Pengeluaran Rutin Merawat Mobil Bekas Berapa Sih? Di Sini Ada Perinciannya

September 21, 2026
By Thomas W
Pengeluaran Rutin Merawat Mobil Bekas Berapa Sih? Di Sini Ada Perinciannya-otospector

Biaya pengeluaran rutin merawat mobil bekas sebenarnya tak jauh beda dengan biaya perawatan mobil yang dibeli dari baru. Baik itu biaya servis, penggantian komponen, sampai perpajakannya.

Hanya saja, ketika mobil baru saja dibeli dan ketika mobil akan dipakai pertama kali, pemilik harus menganggarkan pengeluaran untuk me-reset ulang mobil tersebut alias peremajaan.  

Langkah ini perlu dilakukan, karena asumsinya kita tidak pernah tau sejauh mana perawatan yang pernah dilakukan pemilik sebelumnya. Tindakan ini dilakukan sekaligus sebagai bentuk kehati-hatian.  

Selain itu, khusus untuk mobil yang usianya sudah lebih dari 7 tahun, pemilik harus menyiapkan anggaran ekstra untuk komponen-komponen yang sudah aus atau waktunya diganti. Biayanya cukup lumayan lo!

Dua tambahan anggaran itulah yang tidak dirasakan pemilik mobil yang membeli dari baru. Sekiranya mobil sudah mau uzur, mereka biasanya segera ganti baru.

Lebih lengkapnya, kita akan merinci biaya pengeluaran rutin merawat mobil bekas berikut ini:

biaya pengeluaran rutin merawat mobil bekas

Sumber: Kompas.com

#1: Biaya Peremajaan Mobil Awal

Peremajaan mobil sangat perlu karena asumsinya kita tidak mengetahui jensi perawatan apa yang pernah dilakukan pemilik sebelumnya.

Mengingat pentingnya peremajaan awal, maka saat pertama kali memboyong mobil bekas, tentu harus pula disiapkan dana sebesar 10%-15% dari harga mobil.

Tentu saja, kalau mobil ternyata punya riwayat servis yang bagus, kita bisa saja mengabaikan proses ini. Tinggal melanjutkan perawatan rutin yang sudah tertera di catatan bengkel resmi.

Tetapi jika tidak ada, bahkan sama sekali misterius, kita bisa melakukannya langkah perawatan satu per satu.

Langkah yang bisa dilakukan:

  • Mengganti cairan atau fluida secara keseluruhan: jenisnya mulai dari oli mesin, oli transmisi, minyak rem, cairan radiator, oli gardan, dll. Biaya Rp1.500.000 – Rp3.000.000
  • Mengganti atau meremajakan kaki-kaki: jenisnya terdiri atas shockbreaker, bushing, tie rod. Biaya Rp2.500.000 – Rp6.000.000
  • Servis AC: jenis perawatannya adalah menguras freon, pembersihan evaporator, dan penggantian filter AC. Biaya Rp500.000 – Rp1.500.000
  • Servis mesin: jenis perawatan berupa tune up, ganti busi, ganti saringan udara, ganti filter bensin, pemeriksaan rem, dll. Biaya Rp3.000.000 – Rp5.000.000

Beberapa komponen yang juga bisa diganti, meski masih terlihat layak, antara lain:

  • Ban
  • Wiper
  • Timing belt
  • Kampas rem
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

#2: Perawatan Rutin Tahunan

Perawatan rutin tahunan mobil bekas sebenarnya tidak berbeda jauh dengan mobil yang dibeli sejak baru. Terutama jika pemilik melakukannya, sesuai anjuran pada buku petunjuk kendaraan.

Sedikit perbedaan hanya pada kecenderungan pemilik dalam pemilihan bengkel. Atau bahkan ada beberapa pekerjaan yang dilakukan sendiri di rumah.

Untuk kendaraan low MPV, jenis perawatan yang dilakukan:

  • Ganti oli mesin dan filter (asumsi 2-3 kali setahun). Biaya Rp700.000 – Rp2.000.000
  • Servis rutin, tune up, filter udara, busi, dll. Biaya Rp1.000.000 – Rp2.000.000
  • Spooring dan Balancing. Biaya Rp400.000

Total biaya setahun Rp3.500.000 – Rp6.000.000

biaya pengeluaran rutin merawat mobil bekas

Sumber: Jalopytalk

Baca juga: 5 Pilihan Mobil Bekas Penggerak Roda Belakang (RWD) yang Andal Dipakai Nanjak

#3: Penggantian Komponen

Mobil-mobil bekas di atas usia 5 – 10 tahun, biasanya sudah mengalami keausan pada beberapa komponen. Pada mobil yang dibeli sejak baru, pemilik tidak mengalaminya.

Tentu saja pemilik mobil bekas harus bisa mengantisipasi, mengingat harga komponen ini tidak bisa dibilang murah juga.

Untuk kendaraan Low MPV, beberapa komponen yang biasanya diganti:

  • Radiator harga Rp1.000.000 – Rp3.000.000
  • Motor Fan / Extra Fan harga Rp600.000 – Rp1.200.000
  • Dinamo Ampere harga Rp1.500.000 – Rp3.500.000
  • Dinamo Starter harga Rp1.000.000 – Rp2.500.000
  • Aki harga Rp700.000 – Rp1.300.000
  • Servis kaki-kaki harga Rp1.500.000 – Rp2.000.000
  • Engine Mounting harga Rp1.500.000 – Rp3.500.000
  • Kampas Kopling (Kopling set) harga Rp2.500.000 – Rp4.500.000
  • Master Rem harga Rp1.000.000 – Rp1.500.000
  • Kompresor AC harga Rp2.500.000 – Rp4.500.000
  • Evaporator AC harga Rp1.000.000 – Rp2.500.000
Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Biaya Perawatan Berdasarkan Jenis Mobil

Beda jenis kendaraan dan asal negara pembuatnya, maka berbeda pula biaya perawatan per tahunnya.

Hanya saja yang perlu diingat, biaya perawatan ini tidak pernah benar-benar bisa dipatok mati. Harga komponen untuk tiap merek bisa selisih jauh, meski pada segmen yang sama.

Jenis kendaraan dan biaya perawatan per tahunnya:

  • City Car / LCGC sebesar Rp2.500.000 – Rp4.500.000
  • Low MPV / Sedan sebesar Rp4.000.000 – Rp8.000.000
  • SUV dan kendaraan CC besar, sebesar Rp7.000.000 – Rp14.000.000
  • Mobil Eropa Premium sebesar Rp15.000.000 – Rp30.000.000
biaya pengeluaran rutin merawat mobil bekas

Sumber: Kumparan

Baca juga: Pajak Mobil Mati Bertahun-Tahun, Bayarnya Berapa? Begini Cara Hitung Tunggakan, Denda dan Balik Nama

Apakah perawatan mobil bekas, akan semakin naik setiap tahun?

Biaya perawatan mobil semakin hari memang akan semakin besar, mengikuti usia kendaraan dan jarak tempuhnya.

Menariknya, biaya perawatan ini seolah punya semacam siklus, dari mulai mobil baru dibeli sampai akhirnya ke fase perbaikan besar, sampai kemudian kembali ke awal lagi.

  • Tahun ke-1 sampai ke-3 (< 10.000 km) : pengeluaran hanya servis rutin
  • Tahun ke-4 sampai ke-6 (100.000 – 150.000 km) : pengeluaran biaya ditambah untuk kampas rem, aki, kaki-kaki, ban, dll.
  • Tahun ke 7 dan seterusnya ( > 150.000 km) : masuk ke peremajaan komponen, seperti kompresor AC, radiator, alternator, engine mounting, dll.

Jangan lupa, faktor kenaikan kenaikan harga barang yang setiap tahun pasti terjadi akan membuat biaya perawatan ikut naik.

Otofriends yang ingin mengecek kondisi mobil bekas usia di atas 10 tahun, pakailah jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Dengan inspeksi yang mendalam dan profesional, kondisi mobil dapat diketahui secara menyeluruh.

Mobil bekas akan semakin terlindungi berkat garansi mobil bekas Otospector yang akan menjamin perbaikan mesin dan transmisi, andai terjadi kerusakan.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Toyota Land Cruiser FJ Bikin Heboh Booth Toyota di GIIAS 2026, Ini Spesifikasinya!

Agustus 05, 2026
Di tengah ramainya perhatian publik kepada deretan mobil-mobil elektrifikasi di Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2026, ternyata PT. Toyota Astra Motor (TAM) masih sanggup memaksa pengunjung mampir dan berdecak kagum di booth-nya. Barang sejenak, publik tersihir oleh Toyota Land Cruiser FJ, compact SUV off-roader yang kehadirannya September tahun lalu di Tokyo Mobility Show juga
Baca Lebih Lanjut

Mitsubishi New Xforce HEV Hadir di GIIAS 2026 Bisa Tempuh 1.000 Km! Ini Spesifikasinya

Agustus 04, 2026
Otofriends, Mitsubishi akhirnya ikut meramaikan persaingan mobil hybrid di Indonesia lewat New Xforce HEV. Menariknya, SUV kompak ini bukan sekadar Xforce biasa yang ditambahkan motor listrik. Mitsubishi membawa sistem hybrid generasi kedua yang diklaim mampu memberikan sensasi berkendara lebih halus, senyap, responsif, sekaligus efisien. Setelah resmi diperkenalkan di Indonesia pada 16 Juli 2026, New Xforce
Baca Lebih Lanjut

Jetour T2 i-DM Resmi Tampil di GIIAS 2026! Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 Km

Agustus 03, 2026
Segmen SUV di Indonesia semaakin ramai dengan kehadiran berbagai model elektrifikasi. Salah satu yang sukses mencuri perhatian di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 adalah Jetour T2 i-DM, SUV bergaya boxy yang menggabungkan desain tangguh khas kendaraan petualang dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Otofriends, jika sebelumnya Jetour dikenal lewat model Dashing
Baca Lebih Lanjut