Kupas Spesifikasi Pertamina Pertamax 92

Maret 07, 2025
By Getan Metodius
Kupas Spesifikasi Pertamina Pertamax 92-otospector

Seperti yang kita ketahui, Pertamina sudah memastikan jika Pertamax akan dijual di seluruh SPBU yang ada di Indonesia yang sudah memenuhi spesifikasi yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Dan produk Pertamax tersebut sudah mempunyai bilangan oktana riset (RON) 92, dan juga sudah sesuai dengan standar Migas. 

Serta Pertamax mewajibkan BBM tersebut harus mengandung bilangan oktana RON 92 yaitu parameter kualitas lainnya. Karena kandungan timbal dan sulfur pada Pertamax juga akan dibatasi, guna nya untuk tetap memastikan jika produk ini adalah produk yang ramah lingkungan dan juga aman ketika sedang digunakan. 

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Baca juga: Dari Tebu! Simak Review Lengkap Bensin Pertamax Green 95

Untuk karakteristik fisika dan Kimia Pertamax sudah diatur dengan sedemikian rupa supaya dapat memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), dan Pertamina juga sangat menjaga kualitas produk dan kepercayaan konsumen. 

Pertamina juga tetap menerapkan berbagai batasan di kandungan bahan kimia lainnya, yaitu seperti pada bahan kimia fosfor dan benzena. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitasnya agar tetap selalu terjaga. 

Dengan melakukan komitmen diatas, Pertamina juga mengupayakan untuk tetap menjaga kualitas produk agar tetap tinggi di terpercaya untuk konsumen.

Keseriusannya untuk tetap memastikan spesifikasi produk kain menjadi sangat penting di tengah masalah yang saat ini sedang terjadi, yaitu masalah yang melibatkan dugaan korupsi yang akan mencoreng reputasi perusahaan tersebut. 

Tapi masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir, karena dengan membeli BBM jenis Pertamax di terminal Pertamina sudah sesuai dengan ketentuan dari pemerintah Indonesia. 

Yuk, kita belah spesifikasi Pertamax RON 92 

Untuk spesifikasi BBM Pertamina ini, khususnya Pertamax yang sudah diatur oleh SK Dirjen Migas No. 179.K/10/DJM.S/2019. Berikut penjelasan lengkap dan spesifikasinya yang sudah dikutip dari dokumen Pertamina yaitu “Spesifikasi Produk BBM , LPG, dan BBM” adalah sebagai berikut: 

  • Kandungan Sulfur: Maksimal 0,05% m/m
  • Kandungan Timbal (Pb):0,013 g/l
  • Kandungan Logam: 0
  • Kandungan Fosfor: 0
  • Kandungan Silikon: 0 
  • Kandungan Benzena: Maksimal 5,0% v/v
  • Kandungan Aromatik: Maksimal 50% v/v
  • Kandungan Oksigen: 2,7% m/m
  • Stabilitas oksidasi: Minimal 480 menit 
  • Mengandung bilangan Oktana Riset (RON): 92
  • 90 persen Vol Penguapan: 130-180 derajat Celcius 
  • 50 persen Vol Penguapan: 77-110 derajat Celcius 
  • 10 persen Vol  Penguapan: Maksimal 70 derajat Celcius 
  • Kandungan pewarna: Maksimal 0,13 g/100 l
  • Warna: Biru
  • Penampilan Visual: Terang dan Jernih
  • Sulfur Mercaptan: Maksimal 0,002% massa
  • Korosi bilah tembaga: Kelas 1 merit
  • Residu: 2% vol
  • Sedimen: Maksimal 1 mg/100 ml
  • Unwashed Gum: Maksimal 70 mg/100 ml
  • Washed Gum: maksimal 5 mg/100 ml
  • Tekanan Uap: 45-60 kPa
  • Berat jenis: 715-770 kg/m kubik 
Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Begini Cara Buat QR Code Pertamina Tanpa Aplikasi

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mulai 20rb Km Untuk Waktu Ganti Minyak Rem Mobil, Cek Detailnya

Maret 09, 2026
Seperti yang kita ketahui, salah satu komponen penting dalam sistem pengereman mobil adalah minyak rem. Sayangnya, masih banyak pemilik kendaraan yang sering mengabaikan perawatannya. Padahal, minyak rem memiliki peran besar dalam menentukan seberapa baik sistem pengereman bekerja saat mobil digunakan. Jika kualitas minyak rem mulai menurun, performa pengereman juga akan ikut menurun. Rem bisa terasa
Baca Lebih Lanjut

Biar Nyaman Di Jalan, Ini Langkah Perawatan Mobil Jelang Mudik Idul Fitri 2026

Maret 07, 2026
Kalau Otofriends ada rencana pulang kampung saat Idul Fitri nanti, tentu harus melakukan perawatan mobil menjelang mudik Idul Fitri 2026. Mungkin ada sebagian orang bertanya, apa perawatan ini benar-benar perlu? Soalnya selama ini mobil sudah diservis rutin di bengkel resmi. Meski mobil biasa dipakai harian dan kondisinya selalu oke, perawatan menjelang perjalanan jauh, tetap perlu.
Baca Lebih Lanjut

Biar Gak Boncos, Begini Cara Mencegah Transmisi Matic Overheat

Maret 06, 2026
Hah, serius, transmisi matic bisa overheat? Wajar, kalau ada sebagian pemakai matic yang baru tahu fakta ini. Overheat, lebih tepatnya, suhu dari oli pelumas transmisi melonjak melebihi idealnya. Dari yang biasanya di kisaran 80°C hingga 100°C, mencapai 120 derajat C bahkan lebih Kalau sudah terlalu panas, oli akan kehilangan kemampuan pelumasannya. Tentu saja bakal muncul
Baca Lebih Lanjut