
Biaya pengeluaran rutin merawat mobil bekas sebenarnya tak jauh beda dengan biaya perawatan mobil yang dibeli dari baru. Baik itu biaya servis, penggantian komponen, sampai perpajakannya.
Hanya saja, ketika mobil baru saja dibeli dan ketika mobil akan dipakai pertama kali, pemilik harus menganggarkan pengeluaran untuk me-reset ulang mobil tersebut alias peremajaan.
Langkah ini perlu dilakukan, karena asumsinya kita tidak pernah tau sejauh mana perawatan yang pernah dilakukan pemilik sebelumnya. Tindakan ini dilakukan sekaligus sebagai bentuk kehati-hatian.
Selain itu, khusus untuk mobil yang usianya sudah lebih dari 7 tahun, pemilik harus menyiapkan anggaran ekstra untuk komponen-komponen yang sudah aus atau waktunya diganti. Biayanya cukup lumayan lo!
Dua tambahan anggaran itulah yang tidak dirasakan pemilik mobil yang membeli dari baru. Sekiranya mobil sudah mau uzur, mereka biasanya segera ganti baru.
Lebih lengkapnya, kita akan merinci biaya pengeluaran rutin merawat mobil bekas berikut ini:

Sumber: Kompas.com
Peremajaan mobil sangat perlu karena asumsinya kita tidak mengetahui jensi perawatan apa yang pernah dilakukan pemilik sebelumnya.
Mengingat pentingnya peremajaan awal, maka saat pertama kali memboyong mobil bekas, tentu harus pula disiapkan dana sebesar 10%-15% dari harga mobil.
Tentu saja, kalau mobil ternyata punya riwayat servis yang bagus, kita bisa saja mengabaikan proses ini. Tinggal melanjutkan perawatan rutin yang sudah tertera di catatan bengkel resmi.
Tetapi jika tidak ada, bahkan sama sekali misterius, kita bisa melakukannya langkah perawatan satu per satu.
Langkah yang bisa dilakukan:
Beberapa komponen yang juga bisa diganti, meski masih terlihat layak, antara lain:

Perawatan rutin tahunan mobil bekas sebenarnya tidak berbeda jauh dengan mobil yang dibeli sejak baru. Terutama jika pemilik melakukannya, sesuai anjuran pada buku petunjuk kendaraan.
Sedikit perbedaan hanya pada kecenderungan pemilik dalam pemilihan bengkel. Atau bahkan ada beberapa pekerjaan yang dilakukan sendiri di rumah.
Untuk kendaraan low MPV, jenis perawatan yang dilakukan:
Total biaya setahun Rp3.500.000 – Rp6.000.000

Sumber: Jalopytalk
Mobil-mobil bekas di atas usia 5 – 10 tahun, biasanya sudah mengalami keausan pada beberapa komponen. Pada mobil yang dibeli sejak baru, pemilik tidak mengalaminya.
Tentu saja pemilik mobil bekas harus bisa mengantisipasi, mengingat harga komponen ini tidak bisa dibilang murah juga.
Untuk kendaraan Low MPV, beberapa komponen yang biasanya diganti:

Beda jenis kendaraan dan asal negara pembuatnya, maka berbeda pula biaya perawatan per tahunnya.
Hanya saja yang perlu diingat, biaya perawatan ini tidak pernah benar-benar bisa dipatok mati. Harga komponen untuk tiap merek bisa selisih jauh, meski pada segmen yang sama.
Jenis kendaraan dan biaya perawatan per tahunnya:

Sumber: Kumparan
Biaya perawatan mobil semakin hari memang akan semakin besar, mengikuti usia kendaraan dan jarak tempuhnya.
Menariknya, biaya perawatan ini seolah punya semacam siklus, dari mulai mobil baru dibeli sampai akhirnya ke fase perbaikan besar, sampai kemudian kembali ke awal lagi.
Jangan lupa, faktor kenaikan kenaikan harga barang yang setiap tahun pasti terjadi akan membuat biaya perawatan ikut naik.
Otofriends yang ingin mengecek kondisi mobil bekas usia di atas 10 tahun, pakailah jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Dengan inspeksi yang mendalam dan profesional, kondisi mobil dapat diketahui secara menyeluruh.
Mobil bekas akan semakin terlindungi berkat garansi mobil bekas Otospector yang akan menjamin perbaikan mesin dan transmisi, andai terjadi kerusakan.
Bagikan
