat melintasi jalanan yang tidak rata dan genangan air.

Produsennya mengklaim, mobil ini punya kaki-kaki yang jangkung, khas SUV. Karena itu S-Presso dikatakan siap untuk menghadapi berbagai medan.

Baca juga: Pilihan Mobil Bekas Solo di Bawah 70 Juta, Semua Barang Bagus!

#3: Mengintip Dapur Pacu S-Presso

Suzuki S-Presso

Sumber: Suzuki Indonesia

Mobil ini dibekali mesin K10C, tiga silinder dengan kubikasi 998 cc. Tenaga yang dihasilkan 66 dk pada 5.500 rpm dengan torsi puncak 89 Nm pada 3.500 rpm.

Dengan sistem penggerak roda depan, ada dua pilihan jenis pilihan transmisi pada S-Presso, yakni manual 5-percepatan atau otomatis AGS 4-percepatan.

Berkat komposisi itu, konsumsi BBM S-Presso sangatlah irit. Hasil pengujian Gridoto.com, konsumsi bahan bakarnya tembus 20,5 km/liter untuk pemakaian dalam kota, sedangkan rute tol konsumsinya di angka 23,4 km/liter.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Fitur-fitur S-Presso

Suzuki S-Presso

Sumber: Suzuki Indonesia

Sesuai dengan segmentasi pasar yang dimasukinya, tentu jangan berharap ada fitur-fitur “wah” di mobil ini. Namun semua fitur dinilai cukup fungsional untuk pemakaian sehari-hari.

Fitur itu antara lain dual SRS Airbag, sistem pengereman ABS, dan sensor parkir belakang.

Ada pula Engine Auto Start Stop untuk meningkatkan efisiensi konsumsi BBM dan Electronic Stability Programme yang menjaga kestabilan kendaraan saat situasi kritis.

#5: Harga S-Presso Bekas 

Suzuki S-Presso

Sumber: Suzuki Indonesia

Dari pemantauan di sejumlah marketplace mobil bekas, harga Suzuki S-Presso bekas ada di kisaran Rp103 juta sampai dengan Rp115 juta untuk tahun produksi 2022.  

Sedangkan untuk tahun produksi 2023, ada di kisaran Rp125 juta sampai dengan Rp135 juta.   

Baca juga: Begini Penjelasan Soal Warna Dan Spek Shell Super

Benarkah bensin ada usia pakainya?

Bensin memang bisa basi atau kedaluwarsa. Artinya, bensin bisa saja menjadi tidak layak pakai, jika terlalu lama disimpan di dalam tangki mobil.

Penyebabnya adalah oksidasi atau paparan udara. Bisa juga karena penguapan, penyerapan air, dan pemecahan aditif. Lama usia bensin di tangki sekitar 3 bulan – 6 bulan. Kalau disimpan di wadah rapat, usia bisa sampai 12 bulan.

Untuk memastikan apakah mesin mobil bekas pilihanmu dalam kondisi baik, pastikan memakai jasa inspeksi mobil bekas, Otospector.

Dengan inspeksi mobil secara profesional, maka Otofriends dijamin akan sangat puas dengan hasil dan laporannya.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Garansi Pabrikan vs Garansi Mobil Bekas Independen

Juni 11, 2026
Membeli mobil bekas sering menjadi pilihan cerdas bagi banyak masyarakat Indonesia. Selain harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru, pembeli juga bisa mendapatkan kendaraan dengan fitur yang masih modern dan kondisi yang masih sangat layak pakai. Namun, ada satu hal yang sering membuat calon pembeli ragu, yaitu soal garansi. Tidak sedikit Otofriends yang menemukan mobil
Baca Lebih Lanjut

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut