
SUV ladder frame bekas masih menjadi pilihan menarik buat kamu yang menginginkan mobil keluarga berpostur gagah, kabin luas, dan kemampuan menghadapi berbagai kondisi jalan. Di Indonesia, dua nama yang sering masuk daftar incaran adalah Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner.
Keduanya menawarkan konfigurasi tujuh penumpang pada banyak variannya, mesin diesel bertenaga, serta konstruksi sasis ladder frame yang berbeda dari SUV monokok. Namun, meskipun terlihat serupa dari luar, karakter berkendara, desain kabin, pilihan mesin, hingga pertimbangan biaya kepemilikannya tidak sepenuhnya sama.
Lantas, jika kamu sedang mencari SUV diesel bekas, lebih menarik mana antara Pajero Sport dan Fortuner? Yuk, kita bandingkan, Otofriends!

Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner sama-sama dirancang untuk kebutuhan yang cukup beragam, mulai dari perjalanan keluarga, aktivitas harian, sampai perjalanan jarak jauh.
Konstruksi ladder frame menggunakan rangka berbentuk tangga sebagai struktur utama kendaraan. Desain ini banyak digunakan pada kendaraan yang membutuhkan struktur kokoh dan kemampuan menghadapi beban serta medan yang beragam. Meski demikian, kenyamanan tetap dipengaruhi oleh suspensi, ban, kondisi jalan, dan penyetelan kendaraan.
Untuk perbandingan yang lebih seimbang, pembahasan berikut berfokus pada generasi yang mulai dipasarkan pada 2016. Jangan lupa, setiap model mempunyai beberapa varian, sehingga spesifikasi satu tipe belum tentu berlaku untuk seluruh unit.


Pajero Sport generasi ini dikenal melalui mesin diesel 2.4L MIVEC turbo berkode 4N15 pada varian tertentu. Berdasarkan spesifikasi mesin yang tercantum dalam buku manual Mitsubishi, kapasitasnya 2.442 cc, dengan tenaga maksimum 133 kW atau sekitar 181 PS dan torsi maksimum 430 Nm.
Karakter tersebut memberikan tenaga dan torsi yang memadai untuk membawa penumpang serta barang bawaan. Torsi diesel juga membantu ketika mobil membutuhkan dorongan saat menanjak atau berakselerasi dari putaran mesin rendah.
Namun, pastikan kamu memeriksa tipe unit yang ditawarkan. Tidak semua Pajero Sport bekas memakai mesin 4N15 karena generasi dan varian lebih lama dapat menggunakan mesin berbeda.

Fortuner generasi yang sama menawarkan pilihan mesin diesel 2.4L berkode 2GD-FTV. Mesin ini menghasilkan tenaga sekitar 149,6 PS dan torsi 400 Nm pada spesifikasi yang dipasarkan di Indonesia. Pada varian tertentu, tersedia pula mesin diesel 2.8L berkode 1GD-FTV dengan tenaga sekitar 203,9 PS dan torsi 500 Nm.
Khusus Fortuner 2.8L, tenaga dan torsinya lebih besar dibandingkan mesin 2.4L maupun mesin 4N15 pada Pajero Sport yang dibahas di atas. Namun, perbedaan tersebut tidak otomatis membuat semua Fortuner lebih unggul dalam setiap situasi. Bobot, transmisi, kondisi mesin, ban, dan sistem penggerak turut memengaruhi performa aktual.
Kesimpulan performa: Pajero Sport 2.4L cocok untuk kamu yang menginginkan SUV diesel dengan torsi besar, sedangkan Fortuner 2.8L menawarkan tenaga lebih tinggi pada spesifikasi tersebut. Pastikan kamu membandingkan varian yang setara, bukan hanya nama modelnya.

Pajero Sport mempunyai desain yang cenderung dinamis, dengan garis bodi tegas dan karakter lampu belakang yang mudah dikenali. Penampilannya bisa menarik buat kamu yang menyukai SUV dengan kesan sporty.
Di dalam kabin, tata letak, material, dan kelengkapan fitur dapat berbeda menurut tipe serta tahun produksi. Karena itu, jangan hanya menilai dari foto iklan. Periksa langsung kondisi jok, panel instrumen, sistem hiburan, dan fungsi tombol-tombolnya.
Toyota Fortuner menampilkan proporsi bodi besar dengan karakter desain yang tegas. Sebagian pembeli menyukai kesan mewah dan berwibawa yang ditawarkan SUV ini.
Kabin Fortuner juga memiliki perbedaan perlengkapan antartipe. Varian yang lebih tinggi bisa menawarkan fitur lebih lengkap dibandingkan tipe di bawahnya, sehingga tahun produksi dan kode varian perlu dipastikan sebelum transaksi.
Pada kedua mobil, kondisi interior bekas juga sangat bergantung pada pemakaian pemilik sebelumnya. Jok yang terlihat bersih belum tentu menandakan seluruh sistem kendaraan terawat dengan baik.
Untuk kebutuhan keluarga, keduanya menarik karena tersedia dalam konfigurasi tujuh penumpang pada banyak varian. Namun, jumlah kursi bukan satu-satunya ukuran kenyamanan.
Otofriends perlu mencoba langsung posisi duduk di baris kedua dan ketiga. Perhatikan ruang kaki, ruang kepala, akses keluar-masuk, serta kenyamanan ketika kursi baris ketiga digunakan.
Pajero Sport dan Fortuner juga mempunyai karakter suspensi yang bisa terasa berbeda. Kondisi peredam kejut, bushing, ban, dan tekanan angin dapat memengaruhi kenyamanan secara signifikan pada unit bekas.
Kalau mobil akan sering dipakai membawa keluarga, lakukan test drive di jalan yang bervariasi. Rasakan respons kemudi, guncangan ketika melewati permukaan tidak rata, dan kestabilan ketika mobil melaju.
Jangan langsung memutuskan hanya berdasarkan pengalaman mencoba mobil milik teman. Kondisi dua unit dengan model dan tahun yang sama pun bisa berbeda akibat usia pakai serta riwayat perawatannya.
Fitur keselamatan perlu diperiksa berdasarkan tahun dan tipe kendaraan. Perbedaan varian dapat memengaruhi ketersediaan airbag, kontrol stabilitas, kamera parkir, sensor parkir, serta sistem bantuan pengemudi.
Pada Fortuner dan Pajero Sport, jangan menganggap seluruh unit memiliki fitur keselamatan yang sama hanya karena nama modelnya serupa.
Ketika memeriksa mobil bekas, pastikan lampu indikator airbag dan sistem pengereman bekerja normal. Periksa pula apakah ada tanda bekas kecelakaan besar atau perbaikan struktur yang tidak dijelaskan penjual.
Jika mobil dilengkapi fitur bantuan pengemudi, minta penjelasan mengenai cara kerjanya dan pastikan tidak ada indikator gangguan yang menyala. Fitur yang tersedia pada model lebih baru belum tentu ditemukan pada unit produksi lebih awal.
Harga menjadi salah satu faktor penting dalam memilih SUV ladder frame bekas. Namun, harga Fortuner maupun Pajero Sport tidak bisa ditentukan hanya dari merek.
Tahun produksi, varian, jarak tempuh, kondisi mesin, kelengkapan dokumen, riwayat servis, dan lokasi penjualan dapat membuat selisih harga cukup besar. Data harga bekas yang dipublikasikan media otomotif juga menunjukkan perbedaan nilai antartahun dan tipe.
Untuk biaya perawatan, keduanya sama-sama membutuhkan anggaran yang realistis. Mesin diesel turbo modern memiliki komponen yang perlu diperiksa secara berkala, termasuk sistem bahan bakar, turbo, pendingin mesin, transmisi, dan sistem emisi sesuai spesifikasi unit.
Jangan langsung berasumsi Fortuner pasti lebih murah dirawat atau Pajero Sport pasti lebih mahal. Biaya sebenarnya bergantung pada kondisi kendaraan, kebutuhan penggantian komponen, harga suku cadang, dan bengkel yang dipilih.
Sebelum membeli, mintalah estimasi biaya servis awal. Sisihkan dana untuk mengganti cairan, filter, ban, aki, atau komponen lain jika kondisinya memang sudah mendekati masa penggantian.

Pilihan terbaik bergantung pada prioritas penggunaan.
| Parameter | Mitsubishi Pajero Sport | Toyota Fortuner |
| Karakter & Desain | Mengusung tampilan sporty dengan karakter berkendara yang khas. | Mengedepankan desain SUV yang gagah dan tegap. |
| Opsi Varian Mesin | Fokus pada performa mesin diesel 2.4L MIVEC Turbo. | Memberikan fleksibilitas pilihan mesin 2.4L atau 2.8L. |
| Kriteria Utama Membeli | Cocok untuk yang mengincar desain sporty, fitur sesuai, serta unit dengan riwayat servis jelas. | Cocok untuk yang mengutamakan tampilan gagah, opsi mesin bervariasi, serta kelengkapan dan harga yang sepadan. |
Tidak ada pemenang mutlak. SUV dengan kondisi paling sehat dan riwayat perawatan paling jelas sering kali menjadi pembelian yang lebih masuk akal dibandingkan unit yang tampak lebih mewah tetapi memiliki masalah tersembunyi.
Sebelum membayar uang muka, lakukan beberapa pemeriksaan berikut:
Otofriends, Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner sama-sama layak dipertimbangkan jika kamu mencari SUV ladder frame bekas untuk keluarga maupun perjalanan jarak jauh. Pajero Sport menawarkan karakter sporty dengan pilihan mesin diesel 2.4L pada varian tertentu, sementara Fortuner memiliki pilihan diesel 2.4L dan 2.8L yang memberikan alternatif performa berbeda.
Namun, keputusan akhir sebaiknya tidak hanya berdasarkan merek, tenaga mesin, atau tampilan. Bandingkan tahun produksi, tipe, kelengkapan fitur, riwayat perawatan, dan biaya kepemilikan secara menyeluruh.
Sebelum membeli, lakukan test drive dan pemeriksaan independen. Dengan begitu, kamu bisa memilih SUV yang bukan hanya terlihat gagah, tetapi juga sesuai kebutuhan dan kondisi anggaran.
Bagikan
